Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Buntut Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG, GMKI Minta BGN Cabut Kemitraan Yayasan Magnolia Champaca

Buntut Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG, GMKI Minta BGN Cabut Kemitraan Yayasan Magnolia Champaca

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 59 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) mencabut kemitraan Yayasan Magnolia Champaca, yang menaungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batupapan 1 Makale, Tana Toraja. Desakan ini menyusul insiden ratusan siswa SMPN 1 dan SMPN 2 Makale yang mengalami keracunan usai menyantap makan begizi gratis (MBG).

SPPG Batupapan 1 merupakan dapur yang melayani MBG untuk SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Makale.

Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) telah memberikan sanksi penghentian sementara (suspend) kepada SPPG Makale Batupapan 1 pasca insiden keracunan ratusan siswa SMP tersebut. Sanksi suspend ini diungkapkan

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kendari, yang juga Penanggung Jawab Wilayah SPPG termasuk SPPG di Tana Toraja, Mulyadi, S.K.M., M.Si, Jumat, 4 September 2026.

‎”Sebagai bentuk pertanggungjawaban dari BGN, maka SPPG Tana Toraja Makale Batupapan 01 sudah disuspend sementara atau pemberhentian layanan sementara,” terang Mulyadi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD Kabupaten Tana Toraja.

GMKI berpendapat Badan Gizi Nasional (BGN) dinilai gagap dan terkesan meremehkan nyawa peserta didik dengan hanya memperlakukan insiden ini sebagai statistik kejadian semata.

“BGN harus betul-betul serius dalam menanggapi kejadian keracunan ini. Apresiasi kepada Sudaryono atas tindakan tegasnya, tetapi apakah itu harus berulang selalu?” tegas M. Vicky R. F, pengurus Pusat GMKI dalam pernyataan tertulis yang diterima redaksi Kareba-Toraja.com, Sabtu, 5 September 2026.

GMKI juga mendesak BGN untuk segera menghentikan kebiasaan “pemadam kebakaran” yang baru bergerak setelah jatuh korban. Kasus di Tana Toraja menunjukkan adanya celah sistemik yang parah dalam pengawasan kualitas dan keamanan pangan yang disajikan kepada anak-anak.

“BGN harus panggil mitra dan evaluasi total yayasan, serta tidak membuang badan atau melempar kesalahan penuh ke tingkat bawah. BGN harus segera memanggil Yayasan Champaca Virginiana sebagai yang menaungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makale Batupapan 1, untuk dimintai pertanggungjawaban penuh, baik secara hukum, finansial, maupun operasional,” lanjut Vicky.

Menurut Vicky, tak hanya unit yang bermasalah di Makale, BGN wajib mengaudit dan mengawasi secara ketat seluruh jaringan SPPG lain yang beroperasi di bawah yayasan tersebut.

“Jika ditemukan kelalaian standar operasional prosedur (SOP) sanitasi dan kelayakan bahan baku, izin kemitraan harus dicabut permanen untuk memberikan efek jera,” tandasnya.

Dorong Kejaksaan Usut Potensi Korupsi

GMKI juga mendesak aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Kejari Tana Toraja, untuk turun tangan mengusut tuntas indikasi tindak pidana korupsi yang potensi menjadi akar masalah keracunan berulang ini.

Praktik pemotongan anggaran, penggunaan bahan baku murah tak layak konsumsi demi mengejar margin keuntungan, hingga permainan penunjukan mitra penyedia yang tidak kompeten adalah bentuk korupsi nyata yang langsung mengorbankan keselamatan anak-anak.

“Jika ada permainan anggaran di balik piring makan siswa, Kejaksaan harus menyeret pihak-pihak bertanggung jawab ke meja hijau tanpa kompromi. Anak-anak sekolah bukan ajang eksperimen program, apalagi ladang pengerukan keuntungan,” tegas Vicky.

BGN dan seluruh pemangku kepentingan dituntut membuktikan komitmen nyata, benahi sistem pengawasan sekarang, atau akui kegagalan dalam menjaga keselamatan generasi mendatang. (*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Toraja Utara Salurkan Bantuan Ambulance CSR Bank Sulselbar

    Bupati Toraja Utara Salurkan Bantuan Ambulance CSR Bank Sulselbar

    • calendar_month Senin, 9 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang menyerahkan satu unit ambulance kepada Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Toraja Utara, Bumbun Pakata, Senin, 9 Agustus 2021. Ambulance yang bakal difungsikan sebagai mobil jenazah ini diberikan untuk mendukung kegiatan sosial masyarakat muslim di Kabupaten Toraja Utara. Mobil jenazah ini merupakan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank […]

  • Dandim 1414 Tana Toraja Bakal Tindak Tegas Oknum Anggota TNI yang Terlibat Mafia BBM

    Dandim 1414 Tana Toraja Bakal Tindak Tegas Oknum Anggota TNI yang Terlibat Mafia BBM

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Komandan Kodim (Dandim) 1414 Tana Toraja, Letkol Inf. Armal menyatakan akan menindak tegas, jika ada oknum anggota TNI yang terlibat atau membekingi penimbunan atau permainan bahan bakar minyak (BBM). Hal ini ditegaskan Letkol Inf. Armal menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), terutama jenis solar di Toraja Utara dan Tana Toraja beberapa pekan […]

  • Zadrak: Hati-hati Dalam Penentuan Status Stunting Anak, Bisa Beresiko Hukum

    Zadrak: Hati-hati Dalam Penentuan Status Stunting Anak, Bisa Beresiko Hukum

    • calendar_month Kamis, 29 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg mewarning petugas kesehatan di Tana Toraja agar berhati-hati dalam menentukan status stunting. “Dalam penentuan status stunting itu hanya boleh dilakukan oleh dokter spesialis anak, ini sesuai arahan Presiden Jokowi,” tegas dr. Zadrak Tombeg saat membuka kegiatan identifikasi kasus stunting tingkat kabupaten Tana Toraja, Rabu 28 September […]

  • Satu Unit Rumah Terbakar di Rembon, BPBD Salurkan Bantuan

    Satu Unit Rumah Terbakar di Rembon, BPBD Salurkan Bantuan

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — Satu unit rumah warga yang terletak di Kelurahan Rembon, Kecamatan Rembon, Tana Toraja, terbakar, Rabu, 13 Oktober 2021. Kebakaran yang menghanguskan lantai dua rumah milik Simon Allo tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 Wita. Kebakaran cepat diatasi berkat gerak cepat personil pemadam kebakaran Pemda Tana Toraja, yang tiba di lokasi beberapa saat setelah […]

  • DPRD Tana Toraja Soroti Antrian Panjang Pasien Rawat Jalan di RSUD Lakipadada

    DPRD Tana Toraja Soroti Antrian Panjang Pasien Rawat Jalan di RSUD Lakipadada

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Rapat Pansus Ranperda Pengarusutamaan Gender DPRD Tana Toraja dengan OPD terkait. (Foto/Arsyad-Karebatoraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah Pengarusutamaan Gender (PGU) kembali menggelar rapat Pansus lanjutan bersama Organisasi Perangkat Daerah, Selasa 23 September 2025 bertempat di Ruang Rapat Komisi 3 Kantor DPRD Tana Toraja, Makale. Rapat Pansus PGU yang dipimpin Ketua Pansus […]

  • Ini Alasan JRM Majukan Istrinya Caleg DPRD Sulsel

    Ini Alasan JRM Majukan Istrinya Caleg DPRD Sulsel

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TALLUNGLIPU — Melanjutkan perjuangan infrastruktur, khususnya di Tana Toraja dan Toraja Utara. Itu adalah tujuan utama politisi Partai Golkar, yang juga Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, John Rende Mangontan mendorong istrinya, Tikurara Bumbungan menjadi Calon Legislatif (Caleg) DPRD Sulsel. JRM, begitu John Rende Mangontan biasa disapa, mendorong sang istri maju menggantikan […]

expand_less