Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Perpanjangan Kontrak PPPK Toraja Utara Tunggu Petunjuk Pemerintah Pusat

Perpanjangan Kontrak PPPK Toraja Utara Tunggu Petunjuk Pemerintah Pusat

  • account_circle Desianti
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

  • Rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk pemerintah kabupaten/kota diselenggarakan secara terpusat oleh Pemerintah Pusat melalui kerja sama antara Kementerian PANRB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pemerintah daerah (Pemkab/Pemkot) bertindak sebagai pengusul formasi dan penentu penempatan;
  • Pada kontrak kerja tahun pertama (2024), pemerintah pusat membayar gaji PPPK melalui DAU PPPK. Jika masih diperpanjang, pemerintah daerah diwajibkan menanggung gaji PPPK.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait perpanjangan kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Selain menunggu kebijakan pusat, keterbatasan kemampuan anggaran daerah menjadi masalah utama dalam memastikan keberlanjutan kontrak.

Hal itu diungkapkan Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, usai bertemu langsung dengan puluhan PPPK yang mendatanginya di Kantor Bupati Toraja Utara, beberapa hari lalu.

“Kita masih menunggu balasan surat dari Mendagri terkait permintaan tambahan anggaran untuk menggaji PPPK dari APBN,” ungkap Frederik.

Surat dari Pemkab Toraja Utara itu merujuk surat dari Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1/5044/SJ tanggal 5 Juli 2026, terkait permintaan dana pemerintah daerah yang tidak mampu membayar kebutuhan belanja pegawai ASN daerah.

“Sesuai arahan Mendagri itu, kita sudah bersurat menyampaikan ketidaksanggupan kita membayar sisa gaji PPPK dan berharap agar dipertimbangkan menjadi beban APBN,” terang Frederik.

Menurut Frederik, anggaran yang dibutuhkan untuk membayar gaji PPPK di Toraja Utara sebesar Rp 214 miliar /tahun. “Untuk tahun ini, Pemda sudah mengalokasikan dana dalam APBD sebesar Rp 128 miliar. Jadi, kekurangan masih sekitar Rp 86 miliar. Itulah yang kita harapkan ditalangi oleh pemerintah pusat,” katanya.

Frederik menjelaskan bahwa pada kontrak kerja pertama pasca perekrutan. pemerintah pusat masih membayar gaji PPPK  melalui DAU PPPK, tetapi hanya untuk kontrak awal di tahun pertama.

“Kemudian, untuk kelanjutan kontrak, jika masih diperpanjang, maka Pemda yang diwajibkan menanggung gaji PPPK,” ujarnya.

Menurut Frederik, jika pemerintah pusat tidak menyetujui permintaan pemerintah Kabupaten Toraja Utara, maka pihaknya hanya akan memperpanjang kontrak PPPK sesuai dengan anggaran yang tersedia di APBD Toraja Utara tahun 2026.

“Kalau tidak disetujui, maka kita jalan dengan rencana untuk mengalokasikan dalam APBD perubahan untuk kontrak baru PPPK dengan prioritas guru, tenaga kependidikan, tenaga kesehatan, petugas kebersihan, serta Satpol PP dan Damkar,” terang Frederik.

Pilihan terakhir yang paling sulit, menurut Frederik Victor Palimbong, adalah jika ketersediaan anggaran dalam APBD Perubahan masih belum cukup untuk guru, nakes, tenaga kebersihan, maka kemungkinan besar pemerintah daerah hanya memberi kontrak baru kepada pegawai yang diprioritaskan tetapi jumlahnya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Itupun harus dibahas bersama dan mendapat persetujan DPRD,” tegas Frederik.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang dihimpun KAREBA TORAJA, jumlah tenaga PPPK di Toraja Utara, pengangkatan tahun 2024, sebanyak 962 orang, terdiri dari 434 guru, 494 tenaga kesehatan, dan 34 orang tenaga teknis. Sedangkan jumlah PPPK pengangkatan tahun 2025 sebanyak 1.550 orang. PPPK tahun 2025 ini juga akan berakhir kontraknya pada Juli dan September 2026. (*)

  • Penulis: Desianti
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jokowi Tunjuk Toraja Utara Sebagai Tempat Pelaksanan Rakernas Pembangunan Pertanian, Mentan SYL Cek Kesiapan

    Jokowi Tunjuk Toraja Utara Sebagai Tempat Pelaksanan Rakernas Pembangunan Pertanian, Mentan SYL Cek Kesiapan

    • calendar_month Sabtu, 5 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Toraja Utara sebagai tempat pelaksanaan Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian Tahun 2022. Hal ini disampaikan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Toraja Utara, Sabtu, 5 Februari 2022. Kedatangan SYL, sapaan akrab Syahrul Yasin Limpo ini dalam rangka mengecek persiapan Rakernas Pembangunan Pertanian […]

  • Menteri Agama, K.H Nasaruddin Umar Buka Sidang Raya XVIII PGI di Toraja Utara

    Menteri Agama, K.H Nasaruddin Umar Buka Sidang Raya XVIII PGI di Toraja Utara

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ — Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H Nasaruddin Umar, MA membuka secara resmi Sidang Raya XVIII Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) yang dipusatkan di kawasan objek wisata Ke’te Kesu’, Kecamatan Kesu’, Kabupaten Toraja Utara, Jumat, 8 November 2024. Prosesi pembukaan Sidang Raya XVIII PGI ditandai dengan penabuhan gendang khas Toraja oleh Menteri […]

  • OPINI: Kekristenan dan Adat Toraja; Tantangan Inkulturasi Nilai dalam Ruang Sosial dan Hukum

    OPINI: Kekristenan dan Adat Toraja; Tantangan Inkulturasi Nilai dalam Ruang Sosial dan Hukum

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Marthen B. Salinding,S.H,H.H Dalam masyarakat Indonesia, agama sering kali menjadi kekuatan transformatif yang memengaruhi budaya lokal. Di banyak wilayah mayoritas Muslim, misalnya, budaya yang lahir cenderung memiliki nuansa Islami, baik dalam struktur sosial, tradisi, hingga ekspresi kesenian. Namun realitas ini tampak berbeda di Toraja. Meskipun mayoritas masyarakat Toraja telah memeluk agama Kristen sejak […]

  • Komunitas Anak Punk di Makale Bersihkan Sampah di Pasar Makale dan Obwis Pango-pango

    Komunitas Anak Punk di Makale Bersihkan Sampah di Pasar Makale dan Obwis Pango-pango

    • calendar_month Sabtu, 24 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dalam memeriahkan ulang tahun ke-17, Komunitas Punk Makale, yang dikenal dengan nama “ANV” (Active Non Violence) menggelar aksi bersih dan pagelaran musik underground. Aksi bersih dilaksanakan pada Jumat, 23 Juni 2023 di Kompleks Pasar Sentral Makale dan Sabtu, 24 Juni di Objek Wisata Pango-pango, Kecamatan Makale Selatan. Sedangkan Pagelaran Musik Underground akan […]

  • Panen Raya Jagung “Srikandi Kuning” di SPP Santo Paulus Pala-Pala

    Panen Raya Jagung “Srikandi Kuning” di SPP Santo Paulus Pala-Pala

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Jumat, 26 November 2021, saat matahari menyinari lokasi Rante Bulo dalam balutan angin semilir, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja, Salvius Pasang, bersama pengurus Yayasan Tani Palisu Padang, Kepala Sekolah SMKS SPP Santo Paulus Makale, para guru dan siswa melaksanakan panen raya bibit jagung “Srikandi kuning” untuk pakan ternak. Lokasi Rante Bulo […]

  • Jasad Bayi Laki-laki dengan Tali Pusar Ditemukan di Sungai Sa’dan

    Jasad Bayi Laki-laki dengan Tali Pusar Ditemukan di Sungai Sa’dan

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SOPAI — Sesosok jasad bayi laki-laki dengan tali pusar masih melilit di tubuhnya ditemukan warga di aliran Sungai Sa’dan, tepatnya di Kanuruan, Dusun Padangiring, Lembang (Desa) Nonongan Selatan, Kecamatan Sopai, Toraja Utara, Jumat, 10 Februari 2023 pagi. Jasad bayi yang sudah dalam kondisi tak utuh tersebut pertama kali ditemukan seorang warga yang sedang mencari […]

expand_less