Tiga Federasi Koperasi dari Filipina Studi Tiru di CU Sauan Sibarrung Toraja
- account_circle Monika Rante Allo
- calendar_month 48 menit yang lalu
- comment 0 komentar

Pengurus CU Sauan Sibarrung menerima delegasi dari tiga koperasi nasional Filipina dalam rangka studi tiru di Tallunglipu, Toraja Utara. (MRA/Kareba Toraja)
KAREBA-TORAJA.COM, TALLUNGLIPU — Credit Union (CU) Sauan Sibarrung dari Toraja kini menjadi koperasi kredit berbasis komunitas percontohan; bukan hanya dalam negeri, tapi sudah sampai ke mancanegara.
Terkini, pada Rabu, 3 Juni 2026, menerima kunjungan istimewa dari tiga federasi koperasi nasional dari Filipina dalam rangka studi tiru di Sekretariat Komunitas Pemberdayaan Tantanan, Tongkonan To’po’pong Tantanan, Kecamatan Tallunglipu, Toraja Utara.
Sebanyak 26 delegasi dari Filipina hadir dalam kunjungan studi ini. Mereka terdiri dari 15 orang perwakilan National Association of Training Centers for Cooperatives (NATCCO), satu orang dari Cooperative Development Authority (CDA), dan 10 orang dari Abuyog St. Francis Xavier Credit Cooperative (AFCCO).
Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa model pembiayaan pedesaan yang berakar pada budaya lokal mampu menjadi rujukan dunia.
Rombongan tiba di Toraja sejak Selasa, 2 Juni dan akan menjadikan CU Sauan Sibarrung sebagai lokasi belajar utama selama kunjungan mereka hingga Jumat, 5 Juni 2026.
Penyambutan terhadap delegasi koperasi dari Filipina ini berlangsung penuh semangat, hangat, dan bersahabat, mencerminkan karakter khas CU Sauan Sibarrung sebagai koperasi rakyat yang terbuka dan kolaboratif. Para tamu pun disambut secara adat.
Dalam sambutannya, Camat Tallunglipu, Theresia Maya Saleh, menyampaikan bahwa Kecamatan Tallunglipu memiliki karakteristik masyarakat yang dinamis. Sebagian besar masyarakat bekerja di sektor peternakan, kerajinan tenun tradisional, serta pariwisata dan jasa mikro.
“Di tengah tantangan geografis dan ekonomi pedesaan, keberadaan lembaga pembiayaan mikro dan koperasi kredit telah terbukti menjadi pilar utama penyangga ekonomi masyarakat. Di Toraja, koperasi kredit ini bukan sekadar lembaga keuangan, melainkan wadah gotong royong yang selaras dengan nilai-nilai adat kami, yaitu kaboro’ (kasih), misa’ kada dipotuo (persatuan), dan saroan (saling membantu),” ujar Theresia.
- Penulis: Monika Rante Allo
- Editor: Arsyad Parende



Saat ini belum ada komentar