Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Sanksi Tilang Menanti Jika Kedapatan Ugal-ugalan di Jalan Masuk Bandara Toraja

Sanksi Tilang Menanti Jika Kedapatan Ugal-ugalan di Jalan Masuk Bandara Toraja

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 2 Nov 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tana Toraja, Iptu Ibrahim terjun langsung memantau aktivitas lalu lintas di sekitar jalan masuk Bandara Toraja, Mengkendek, Selasa, 2 November 2021.

Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi pelajar menggunakan kendaraan roda dua berkeliaran dan tidak ada lagi aksi ugal-ugalan atau freestyle di sekitar jalan masuk Bandara Toraja.

Kasat Lantas Polres Tana Toraja, Iptu Ibrahim menegaskan akan memberikan sanksi tilang jika masih ada pelajar yang kedapatan berkeliaran menggunakan roda dua tanpa kelengkapan surat-surat dan alat keselamatan serta sanksi tilang jika kedapatan melakukan aksi ugal-ugalan atau freestyle di sekitar jalan masuk Bandara.

“Ke depan akan dilaksanakan patroli rutin setiap hari terutama di jam-jam rawan yang diperkirakan menjadi waktu berkumpul anak muda, sehingga ketika ada yang kedapatan akan diberikan sanksi tilang,” kata Iptu Ibrahim, Selasa, 2 November 2021.

Iptu Ibrahim menghimbau kepada para guru agar melarang siswanya untuk mengendarai kendaraan ke sekolah demi keselamatan.

Sebelumnya diberitakan, jalan masuk Bandara Toraja ini dijadikan arena ugal – ugalan dan aksi freestyle oleh sekelompok remaja, selain itu pada jam sekolah banyak siswa yang bolos sekolah lalu nongkrong di sekitar jalan masuk Bandara Toraja.

Selain membahayakan nyawa para pelajar itu sendiri, aksi ugal-ugalan dan Freestyle mengakibatkan akses masuk dan keluar Bandara yang harusnya steril untuk dilalui masyarakat yang hendak menggunakan jasa transportasi udara jadi terganggu.

Dalam pantauan langsung di lapangan oleh Kasat Lantas Polres Tana Toraja hari ini, masih ditemukan beberapa pasang remaja di area bandara menggunakan roda dua tanpa kelengkapan surat-surat dan alat pelindung keselamatan. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lelaki Asal Rano, Tana Toraja Ini Parangi Temannya Hingga Terluka Parah dan Tak Sadarkan Diri

    Lelaki Asal Rano, Tana Toraja Ini Parangi Temannya Hingga Terluka Parah dan Tak Sadarkan Diri

    • calendar_month Selasa, 4 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANO — Dua warga Dusun Bangunan, Lembang Rano, Kecamatan Rano, Kabupaten Tana Toraja terlibat perkelahian di sebuah pondok kebun, Selasa, 4 Oktober 2022. Akibat perkelahian tersebut, MM (50 tahun) mengalami luka parah di bagian kepala akibat sabetan parang. Hingga saat ini, MM belum sadarkan diri dan masih dirawat di rumah sakit. Sedangkan pelaku, yang […]

  • Pemkab dan DPRD Tana Toraja Tak Mau Tanda Tangani Penolakan Geotermal Bittuang

    Pemkab dan DPRD Tana Toraja Tak Mau Tanda Tangani Penolakan Geotermal Bittuang

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Arsyad/Monic
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sejumlah elemen masyarakat dan organisasi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Toraja Tolak Geotermal diantaranya Masyarakst Adat Balla, Se’seng Pali dan Bittuang, Pemuda Bittuang, Forum Mahasiswa Toraja, Aliansi Masyarakat Toraja (AMAN TORAYA), PPGT, Masyarakat Tongkonan dan sejumlah elemen lainnya menggelar unjuk rasa di Kantor DPRD Tana Toraja, Kamis, 19 Februari 2026. Aliansi ini […]

  • PMTI Nyatakan Dukacita Atas Meninggalnya Damaris Pakan; Pendeta Perempuan Pertama Gereja Toraja

    PMTI Nyatakan Dukacita Atas Meninggalnya Damaris Pakan; Pendeta Perempuan Pertama Gereja Toraja

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ — Pengurus Pusat Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) menyatakan dukacita mendalam atas meninggalnya Pdt. Damaris Maartje Pakan-Anggui, yang meninggal dunia pada Rabu, 30 April 2025. Almarhumah Damaris Maartje Pakan-Anggui merupakan Pendeta perempuan pertama di Gereja Toraja. Ungkapan dukacita ini disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PMTI, Dating Palembangan mewakili Ketua Umum, Mayjend TNI (Purn) Yulius […]

  • 26 April 2021, OmBas-Dedy Dilantik, Undangan Dibatasi

    26 April 2021, OmBas-Dedy Dilantik, Undangan Dibatasi

    • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara terpilih, Yohanis Bassang dan Frederik Victor Palimbong dijadwalkan dilantik dan diambil sumpahnya pada Senin, 26 April 2021. Pasangan yang dikenal dengan akronim OmBas-Dedy ini akan dilantik oleh Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman di Kantor Gubernur Sulsel. Prosesi pelantikan akan dilaksanakan mengikuti protokol kesehatan Covid-19 secara […]

  • Ayo, Ikut Mancing Bersama Korps Marinir di Tana Toraja Berhadiah Puluhan Juta Rupiah

    Ayo, Ikut Mancing Bersama Korps Marinir di Tana Toraja Berhadiah Puluhan Juta Rupiah

    • calendar_month Senin, 1 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Indahnya alam di Lembang Uluwai sudah lama dikenal warga Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Namun belum banyak yang mengenal Uluwai, yang berada di kawasan segi tiga Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Enrekang dan Kabupaten Luwu. Ulu-Wai yang berarti ‘kepala air’ menyimpan makna kawasan ini sebagai hulu mata air yang masih alami, bersih dan terjaga. […]

  • Elia Toding Bua, Lolos Seleksi Guru Penggerak

    Elia Toding Bua, Lolos Seleksi Guru Penggerak

    • calendar_month Minggu, 11 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) merupakan program unggulan dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang sudah memasuki angkatan ke 8, 9, dan 10. PPGP adalah program yang bertujuan untuk menyiapkan para pemimpin pembelajar untuk menjawab perkembangan zaman saat ini yaitu merdeka belajar. Baru-baru ini, Kemendikbudristek, melalui Direktorat Jenderal Guru dan […]

expand_less