Tiga Federasi Koperasi dari Filipina Studi Tiru di CU Sauan Sibarrung Toraja
- account_circle Monika Rante Allo
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Pengurus CU Sauan Sibarrung menerima delegasi dari tiga koperasi nasional Filipina dalam rangka studi tiru di Tallunglipu, Toraja Utara. (MRA/Kareba Toraja)
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi sharing session yang dipandu oleh Dr. Fredy Rante Taruk, Pr, salah satu tokoh penting dalam pergerakan Credit Union di Indonesia sekaligus penasihat CU Sauan Sibarrung.
Topik diskusi menyentuh hal-hal fundamental dalam pengelolaan komunitas, mulai dari model tata kelola koperasi berbasis nilai, cara CU menjangkau dan mendidik anggotanya di komunitas terpencil melalui pendekatan budaya lokal.
Dr. Fredy juga menekankan bahwa koperasi harus dipandang sebagai gerakan sosial, bukan sekadar lembaga simpan pinjam, di mana keberhasilan CU tidak diukur dari profit semata melainkan dari dampaknya terhadap kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
Tidak ketinggalan, topik tentang teknologi informasi dan digitalisasi di CU Sauan Sibarrung juga menjadi sorotan hangat.
Para delegasi dari Filipina mengakui bahwa CU Sauan Sibarrung memiliki pendekatan unik dalam mengintegrasikan teknologi tanpa meninggalkan pendampingan langsung ke anggota. Diskusi berlangsung dinamis, hangat, dan penuh penghormatan, dengan sesekali diselingi tawa dan tepuk tangan.
Sementara itu, dalam wawancaranya Dr. Fredy Rante Taruk menambahkan bahwa kunjungan ini merupakan yang keempat kalinya dari delegasi luar negeri yang datang untuk belajar tentang perkembangan CU Sauan Sibarrung sebagai percontohan CU di Asia dalam pemberdayaan berbasis komunitas.
“Kami juga belajar dari pengalaman mereka, dan menemukan semangat untuk terus berjuang agar kegiatan kami benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Ketua Pengurus CU Sauan Sibarrung, Anthon Pararak, dalam wawancaranya mengungkapkan bahwa para delegasi Filipina sangat terkesan dengan keberhasilan CU Sauan Sibarrung dalam memberdayakan anggota hingga ke akar rumput.
“Mereka terkesan karena CU Sauan Sibarrung mampu memberdayakan anggota sampai ke akar rumput, terutama petani, peternak babi, dan pengrajin tenun. Hari ini mereka datang di Komunitas Tantanan Tallunglipu, tempat sekitar 7 kelompok peternak babi binaan ibu-ibu yang sejak dulu dilatih oleh CU dalam beternak dan penanganan pasca panen. Di Filipina, menurut mereka, lebih ke saving and loan, tapi di sini kami sampai ke pemberdayaan penuh,” jelas Anthon.
- Penulis: Monika Rante Allo
- Editor: Arsyad Parende



Saat ini belum ada komentar