Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Sulawesi Selatan » Dukung Pengendalian Penyakit Babi di Tana Toraja, Legislator Provinsi Yuniana Mulyana Serahkan Bantuan Disinfektan

Dukung Pengendalian Penyakit Babi di Tana Toraja, Legislator Provinsi Yuniana Mulyana Serahkan Bantuan Disinfektan

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month 47 menit yang lalu
  • comment 0 komentar

Anggota DPRD Provinsi Sulsel Yuniana Mulyana melalui Staf Ronald dan Anggota Fraksi Demokrat DPRD Tana Toraja Wilyam Martono serahkan Bantuan Disinfektan ke Pemda Tana Toraja. (Foto: Istimewa)

 


KAREBA-TORAJA. COM, MAKALE —
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Dapil 10 (Tana Toraja dan Toraja Utara) dari Fraksi Partai Demokrat Yuniana Mulyana SH menyerahkan bantuan disinfektan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Toraja melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tana Toraja, Selasa 02 Juni 2026.

Disinfektan sebanyak 40 dos atau 400 liter tersebut sebagai bentuk dukungan Legislator Yuniana Mulyana dalam rangka pengendalian dan penanggulangan Demam Babi Afrika yang disebabkan oleh virus African Swine Fever (ASF).

Bantuan disinfektan diserahkan anggota DPRD Provinsi Yuniana Mulyanan melalui staf DPRD Ronald didampingi anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Tana Toraja Wilyam Martono, S.Kom.

Bantuan disinfektan diterima langsung oleh Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tana Toraja Yohanis Some’.

Dikonfirmasi ditempat terpisah, Legislator Yuniana Mulyana mengatakan bantuan disinfektan ini sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah Daerah dalam rangka pengendalian dan penanggulangan wabah virus ASF.

Yuniana Mulyanan mengatakan Wabah ASF menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap peternak dan ekonomi masyarakat. Melalui bantuan ini, kami berharap upaya pengendalian dan penanggulangan virus ASF semakin optimal.

“Sinergi antara pemerintah, petugas kesehatan hewan dan masyarakat sangat diperlukan untuk menekan penyebaran penyakit tersebut, termasuk melalui penerapan biosekuriti yang baik di lingkungan peternakan” tutur Yuniana Mulyana.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Tana Toraja Yohanis Some menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Anggota DPRD Provinsi Sulsel Yuniana Mulyana yang telah memberikan perhatian serius khususnya kepada Dapil 10 dalam upaya pengendalian virus ASF.

“Bantuan disinfektan ini akan sangat berguna bagi masyarakat Tana Toraja khususnya bagi peternak babi” tutur Yohanis Some

Bagi masyarakat yang membutuhkan silahkan datang ke Kantor Dinas Pertanian karena penggunaan disinfektan akan didampingi oleh Penyuluh maupun Dokter Hewan agar penggunaannya sesuai aturan.

Yohanis Some juga menyampaikan terimakasih kepada Yuniana Mulyana karena bantuan ini bukan yang pertama melainkan yang kesekian kalinya Yuniana Mulyana memberikan dukungan untuk sektor pertanian di Tana Toraja

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Tana Toraja menerbitkan surat imbauan yang ditujukan kepada Camat, Lurah dan Kepala Lembang terkait perlunya ada respon cepat untuk

menghindari penyebaran lebih luas dan upaya mitigasi resiko dengan melakukan tindakan pengendalian dan penanggulangan ASF secara tepat dan efektif.

Pemerintah Kabupaten Tana Toraja dalam hal ini Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tana Toraja yang membidangi Fungsi Peternakan dan

Kesehatan Hewan perlu menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan langkah-

langkah sebagai berikut :

  1. Melarang setiap perusahaan, pedagang, dan pemilik ternak babi untuk memasukkan ternak babi ke wilayah Kabupaten Tana Toraja.
  2. Melaporkan apabila menemukan ternak babi yang sakit dengan gejala klinis : Demam, tidak mau makan, tidak mampu berdiri, kejang, muntah darah, kemerahan pada permukaan tubuh terutama pada telinga dan perut pada Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tana Toraja.
  3. Melakukan pencucian dan disinfeksi kandang, peralatan kandang, secara rutin.
  4. Membersihkan diri sebelum dan sesudah kontak dengan babi peliharaan.
  5. Tidak menggunakan makanan sisa sebagai pakan.
  6. Memberikan pakan yang bergizi serta tambahan vitamin dan mineral untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
  7. Melakukan vaksin hog colera pada ternak babi secara berkala.
  8. Mengubur bangkai ternak babi yang mati dan tidak membuang bangkai ternak babi ke sungai, saluran air dan semak-semak untuk tidak mencemari lingkungan dan menimbulkan penyakit yang lain. (*)
  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa Sekolah Musik “Rembang Katapi” Toraja Bakal Tampil Pada Festival di Thailand dan Malaysia

    Siswa Sekolah Musik “Rembang Katapi” Toraja Bakal Tampil Pada Festival di Thailand dan Malaysia

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Setelah sukses dan berhasil mencetak prestasi gemilang pada ajang Kompetisi Piano Pelajar Indonesia tahun 2024 di Kuta, Bali, siswa-siswi sekolah musik Rembang Katapi bakal go internasional. Beberapa siswa dari sekolah musik binaan James Tangjong. S.Mus ini bakal tampil di dua panggung luar negeri di Malaysia dan Thailand. Dua event ini, yakni Thailand […]

  • YesMa Perkuat Sosialisasi Layanan dan Perlindungan Sosial Bagi Kaum Rentan

    YesMa Perkuat Sosialisasi Layanan dan Perlindungan Sosial Bagi Kaum Rentan

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Cr1/NDL
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE SELATAN — Untuk memperkuat kelompok konstituen yang ada di Lembang Randan Batu, Kecamatan Makale Selatan, Yayasan Eran Sangbure Mayang (YesMa) menggelar pertemuan penguatan kelompok dengan membahas penyediaan layanan komunitas (kekerasan perlinsos), advokasi kebijakan, partisipasi politik, dan perubahan iklim. Pertemuan digelar di Dusun Karumung, Lembang Randan Batu, Kamis, 9 April 2026 yang dihadiri  perwakilan […]

  • Marsi Bersyukur, Operasi Usus Buntu di RS Elim Rantepao Berjalan Lancar Tanpa Biaya Berkat Program JKN

    Marsi Bersyukur, Operasi Usus Buntu di RS Elim Rantepao Berjalan Lancar Tanpa Biaya Berkat Program JKN

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Marsi Dindin saat menjalani perawatan rawat inap di RS Elim Rantepao. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali menunjukkan manfaat nyatanya bagi masyarakat.  Salah satunya dirasakan oleh Marsi Dindin (40), warga Saloso, Kabupaten Toraja Utara, saat menjalani perawatan rawat inap di Rumah Sakit Elim Rantepao, 26 Maret 2026 lalu. Marsi […]

  • Peringati Hari Paskah, YKGT- RS Elim Rantepao Gelar Donor Darah, Terkumpul 40 Kantong

    Peringati Hari Paskah, YKGT- RS Elim Rantepao Gelar Donor Darah, Terkumpul 40 Kantong

    • calendar_month Sab, 12 Apr 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Peserta Menunjukkan Kantong Darah setelah mendonorkan darahnya pada acara donor darah yang digelar YKGT-RS Elim Rantepao. (Foto:Humas RS Elim Rantepao)   KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Yayasan Kesehatan Gereja Toraja (YKGT) bersama RS Elim Rantepao menggelar bakti sosial dalam rangka Perayaan Hari Paskah 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Berikan Darah Kini, Untuk Menyelamatkan Nanti” digelar di Halaman […]

  • TERKINI: Positif Corona di Toraja Utara Bertambah 3, Total Jadi 61 Kasus

    TERKINI: Positif Corona di Toraja Utara Bertambah 3, Total Jadi 61 Kasus

    • calendar_month Sen, 30 Nov 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Meninggalnya Pasien 50 pada Minggu, 29 November 2020 menambah daftar jumlah warga yang kehilangan nyawa karena virus Corona. Dalam sepekan terakhir, jumlah warga Toraja Utara yang terkonfirmasi positif terpapar virus Corona terus bertambah. Masih layakkah daerah ini menyandang predikat zona hijau? Senin, 30 November 2020 pagi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 […]

  • Pemda Tana Toraja, YESMa, Yayasan Bakti dan Aisyiyah Nyatakan komitmen Bersama Cegah Perkawinan Anak

    Pemda Tana Toraja, YESMa, Yayasan Bakti dan Aisyiyah Nyatakan komitmen Bersama Cegah Perkawinan Anak

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Arsyad Parende/Rls
    • 0Komentar

    Peluncuran Program Strategi Daerah Pencegahan Perkawinan Anak (STRADA-PPA). (Foto:Diskominfo)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja menegaskan komitmennya dalam upaya melindungi anak – anak Tana Toraja dari praktik perkawinan usia dini. Komitmen pemerintah Daerah Tana Toraja dinyatakan lewat program Strategi Daerah Pencegahan Perkawinan Anak (STRADA-PPA) 2025–2029 yang diluncurkan Rabu 19 November 2025 bertempat di […]

expand_less