Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Bawaslu Tana Toraja Sosialisasikan Peran Mahasiswa dalam Demokrasi Pada PKBM UKI Toraja

Bawaslu Tana Toraja Sosialisasikan Peran Mahasiswa dalam Demokrasi Pada PKBM UKI Toraja

  • account_circle Desianti
  • calendar_month 59 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, TALLUNGLIPU — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tana Toraja menggelar sosialisasi kepemiluan dalam rangka Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 di Kampus 2 Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, Sabtu, 5 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 900-an mahasiswa baru UKI Toraja.

Koordinator Divisi Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kabupaten Tana Toraja, Theofilus Lias Limongan, menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Ia membawakan materi bertema “Mahasiswa dan Demokrasi” Transformasi Menjadi Warga Negara Kritis dan Partisipatif”.

Dalam pemaparannya, Theofilus menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam demokrasi. Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai insan akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan yang memiliki kesadaran politik dan tanggung jawab sosial.

“Partisipasi mahasiswa tidak hanya diwujudkan melalui penggunaan hak pilih, tetapi juga melalui sikap kritis, kepedulian terhadap lingkungan sosial, serta keterlibatan aktif dalam kehidupan bermasyarakat,” Theofilus.

Lebih lanjut, Theofilus mendorong mahasiswa baru untuk memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta berani mengambil bagian dalam proses demokrasi secara bertanggung jawab. Ia juga mengajak mahasiswa menjadi generasi yang tidak apatis terhadap persoalan publik, mampu menyampaikan gagasan secara konstruktif, menghargai perbedaan, dan menolak praktik yang mencederai nilai-nilai demokrasi.

Bawaslu Kabupaten Tana Toraja berharap melalui edukasi dan penguatan partisipasi sejak dini, mahasiswa dapat berkontribusi dalam menciptakan kehidupan demokrasi yang berkualitas, berintegritas, dan inklusif.

“Kami terus mendorong keterlibatan generasi muda untuk bersama-sama mengawal proses demokrasi dan mewujudkan partisipasi masyarakat yang aktif,” tutup Theofilus. (*)

  • Penulis: Desianti
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selain Sosialisasi Perda, Legislator Golkar Sulsel Contohkan Penerapan Protokol Kesehatan

    Selain Sosialisasi Perda, Legislator Golkar Sulsel Contohkan Penerapan Protokol Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 30 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan pekerjaan. Itulah yang dilakukan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, John Rende Mangontan saat menggelar acara sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sulsel Nomor 10 Tahun 2010 tentang Pajak Daerah di Kelurahan Lemo, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, Sabtu, 30 Januari 2021. Meski dihadiri […]

  • Viral di Medsos, 2 Pelaku Pencurian Emas Berkedok Service Kompos Gas Diciduk Polisi

    Viral di Medsos, 2 Pelaku Pencurian Emas Berkedok Service Kompos Gas Diciduk Polisi

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dua terduga pelaku pencurian berkedok service kompor gas, yang meresahkan masyarakat Toraja beberapa waktu terakhir ini, berhasil ditangkap polisi. Kedua pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda; di Toraja Utara dan Kota Palopo. Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Toraja Utara, AKBP Zulanda, melalui Kasat Reskrim, IPTU Aris Saidy, dalam rilis pers, Senin, 14 Agustus […]

  • 10 Karton Rokok Ilegal Disita Petugas Bea Cukai dan Tim Gabungan Pemkab Tana Toraja

    10 Karton Rokok Ilegal Disita Petugas Bea Cukai dan Tim Gabungan Pemkab Tana Toraja

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebanyak 10 karton atau 160 ribu batang rokok illegal disita petugas Bea Cukai Malili dan petugas Gabungan Pemkab Tana Toraja dalam Operasi Gempur Rokok Ilegal 2023 yang digelar selama dua hari, 11-12 Oktober 2023. Ratusan ribu batang rokok ini disita dari beberapa pedagang eceran di sejumlah Kecamatan di Tana Toraja. Muhammad Arya […]

  • BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Kartu Kepesertaan Kepada 1.000 Pekerja Rentan di Tana Toraja

    BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Kartu Kepesertaan Kepada 1.000 Pekerja Rentan di Tana Toraja

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 1.000 pekerja rentan di Kabupaten Tana Toraja. KAREBA-TORAJA.COM, SALUPUTTI — BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Toraja untuk melindungi 1.000 Pekerja Rentan yang terdiri dari petani, ojek, buruh bangunan dan lain-lain dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Sebagai […]

  • RS Elim Rantepao Gelar Bakti Sosial di Pelosok Kabupaten Pinrang

    RS Elim Rantepao Gelar Bakti Sosial di Pelosok Kabupaten Pinrang

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Tim Kesehatan RS Elim Rantepao menggelar kegiatan bakti sosial pengobatan gratis untuk masyarakat yang ada di pelosok Kabupaten Pinrang. (foto: dok. istimewah). KAREBA-TORAJA.COM, PINRANG — Rumah Sakit Elim Rantepao kembali menggelar kegiatan bakti sosial pengobatan gratis. Kali ini, Tim Kesehatan RS Elim Rantepao menyasar masyarakat yang ada di pelosok Kabupaten Pinrang tepatnya di Desa Lembang […]

  • OPINI: Jangan Jadikan Toraja Tumbal Mega Watt

    OPINI: Jangan Jadikan Toraja Tumbal Mega Watt

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh; Fransiskus Allo TORAJA tidak pernah meminta menjadi pusat proyek energi. Ia dikenal dunia karena budaya dan lanskapnya, bukan karena cadangan panas buminya. Namun hari ini, di tengah ambisi transisi energi nasional, wilayah adat di Tana Toraja kembali dipetakan sebagai blok potensi. Pertanyaannya sederhana: apakah demi mengejar megawatt, kita rela menjadikan tanah leluhur sebagai tumbal? […]

expand_less