oleh

Setiap Calon Pengantin di Lembang Kaduaja Wajib Tes Urine

KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja kembali mempersiapkan program “Desa Bersinar” (Bersih Narkoba) yang kali ini dilakukan di Lembang Kaduaja, Kecamatan Gandang Batu Silannan, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Rabu, 24 Maret 2021.

Dalam sosialisasi “Desa Bersinar” ini hadir sebagai pemateri, Kepala BNNK Tana Toraja, AKBP Natalia Dewi Tonglo, Kepala Kesbangpol Tana Toraja, dan perwakilan DPML Tana Toraja.

Kepala BNNK Tana Toraja, AKBP Natalia Dewi Tonglo, dalam rilis Humas BNNK Tana Toraja menyampaikan tujuan kegiatan ini adalah membuat rencana aksi untuk mewujudkan Lembang Kaduaja ‘Bersinar’ (Bersih Narkoba).

“Aksi yang akan dilakukan dalam menuju Desa Bersinar ini yakni melakukan sosialisai bahaya narkoba dalam Kegiatan-kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan,” terang AKBP Dewi Tonglo.

Baca Juga  Terlibat Kasus Narkoba, Pria Ini Terpaksa Menikah di Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten Tana Toraja

Selain itu, lanjut Dewi, juga membentuk relawan dan penggiat anti narkoba di Lembang Kaduaja, serta juga memasang sticker dan spanduk tentang bahaya narkotika. Kemudian membentuk Tim Agen Pemulihan dan IBM. Lalu membuat regulasi dalam bentuk Peraturan Lembang tentang P4GN untuk Aksi Inovasi Lembang Kaduaja.

“Regulasi itu, yakni mengharuskan setiap calon pengantin untuk melakukan tes urine di BNN. Dan setiap warga yang akan mengambil Surat Keterangan Berkelakuan Baik juga harus dilakukan pemeriksaan urine,” urai Dewi.

Selain itu, juga akan menjadikan obyek wisata Sangbua sebagai tempat wisata bersinar (bersih narkoba) dengan memasang spanduk2 P4GN di lokasi wisata tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, selain sosialisasi, juga dilakukan penandatanganan MoU (memorandum of understanding) antara BNNK Tana Toraja dengan Kepala Lembang Kaduaja tentang P4GN. Juga dilakukan tes urine kepada 10 orang aparat Lembang dengan hasil semuanya negatif.

Baca Juga  Lima Anak Pramuka di Tana Toraja Jadi Duta Perubahan Perilaku

Hadir dalam sosialisasi ini, diantaranya tokoh agama, tokoh pendidik, tokoh pemuda, Babinsa, Bidan Desa, tokoh wanita , para peserta KKN , dan sejumlah tokoh masyarakat. (*)

Penulis: Desianti/Rls
Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya