Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Lomba Drumband Toraja Utara; Warga Terhibur, Teknis Pelaksanaannya Mesti Diubah

Lomba Drumband Toraja Utara; Warga Terhibur, Teknis Pelaksanaannya Mesti Diubah

  • account_circle Monika Rante Allo
  • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Waktu pelaksanaan yang hingga tengah malam, bahkan dinihari, serta lampu Lapangan Bakti yang kurang terang membuat sejumlah warga berharap teknis pelaksanaannya diubah

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melalui Dinas Pendidikan kembali menggelar lomba drumband, mulai tingkat Sekolah Dasar hingga SMA/SMK, setelah tahun lalu absen.

Lomba Drumband yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia dan HUT ke-18 Kabupaten Toraja Utara ini dilaksanakan di Kota Rantepao, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Lomba Drumband dimulai sejak pukul 08.00 Wita dengan titik start di Lapangan Bakti dan garis finis di Alun-alun Kota Rantepao. Dimulai dengan tingkat Sekolah Dasar dan ditutup dengan penampilan siswa-siswi SMA dan SMK.

Menurut catatan panitia, ada 10 peserta dari tingkat Sekolah Dasar yang ikut lomba. Sedangkan tingkat SMP sebanyak 26 sekolah, dan tingkat SMA/SMK sebanyak 10 sekolah.

Pantauan Kareba-Toraja.com, banyak sekali warga, baik di Rantepao maupun yang datang dari berbagai kecamatan, menyaksikan parade drumband yang melintasi Jalan Sam Ratulangi – Jalan Wolter Mongonsidi dan Jalan Andi Mappanyukki tersebut. Meski cuaca begitu panas, namun semangat para peserta maupun penonton tak surut. Di Lapangan Bakti sebagai titik start, ribuan warga menyaksikan. Sepanjang rute yang dilewati para peserta juga warga berjubel, baik di sisi kiri maupun kanan jalan. Di garis finis, Alun-alun Kota Rantepa, ribuan warga juga menunggu para peserta.

“Senang Bu, terhibur. Nda apa-apa sekali-sekali panas,” ungkap Agnes, seorang ibu muda yang datang menonton bersama anaknya.

“Ya, terhibur sekali, baru ada lagi ini, jadi kita ramai-ramai datang nonton,” timpal ibu-ibu yang lain.

Meski banyak warga yang mengaku terhibur, namun tak sedikit pula yang mengeluhkan kemacetan lalu lintas yang diakibatkan oleh aktivitas drumband ini. Bahkan diantara para pengguna jalan saling berdebat soal kemacetan. Ada yang mengeluh serta menggerutu, ada pula yang menganggap biasa, karena kalau ada keramaian, pasti kemacetan tak terhindarkan. Pun kegiatan seperti ini hanya sekali setahun.

Sampai Jelang Dinihari

Entah karena pesertanya banyak, atraksinya kelamaan, atau kendala lain, waktu pelaksanaan lomba drumband ini baru berakhir menjelang dinihari. Pukul 00.24 Wita, peserta terakhir baru memasuki garis finis di Alun-alun Kota Rantepao.

Meski begitu, para penonton, baik di Lapangan Bakti maupun Alun-alun Kota Rantepao, tetap banyak. Sayangnya, penerangan di Lapangan Bakti sangat buruk. Tak ada lampu yang menyorot ke tengah lapangan, sehingga penonton kesulitan melihat aksi para peserta. Kondisi yang sama juga terjadi di Alun-alun. Penerangan menjadi masalah serius di event ini.

Terkait teknis pelaksanaan yang berlangsung hingga dinihari itu, mendapat sorotan banyak masyarakat maupun orang tua siswa. Banyak warga menyarankan agar pelaksanaan lomba drumband maupun gerak jalan di masa-masa mendatang dilaksanakan dua atau tiga hari sesuai kondisi jumlah peserta.

“Kalau pun tidak bisa dua hari, ya perbaiki itu lampu (penerangan) di lapangan maupun di alun-alun. Ini ka, remang-remang, tidak terang,” keluh seorang warga di Alun-alun.

Pengamat sosial kemasyarakatan, Roy Rantepadang, mengingatkan Pemkab Toraja Utara, dalam hal ini Dinas Pendidikan untuk memperhatikan saran dan masukan dari warga maupun orang tua siswa ini.

“Warga itu membutuhkan hiburan, kemudian para siswa juga semangat untuk tampil memperlihatkan potensi yang ada pada dirinya. Makanya penyelenggaraannya harus bagus,” tutur Roy.

Menurut Roy, Dinas Pendidikan harus memperhatikan teknis pelaksanaan ini.

“Demi kebaikan dan mutu pertunjukan, ke depan, masalah teknis ini mesti diperbaiki,” pungkas Roy. (*)

  • Penulis: Monika Rante Allo
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lepas-Sambut Kapolres Tana Toraja Ditandai Tradisi Pedang Pora

    Lepas-Sambut Kapolres Tana Toraja Ditandai Tradisi Pedang Pora

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Polres Tana Toraja menggelar penyambutan Kapolres Tana Toraja yang baru, AKBP Budi Hermawan didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Tana Toraja Ny. Juni Budi. Pada saat yang sama juga dilaksanakan upacara pelepasan Kapolres Tana Toraja yang lama, AKBP Malpa Malacoppo didampingi Ny. Lusy Malpa. Kegiatan ini berlangsung di Mapolres Tana Toraja, Jumat, 11 April […]

  • 15 Foto Tentang “Toraja Rumah Para Leluhur” Dipamerkan di IFI Wijaya Jakarta

    15 Foto Tentang “Toraja Rumah Para Leluhur” Dipamerkan di IFI Wijaya Jakarta

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Arsyad Parende/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Di sebuah ruang galeri Institut Français d’Indonésie (IFI) Wijaya, Jakarta Selatan yang hening, cahaya lampu jatuh lembut ke dinding-dinding putih. Deretan 15 foto karya 3 fotografer tergantung; bukan sekadar karya visual, melainkan pintu menuju sebuah dunia: Toraja. Dunia di mana hidup dan mati berpelukan, di mana leluhur bukan sekadar kenangan, melainkan bagian […]

  • SDN 129 Lea, Tana Toraja, Jadi Pilot Project Penerapan Teknologi MIMO dalam Mendukung PBM

    SDN 129 Lea, Tana Toraja, Jadi Pilot Project Penerapan Teknologi MIMO dalam Mendukung PBM

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sekolah Dasar Negeri (SDN) 129 Lea, yang terletak di Lembang Lea, Kecamatan Makale, Tana Toraja dijadikan Pilot Project penerapan teknologi MIMO Relay Sistem dalam mendukung proses belajar mengajar (PMB). MIMO singkatan dari Multiple-Input Multiple-Output merupakan suatu teknologi yang menggunakan prinsip diversity dengan tujuan meningkatkan data rate dalam range yang lebih besar tanpa […]

  • Serahkan 9.245 Bantuan PIP di Tana Toraja, Eva Rataba: PIP untuk Kebutuhan Sekolah Anak Bukan untuk Beli Beras

    Serahkan 9.245 Bantuan PIP di Tana Toraja, Eva Rataba: PIP untuk Kebutuhan Sekolah Anak Bukan untuk Beli Beras

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Penyerahan Simbolis 9.245 Bantuan PIP Jalur Aspirasi Anggota DPR RI Eva Stevany Rataba di Tana Toraja. (Foto: Arsyad- Kareba Toraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Komitmen memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di daerah kembali diwujudkan anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Eva Stevany Rataba (ESR). Bertempat di Gedung Tammuan Mali’ Makale, Kamis 30 […]

  • Dipusatkan di Toraja, HUT ke 57 Golkar Diharapkan Bisa Berdampak Terhadap Pariwisata dan UMKM

    Dipusatkan di Toraja, HUT ke 57 Golkar Diharapkan Bisa Berdampak Terhadap Pariwisata dan UMKM

    • calendar_month Rabu, 10 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Toraja Utara dan Tana Toraja menjadi tuan rumah bersama perayaan hari ulang tahun (HUT) ke 57 Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan. Perayaan HUT ke 57 Partai Golkar ini akan dilaksanakan selama tiga hari, dari tanggal 11-13 November 2021, dengan beberapa agenda. Puncak perayaan akan dilaksanakan di Lapangan Bakti Rantepao, tanggal 13 November […]

  • Dinas Kesehatan Penuhi Janji, Surat Resmi 7 Ambulance Berpolemik Dihadirkan Dalam RDP DPRD Tana Toraja

    Dinas Kesehatan Penuhi Janji, Surat Resmi 7 Ambulance Berpolemik Dihadirkan Dalam RDP DPRD Tana Toraja

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Arsyad/Monik
    • 0Komentar

    Dinas Kesehatan menunjukkan 7 dokumen ambulance dihadapan peserta Rapat Dengar Pendapat Komisi 2 DPRD Tana Toraja. (Foto:Monik/Karebatoraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dinas Kesehatan Tana Toraja akhirnya memenuhi janjinya untuk menghadirkan surat resmi 7 Ambulance yang sempat jadi polemik. Dokumen tersebut ditunjukkan Dinas Kesehatan saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Lanjutan yang digelar Kamis 18 September […]

expand_less