Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Sekda Tana Toraja Tegaskan Pembahasan Batas Kabupaten Libatkan Semua Pihak

Sekda Tana Toraja Tegaskan Pembahasan Batas Kabupaten Libatkan Semua Pihak

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sekretaris Daerah (Sekda) Tana Toraja, Semuel Tande Bura menegaskan bahwa dalam proses pembahasan mengenenai tapal batas Kabupaten antara Tana Toraja dan Toraja Utara, pihaknya melibatkan semua pihak terkait.

“Semua kita libatkan, tokoh-tokoh masyarakat dan adat juga kita sertakan dalam pembicaraan,” tegas Semuel, saat dikonfirmasi kareba-toraja.com, Selasa, 5 April 2022.

Semuel mengatakan, berbicara batas Toraja (Tana Toraja dan Toraja Utara) ada 3 segmen yang menjadi pembahasan, yakni segmen Bontongan (Makale Utara dan Sopai), Segmen Kecamatan Kurra – dan Kecamatan Awan, dan Segmen Sangalla’ Selatan.

“Jika dituduh bahwa hanya selesai di atas meja oleh oknum-oknum di pemerintahan, itu tidak benar,” tegasnya.

Semuel menegaskan semua masyarakat dilibatkan. Berita acara diketahui dan ditandatangani di lapangan. Pemasangan patok batas PBU (Pilar Batas Utama) dilakukan siang hari, bukan malam sehinga semua mata bisa melihat.

Semuel mengatakan soal batas Se’ke’ Bontongan di Makale Utara berdasarkan SK Gubernur tahun 1997 waktu Kabupaten masih menyatu dan pada saat pemekaran diperjelas dengan UU Nomor 28 tahun 2008 tentang pembentukan Kabupaten Toraja Utara.

“Tinggal bagaimana agar batas tidak tumpang tinggi maka turunlah kedua Kabupaten melihat langsung. Jadi, keliru kalau dikatakan Pemda tidak turun,” katanya.

Semuel Tande Bura tidak menampik jika memang ada riak-riak yang berkepanjangan di Se’ke’ Bontongan. Salah satunya adanya kelompok masyarakat yang menolak bergabung ke Toraja Utara. Sehingga pembahasan menjadi alot dan pemerintah pusat kembali mempertegas tentang UU Nomor 28 tahun 2008 tentang pemekaran, sehingga Kemendagri menegaskan bahwa jalur aspirasi masyarakat silahkan sampaikan aspirasi sesuai dengan jalurnya namun persoalan batas harus dilaksanakan sesuai dengan amanat UU Nomor 28 tahun 2008.

BACA: Sudah Ditandatangani, Tapal Batas Kabupaten Tuai Polemik, Wabup Tana Toraja Tutup Mulut

Samuel Tande Bura justru menyayangkan sikap DPRD Tana Toraja yang tidak memberikan respon terhadap aspirasi yang masuk ke DPRD pada tahun 2019 yang disampaikan oleh masyarakat Se’ke Bontongan.

“Masyarakat Se’ke Bontongan juga sudah menyurat ke DPRD Tana Toraja pada tahun 2019 kenapa tidak ada respon sampai sekarang, kenapa sekarang baru DPRD ribut-ribut,” ujar Semuel.

BACA: Masalah Perbatasan dengan Tana Toraja Beres, Luwu dan Lutra Menyusul, Kota Palopo Masih Alot

“Jadi kalau dibilang Pemda tidak tahu, dimana titik masalah di lapangan?” tanyanya lebih lanjut.

Sekda Tana Toraja juga mengatakan persoalan batas sudah disaksikan di lapangan dengan dihadiri kedua Wakil Bupati, kedua Sekda, kedua Asisten Kabupaten, kedua Camat, kedua Lurah.

“Persoalan siapa saja yg bisa dihadirkan dalam peninjauan ke lapangan itu berdasarkan undangan dari Kemendagri sesuai amanat UU Nomor 28 tahun 2008, yang mengundang adalah Kemendagri bukan Pemda, masa kami mau mengundang na kita juga diundang? Justru nanti setelah rampung baru dilaporkan ke DPRD,” pungkas Semuel. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nyaris Tenggelam di Kolam Makale, Wanita ODGJ Ini Diselamatkan Polisi

    Nyaris Tenggelam di Kolam Makale, Wanita ODGJ Ini Diselamatkan Polisi

    • calendar_month Minggu, 21 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Seorang wanita, yang berlakangan diketahui merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), nyaris tenggelam di Kolam Makale, Tana Toraja, Sabtu, 20 November 2021 pagi. Beruntung, ODGJ bernama Mery tersebut dilihat oleh beberapa anggota Polisi yang saat itu tengah melaksanakan kegiatan pelayanan di Rumah Presisi Polres Tana Toraja, yang letaknya di sudut kolam. Bhabinkamtibmas […]

  • Sanksi Tilang Menanti Jika Kedapatan Ugal-ugalan di Jalan Masuk Bandara Toraja

    Sanksi Tilang Menanti Jika Kedapatan Ugal-ugalan di Jalan Masuk Bandara Toraja

    • calendar_month Selasa, 2 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tana Toraja, Iptu Ibrahim terjun langsung memantau aktivitas lalu lintas di sekitar jalan masuk Bandara Toraja, Mengkendek, Selasa, 2 November 2021. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi pelajar menggunakan kendaraan roda dua berkeliaran dan tidak ada lagi aksi ugal-ugalan atau freestyle di sekitar jalan masuk […]

  • Polres Tana Toraja Disebut “Lepas” 4 Terduga Pelaku Penyalahgunaan Solar Subsidi

    Polres Tana Toraja Disebut “Lepas” 4 Terduga Pelaku Penyalahgunaan Solar Subsidi

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Empat terduga pelaku penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar yang ditangkap Satreskrim Polres Tana Toraja pada Sabtu, 21 Februari 2026 yang lalu, dikabarkan dilepaskan oleh polisi. Padahal keempat orang sopir ini tertangkap tangan saat mengisi solar menggunakan tangka rakitan dan pompa di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) […]

  • Tertutup Soal Dokumen Tanah ke Warganya, Kepala Lembang Lea Makale Disidang Komisi Informasi

    Tertutup Soal Dokumen Tanah ke Warganya, Kepala Lembang Lea Makale Disidang Komisi Informasi

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Sidang Penyelesaian Semgketa Informasi melibatkan Kepala Lembang Lea Mesak Rante sebagai termohon. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE  — Komisi Informasi (KI) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Sidang Penyelesaian Sengketa Informasi Publik (PSI) antara Ramatri selaku Pemohon melawan Pemerintah Lembang Lea, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja selaku Termohon, Selasa 19 Mei 2026. Sidang dengan agenda pembuktian ini […]

  • Diikuti 4.000 Peserta, Jambore Daerah Pelpramap GPdI Sulsel 2026 Dibuka Bupati Tana Toraja

    Diikuti 4.000 Peserta, Jambore Daerah Pelpramap GPdI Sulsel 2026 Dibuka Bupati Tana Toraja

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg saat membuka Jambore Daerah Pelpramap GPdI Sulsel 2026 di Rantetayo. (Foto: Arsyad-Kareba Toraja)   KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Jambore Daerah (Jamda) Pelayanan Pemuda, Remaja dan Mahasiswa Pantekosta (Pelpramap) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Se-Sulawesi Selatan yang berlangsung di Sentra GPdI Sulsel di Kelurahan Padangiring, Kecamatan Rantetayo, Tana Toraja, resmi dibuka, Selasa […]

  • Kejurda DMS Open Road Race Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Seluruh Tim Kerja

    Kejurda DMS Open Road Race Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Seluruh Tim Kerja

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Foto bersama Panitia DMS Open Road Race Kejurda Putaran 1 IMI Sulsel setelah acara penutupan selesai. (foto dok istimewa/kareba-toraja).   KAREBA TORAJA.COM, Rantetayo — Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Road Race untuk pertama kalinya resmi digelar di Tana Toraja. Gelaran Balap motor bertajuk DMS Open Road Race Kejurda Putaran 1 IMI Sulsel yang terselenggara atas kerjasama […]

expand_less