Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Tana Toraja » Selain Protes Program MBG, Orang tua Siswa Nilai Pemda Tana Toraja Lambat Dalam Penanganan Situasi Darurat

Selain Protes Program MBG, Orang tua Siswa Nilai Pemda Tana Toraja Lambat Dalam Penanganan Situasi Darurat

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Rapat Dengar Pendapat DPRD Tana Toraja terkait Peristiwa Dugaan Keracunan MBG. (Foto: Arsyad)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Protes keras dan sorotan tajam dilontarkan sejumlah perwakilan Orang tua siswa dugaan korban keracunan MBG dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Tana Toraja, Jumat 04 September 2026.

Dalam rapat RDP tersebut, beberapa perwakilan Orang tua siswa yang hadir meluapkan emosi kepada Mitra dan SPPG yang menjadi penyedia Makan Bergizi Gratis yang diduga jadi penyebab para siswa keracunan.

Orang tua siswa juga meminta kepada DPRD agar Mitra dan SPPG tersebut ditutup permanen dan program MBG ditutup permanen di Tana Toraja.

Salah satu Orang tua siswa yakni Andarias Parakpak bahkan menceritakan bagaimana mencekamnya situasi di SMPN 1 Makale pada kamis pagi 03 September 2026.

Kepanikan Orang tua memuncak saat melihat para siswa menangis dan tergeletak lemas tak berdaya. Bahkan sejumlah siswa mengalami sesak nafas.

“Saya melihat langsung dalam satu kelas ada 18 siswa yang tergeletak lemas, 2 diantaranya sudah sesak nafas” tutur Andarias Parakpak

Andarias Parakpak juga menyoroti lambannya penanganan darurat saat itu. Andarias menyebut kurangnya armada ambulans jadi penyebab lambatnya penanganan.

“Ini sorotan juga untuk Pemda, Kurang liu tu Ambulans ta” tutur Andaris Parakpak

Andarias menyebut ada beberapa siswa yang harus segera dibawa ke rumah sakit karena sesak nafas namun ambulans lambat.

Andarias menyebut Pemda kurang persiapan menghadapi atau tangani situasi darurat.

Pernyataan salah satu orangtua siswa tersebut sejalan dengan kondisi di lapangan, dari pantaun langsung di rumah sakit, sejumlah siswa dievakuasi ke rumah sakit menggunakan kendaraan dinas. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RS Elim Rantepao Gelar Bakti Sosial di Pelosok Kabupaten Luwu

    RS Elim Rantepao Gelar Bakti Sosial di Pelosok Kabupaten Luwu

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, LUWU — Untuk kesekian kalinya, Rumah Sakit (RS) Elim Rantepao menggelar bakti sosial melalui kegiatan pengobatan gratis. Setelah menggelar bakti sosial di sejumlah wilayah pelosok Tana Toraja, Toraja Utara, dan Kabupaten Pinrang, kali ini RS Elim Rantepao menggelar bakti sosial ke pelosok Kabupaten Luwu, tepatnya di Desa Lewandi Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu. Bakti […]

  • Ribuan Pelayat Antar Jenazah Gabriella Meilani, Korban Kebrutalan KKB Papua, ke Peristirahatan Terakhir

    Ribuan Pelayat Antar Jenazah Gabriella Meilani, Korban Kebrutalan KKB Papua, ke Peristirahatan Terakhir

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAYAPURA — — Jenazah Gabriella Meilani, tenaga kesehatan yang meninggal dunia akibat kebrutalan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kiriwok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin, 13 September 2021, dimakamkan, Rabu, 21 September 2021. Ribuan pelayat yang terdiri dari keluarga, kerabat, warga Toraja, para tenaga kesehatan, dan masyarakat umum mengantar Gabriella Meilani ke peristirahatan terakhir […]

  • Ini Daftar Lembang Penerima Program Hibah Air Minum Perdesaan di Toraja Utara tahun 2021

    Ini Daftar Lembang Penerima Program Hibah Air Minum Perdesaan di Toraja Utara tahun 2021

    • calendar_month Senin, 2 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sebanyak 17 Lembang dari 11 Kecamatan di Kabupaten Toraja Utara bakal menerima hibah air minum pedesaan tahun 2021. Besarnya anggaran yang bakal diserap dalam proyek ini senilai Rp 3.216.000.000 untuk 1.606 sambungan rumah pada 17 Lembang tersebut. Program Hibah Air Minum Pedesaan di Toraja Utara telah berlangsung selama tiga tahun sejak 2019. […]

  • Jawab Keresahan Warga Terkait Maraknya Pencurian Hewan, Polsek Mengkendek Gelar Patroli Malam

    Jawab Keresahan Warga Terkait Maraknya Pencurian Hewan, Polsek Mengkendek Gelar Patroli Malam

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Personil Polsek Mengkendek melaksanakan kegiatan patroli malam pada jam – jam rawan menyusul banyaknya keresahan warga soal anjing peliharaan dan hasil kebun yang hilang. (foto: dok. istimewah). KAREBA-TORAJA.COM, GANDANGBATU SILLANAN — Jajaran Polsek Mengkendek Polres Tana Toraja langsung merespon keresahan warga Gandangbatu Sillanan terkait maraknya pencurian anjing peliharaan dan hasil kebun Personil Polsek Mengkendek melaksanakan […]

  • Fakta Terbaru Eksekusi Diduga Salah Objek di Rembon, Akta Jual Beli Tak Ditandatangani Salah Satu Pihak

    Fakta Terbaru Eksekusi Diduga Salah Objek di Rembon, Akta Jual Beli Tak Ditandatangani Salah Satu Pihak

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Salinan Akta Jual Beli (Kiri) Proses Eksekusi yang diduga salah Objek (kanan). (Foto:Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Polemik sengketa tanah yang terletak di Paso’bo Keluhan Rembon yang diduga salah eksekusi terus bergulir. Masita melakukan perlawanan eksekusi, atas rumah orang tuanya yang dieksekusi 10 Juli 2026 lalu oleh Pengadilan Negeri Makale sesuai putusan Nomor 150/Pdt.G/2023/PN.Mak Melalui […]

  • Soal Pendulangan Emas Tradisional di Buntu Pepasan, Begini Tanggapan Bupati Toraja Utara

    Soal Pendulangan Emas Tradisional di Buntu Pepasan, Begini Tanggapan Bupati Toraja Utara

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Desianti/Art
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Informasi mengenai adanya aktivitas penambangan (lebih tepatnya pendulangan) emas di Sungai Maiting, Kelurahan Sapan, Kecamatan Buntu Pepasan, Toraja Utara menarik perhatian publik. Di media sosial, pro kontra terjadi. Banyak netizen (penggunan media sosial) tidak mempermasalahkan aktivitas tersebut, karena masih menggunakan cara-cara tradisional. Warga hanya menggunakan wajan untuk mendulang. Namun tak sedikit pula […]

expand_less