Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OKP » PMKRI Cabang Toraja Warning Kantor Pertanahan Tana Toraja Tak Permainkan Warga yang Urus Sertifikat Tanah

PMKRI Cabang Toraja Warning Kantor Pertanahan Tana Toraja Tak Permainkan Warga yang Urus Sertifikat Tanah

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Milton Lando selaku Presidium Germas DPC PMKRI Cabang Toraja dan Capture keluhan Netizen soal pelayanan Kantor Pertanahan Tana Toraja. (Foto: Istimewa)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Toraja angkat bicara soal buruknya pelayanan di Kantor Pertanahan Kabupaten Tana Toraja.

Presidium Gerak Kemasyarakatan (Germas) DPC PMKRI Cabang Toraja, Milton Lando, melontarkan ultimatum keras kepada jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Tana Toraja agar tidak mempermainkan masyarakat dalam pengurusan berbagai administrasi pertanahan, khususnya penerbitan sertifikat tanah.

Ultimatum tersebut disampaikan Milton menyusul banyaknya laporan dan keluhan masyarakat yang diterima DPC PMKRI Cabang Toraja terkait proses pelayanan di Kantor Pertanahan yang dinilai berbelit-belit dan tidak memberikan kepastian.

Menurut Milton, salah satu keluhan yang paling sering disampaikan masyarakat adalah perubahan persyaratan administrasi saat proses pengurusan berlangsung. Masyarakat mengaku telah memenuhi seluruh dokumen yang diminta petugas, namun ketika kembali datang, masih diminta melengkapi persyaratan lain yang sebelumnya tidak pernah disampaikan.

“Banyak masyarakat datang mengeluh kepada kami. Mereka sudah mengikuti semua arahan pegawai, menyiapkan berkas sesuai yang diminta. Tetapi ketika datang kembali, muncul lagi alasan bahwa masih ada berkas yang kurang. Pola pelayanan seperti ini jangan sampai membuat masyarakat merasa dipermainkan,” tutur Milton, Rabu 22 Juli 2026.

Milton menilai kondisi tersebut sangat merugikan masyarakat, terutama warga yang tinggal jauh dari Kota yang harus mengeluarkan biaya transportasi dan menghabiskan waktu berulang kali hanya untuk mengurus satu dokumen.

“Kasihan masyarakat kalau terus dipingpong ke sana kemari. Mereka datang untuk mengurus haknya sebagai warga Negara. Di sisi lain, jika sertifikat tidak diurus, nanti justru menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari. Karena itu, pelayanan harus profesional, jelas dan memberikan kepastian,” ujar Milton

Sementara itu, Yoben Sampe selaku Ketua Presidium DPC PMKRI Cabang Toraja menegaskan bahwa pelayanan publik merupakan kewajiban negara yang harus dilaksanakan secara transparan, cepat, dan tidak berbelit-belit.

Menurut Yoben, setiap persyaratan administrasi seharusnya dijelaskan secara lengkap sejak awal sehingga masyarakat tidak perlu bolak-balik akibat informasi yang berubah-ubah.

Ia juga mengingatkan agar seluruh aparatur di Kantor Pertanahan menjadikan kepentingan masyarakat sebagai prioritas, bukan justru menciptakan birokrasi yang menyulitkan.

“Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan publik hanya karena buruknya tata kelola administrasi. Kami meminta Kantor Pertanahan Tana Toraja segera melakukan evaluasi internal dan memastikan seluruh pegawai memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tutur Yoben.

Sebelumnya juga sempat viral di Media Sosial keluhan netizen soal pelayanan di Kantor Pertanahan Tana Toraja.

Dalam unggahannya, pemilik akun Kartika Titala meminta Kantor Pertanahan untuk tidak mempersulit masyarakat saat pengurusan di Kantor Pertanahan.

Kartika Titala juga menyinggung soal pelayanan yang lebih cepat jika memberikan uang ke petugas dan petugas yang tidak mau melayaninya jika tidak diberikan uang.

Keluhan Kartika Titala di media sosial ini hanya salah satu dari banyaknya keluhan masyarakat terkait pelayanan di Kantor Pertanahan Kabupaten Tana Toraja. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dilema PPPK Toraja Utara; SK Belum Diperpanjang, Gaji Tertunda, Namun Mesti Tetap Kerja

    Dilema PPPK Toraja Utara; SK Belum Diperpanjang, Gaji Tertunda, Namun Mesti Tetap Kerja

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Senin, 8 Juni 2026, ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) angkatan 2024, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Toraja Utara untuk mengadukan nasib mereka. Ratusan PPPK yang datang ini dari tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis. Mereka mengadukan nasib mereka kepada para wakil rakyat, karena hingga pekan pertama Juni 2026, mereka belum […]

  • Jelang Idul Fitri, PMTI Bagi Paket Sembako untuk Warga Muslim di Tana Toraja

    Jelang Idul Fitri, PMTI Bagi Paket Sembako untuk Warga Muslim di Tana Toraja

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Tidak hanya di Rantepao, Toraja Utara, Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) juga melakukan aksi peduli kasih dalam bentuk pembagian sembako umat muslim di Makale, Kabupaten Tana Toraja. Penyaluran 100 paket sembako ini dilaksanakan di di Masjid Baiturrahman To’ Kaluku, Makale, Jumat, 29 April 2022. Pembagian sembako diberikan langsung oleh Pengurus Pusat PMTI […]

  • Diisukan Hengkang ke Gerindra, Begini Penjelasan Wakil Bupati Toraja Utara

    Diisukan Hengkang ke Gerindra, Begini Penjelasan Wakil Bupati Toraja Utara

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Mantan Ketua DPD II Partai Golkar, yang juga Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, menjawab diplomatis saat dimintai tanggapannya terkait isu dirinya yang bakal hengkang ke Partai Gerindra. “Ya, namanya politik kan dinamis, dinamikanya tinggi. Kita ikuti saja prosesnya seperti air mengalir,” ungkap Dedy, sapaan akrab Frederik Victor Palimbong, saat ditemui […]

  • Kebakaran Rumah di Lamunan, Makale, 3 Orang Warga Dilarikan ke Rumah Sakit

    Kebakaran Rumah di Lamunan, Makale, 3 Orang Warga Dilarikan ke Rumah Sakit

    • calendar_month Rabu, 28 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kebakaran menimpa sebuah rumah milik Rony Sambo di Lingkungan Palli’, Kelurahan Lamunan, Kecamata Makale, Tana Toraja, Selasa, 27 Desember 2022. Akibat kebakaran tersebut, tiga orang warga dikabarkan terluka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Informasi yang diperoleh kareba-toraja.com, menyebutkan kebakaran itu dipicu oleh bensin yang tumpah dan disambar api kompor, […]

  • SMKN 1 Tana Toraja dan PT. Panasonic Bangun Kerjasama Program Magang ke Jepang

    SMKN 1 Tana Toraja dan PT. Panasonic Bangun Kerjasama Program Magang ke Jepang

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — SMKN 1 Tana Toraja dan PT. Panasonic Manufacturing Indonesia menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau perjanjian kerjasama dalam rangka peningkatan mutu sumber daya manusia SMKN 1 Tana Toraja. Penandatanganan MoU antara pihak SMKN 1 Tana Toraja yang diwakili oleh Kepala SMKN 1 Tana Toraja Sofyan Linggi dan PT Panasonic Manufacturing Indonesia yang […]

  • Marak Pemerasan Berkedok Video Call Bugil Jadi Perhatian Anggota DPR RI Irjen Pol (Purn) Frederik Kalalembang

    Marak Pemerasan Berkedok Video Call Bugil Jadi Perhatian Anggota DPR RI Irjen Pol (Purn) Frederik Kalalembang

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Irjen Pol (Purn) Frederik Kalalembang berfoto bersama konstituen di Objek Wisata Buntu Sarira setelah pelaksanaan Reses (foto-Ars/karebatoraja).   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Beberapa waktu terakhir ini, masyarakat Toraja baik Tana Toraja maupun Toraja Utara sangat diresahkan dengan maraknya pemerasan dengan memanfaatkan media sosial. Salah satu yang paling banyak memakan korban adalah pemerasan dengan modus Panggilan Video […]

expand_less