Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Dilema PPPK Toraja Utara; SK Belum Diperpanjang, Gaji Tertunda, Namun Mesti Tetap Kerja

Dilema PPPK Toraja Utara; SK Belum Diperpanjang, Gaji Tertunda, Namun Mesti Tetap Kerja

  • account_circle Desianti
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Senin, 8 Juni 2026, ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) angkatan 2024, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Toraja Utara untuk mengadukan nasib mereka.
Ratusan PPPK yang datang ini dari tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.
Mereka mengadukan nasib mereka kepada para wakil rakyat, karena hingga pekan pertama Juni 2026, mereka belum mendapat perpanjangan Surat Keputusan (SK) dari Bupati Toraja Utara. Juga hak-hak mereka berupa gaji selama dua bulan serta gaji 13 yang hingga kini belum dibayarkan.
Meski begitu, secara moral dan tanggung jawab, PPPK ini mesti tetap kerja, demi masa depan anak bangsa dan kesehatan masyarakat.
“Kami guru tidak akan mogok kerja. Coba bayangkan bagaimana nasib anak-anak sekolah kalau guru mogok. Kewajiban moral bagi kami untuk mencerdaskan anak bangsa,” ungkap seorang PPPK guru.
Itu sebabnya, meski belum ada kejelasan soal perpanjangan kontrak, para guru PPPK di Toraja Utara mengaku tetap masuk kerja dan mengajar siswa-siswi yang ada di sekolah.
Demikian pula dengan PPPK tenaga kesehatan. Mereka dilema, galau. Bagaimana tidak, mereka dituntut untuk melayani pasien, tetapi tidak ada payung hukum bagi mereka berupa SK. Karena jika terjadi sesuatu, mereka tidak memiliki pegangan.
Jika SK ini tidak segera diperjelas (diperpanjang) dikhawatirkan pelayanan di masyarakat, terutama di Puskesmas yang menjadi garda terdepan sektor kesehatan, bisa terganggu. Bagaimana tidak, ada beberapa Puskesmas di Toraja Utara yang mengandalkan PPPK, karena kekurangan tenaga PNS. Sebagai contoh, di Puskesmas Ranteuma, Kecamatan Buntu Pepasan. Di Puskesmas ini, konon hanya 4 tenaga PNS, selebihnya PPPK.
“Sementara di sisi lain, kami dituntut untuk memenuhi taget capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Nasional, penurunan stunting, penanganan tuberkolosis dan sejumlah program nasional lainnya,” ungkap seorang tenaga kesehatan di hadapan tim penerima aspirasi DPRD Kabupaten Toraja Utara.
Untuk itu, para guru PPPK dan tenaga kesehatan ini meminta pemerintah Kabupaten Toraja Utara segera menerbitkan SK perpanjangan kontrak untuk mereka.
Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, sejauh ini belum mengeluarkan statemen atau pernyataan mengenai polemik SK PPPK Guru dan Tenaga Kesehatan ini.
Jumlah PPPK formasi tahun 2024 sebanyak 962 orang, terdiri dari tenaga kesehatan, guru, dan tenaga teknis.
Menanggapi keluhan para PPPK ini, Ketua Komisi III DPRD Toraja Utara, yang juga kader Partai Gerindra, Julianto Mapaliey, menyatakan bahwa persoalan PPPK ini merupakan salah satu dampak dari efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat.
Menurut Julianto, hampir semua daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota di Indonesia mengalami persoalan yang sama. Sebab, perekrutan PPPK ini dilakukan oleh pemerintah pusat, tetapi penggajiannya dibebankan kepada anggaran daerah. Di sisi lain, transfer dana dari pusat menurun drastis akibat efisiensi anggaran.
Dampaknya, belanja pegawai di Toraja Utara, yang mestinya hanya maksimal 30% dari APBD kini membengkak menjadi 54%.
Ini diakibatkan karena penerimaan PPPK yang sangat banyak. Kondisi terkini di Toraja Utara, menurut Julianto, jumlah PPPK sekitar 4.000 an, sedangkan PNS hanya sekitar 3.400 an orang.
Meski begitu, Julianto menegaskan hak-hak PPPK yang telah bekerja selama dua bulan tetap harus dibayarkan. “Kalau saya tentunya, hak mereka yang sudah bekerja harus diberikan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Toraja Utara, Herman Pabesak, mengatakan pihaknya akan menjadwalkan rapat dengan pemerintah daerah untuk meminta penjelasan terkait persoalan yang telah berlangsung selama dua bulan terakhir tersebut.
“Kami akan mendengar penjelasan pemerintah daerah terlebih dahulu agar mendapatkan kejelasan. DPRD tidak ingin memberikan informasi yang belum pasti kepada masyarakat maupun PPPK,” ujar Herman, yang merupakan politisi PDI Perjuangan. (*)

  • Penulis: Desianti
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi dan Dinas PUTR Evakuasi Batu Besar yang Halangi Jalan di Makale

    Polisi dan Dinas PUTR Evakuasi Batu Besar yang Halangi Jalan di Makale

    • calendar_month Sel, 27 Agu 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepolisian Resor Tana Toraja berkoodinasi dengan Dinas PUTR Tana Toraja merespon cepat bencana alam yang terjadi di jalan poros Rembon, Kelurahan Kamali Pentalluan, Kecamatan Makale, Selasa, 27 Agustus 2024. Beberapa buah batu besar jatuh dari perbukitan dan menutupi sebagian badan jalan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Batu besar itu […]

  • Banyak Kejadian Pencuri Berpura-pura Jadi Petugas PLN, Warga Diimbau Waspada

    Banyak Kejadian Pencuri Berpura-pura Jadi Petugas PLN, Warga Diimbau Waspada

    • calendar_month Kam, 6 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Laporan yang dilakukan oleh seorang warga Burake, Makale, ke polisi terkait adanya peristiwa pencurian yang dilakukan oleh dua orang, yang berpura-pura menjadi pegawai PLN, seolah membuka tabir. Ternyata, aksi oknum-oknum dengan modus berpura-pura menjadi pegawai PLN dan melakukan pemeriksaan listrik di rumah itu, sudah terjadi sejak dua pekan terakhir di beberapa wilayah […]

  • Harun Rante Lembang Resmi Jadi Anggota DPRD Kabupaten Toraja Utara

    Harun Rante Lembang Resmi Jadi Anggota DPRD Kabupaten Toraja Utara

    • calendar_month Sel, 6 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toraja Utara menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Peresmian Pemberhentian Antar Waktu anggota DPRD Kabupaten Toraja Utara Masa Jabatan 2019-2024 dan Pengangkatan Penggantian Antar Waktu Anggita DPRD Kabuoaten Toraja Utara Sisa Masa Jabatan Tahun 2019-2024 dilaksanakan  di Ruang Rapat Kantor DPRD, Selasa, 6 April 2021. Rapat Paripurna ini […]

  • Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana Puji Keindahan Alam Toraja

    Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana Puji Keindahan Alam Toraja

    • calendar_month Rab, 24 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana menggelar kunjungan kerja ke Kabupaten Tana Toraja, Rabu, 24 Agustus 2022. Rombongan Kapolda tiba di Toraja Rabu siang menggunakan pesawat komersil melalui Bandara Toraja dan disambut langsung Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeq. Rombongan Kapolda langsung menuju Mapolres Tana Toraja di Makale dan […]

  • IMT Sikamali’ PNUP Gelar Bakti Sosial di SDN 5 Bittuang Kelas Jauh Sandana

    IMT Sikamali’ PNUP Gelar Bakti Sosial di SDN 5 Bittuang Kelas Jauh Sandana

    • calendar_month Sab, 2 Sep 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Ikatan Mahasiswa Toraja SIKAMALI’ Politeknik Negeri Ujung Pandang (IMT SIKAMALI’ PNUP) melaksanakan kegiatan bakti sosial di Lembang Sandana, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, tepatnya di SDN 5 Bittuang Kelas Jauh Sandana. Bakti sosial yang dilaksanakan selama 6 hari tersebut mengangkat tema “Sangtengkan Gau’ Napokendek Pa’kamayan Maluangan” itu berlangsung selama 6 hari, dari […]

  • Konsen Urus Perbatasan Kabupaten, Wabup Toraja Utara Optimis Tuntas Bulan Juni

    Konsen Urus Perbatasan Kabupaten, Wabup Toraja Utara Optimis Tuntas Bulan Juni

    • calendar_month Sel, 11 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTELEMO — Selasa, 11 Mei 2021, Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong dan Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeq bertemu di Buntu Buaya, yang merupakan perbatasan Lembang Tadongkon (Toraja Utara) dan Kelurahan Sarira (Tana Toraja). Hadir pula Sekretaris Daerah Tana Toraja, Semuel Tande Bura dan Kabag Pemerintahan dari kedua kabupaten. Kedua petinggi daerah […]

expand_less