Sederhana Tapi Keren, Begini Suasana Dies Natalis ke-30 Faklutas Pertanian UKI Toraja

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dies Natalis ke-30 Fakultas Pertanian Universtitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja dilaksanakan secara sederhana di Kampus I Makale, Senin, 20 Juni 2022.

Meskipun sederhana, namun desain tempat acara Dies Natalis terlihat apik dan keren. Beragam tanaman yang dikembangkan oleh Fakultas Pertanian ditata berbentuk hati dan angka 30, yang merupakan usia Fakultas Pertanian.

Rektor UKI Toraja, Dr. Oktavianus Pasoloran, SE, M.Si, Ak, CA, sempat berkunjung ke stand khusus yang dibuat oleh mahasiswa Fakultas Pertanian. Dia terlihat kagum dengan hasil karya para mahasiswanya tersebut.

Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian UKI Toraja, Ir. Driyunitha. MP dalam pesan dan kesannya di momen Dies Natalis ke-30 tersebut mengatakan usia yang ke-30 hendaknya dimaknai semangat  incredible yaitu inovatif, kreatif, dinamis, adaptatif.

Baca Juga  Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko Beri Kuliah Umum di UKI Toraja

“Inovatif, yakni memiliki komitmen  untuk terus melakukan inovasi dalam berbagai hal (pengajaran, pelayanan dan peningkatan SDM),” kata Driyunitha.

Ruang pameran dalam rangka Dies Natalis ke-30 Fakultas Pertanian UKI Toraja. (AP/Kareba Toraja).

Sedangkan kreatif adalah berkomitmen untuk selalu melakukan perubahan yang positif. Dan dinamis, yakni komitmen untuk selalu bergerak secara aktif untuk penyapaian visi dan misi institusi.

“Adaptable, artinya Fakultas Pertanian harus mampu beradaptasi  dalam kondisi apapun  yg juga terus berubah begitu pesat,” katanya.

Driyunitha berharap kiranya semangat Dies Natalis ini  terus berkobar untuk mengepakkan sayap kejayaannya dalam karya-karya  dan menjadi agent of change untuk menghsilkan ilmu pengetahuan yang berdampak bagi masyarakat, lebih khusus bagi kesejahteraan  petani.

Baca Juga  Electronic Glucometer; Alat Ukur Kadar Gula Tanpa Jarum, Karya Mahasiswa Teknik Elektro UKI Toraja

“Kesan Dies Natalis ke-30 ini sederhana tetapi semarak dan berdampak secara internal bagi Fakultas Pertanian, bukan saja bagi mahasiswa yang diberi ruang untuk terlibat dan berkarya tetapi juga bagi masyarakat melalui kegiatan pengabdian maupun sosial,” pungkas Driyunitha. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

Komentar