Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dosen UKI Toraja Jadi Pembicara pada Forum Gereja -Gereja Sedunia di Korea Selatan

Dosen UKI Toraja Jadi Pembicara pada Forum Gereja -Gereja Sedunia di Korea Selatan

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Sab, 6 Jul 2024
  • comment 0 komentar

Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Teologi UKI Toraja Pdt. Dr. Johana Ruadjanna Tangirerung saat jadi pembicara pada fotum Gereja-Gereja sedunia di Korea Selatan. (foto: dok. istimewa/kareba-toraja).


KAREBA -TORAJA.COM, MAKALE — Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Teologi UKI Toraja Pdt. Dr. Johana Ruadjanna Tangirerung, M.Th., merupakan salah satu wakil dari Indonesia yang menjadi Komisioner Education Ecumenical Formation of World Council Churches (EEF-WCC).

EEF adalah salah satu komisi pada Dewan Gereja-Gereja Sedunia yang memberi perhatian pada pendidikan teologi dan ekumenisme di seluruh dunia.

Komisi ini dibentuk oleh WCC dengan tujuan menjadi perpanjangan tangan WCC untuk pengembangan spirit dan hidup ekumenis yang inklusif. Tiga pilar yaitu keadilan (Justice), perdamaian dan rekonsiliasi (Peace & reconsiliation,  kesatuan (unity) akan dielaborasi dalam komisi EEF.

Pada tanggal 23-29 Juni 2024, EEF-WCC mengadakan pertemuan di Yonsei University, Seoul, Korea Selatan untuk membahas program kerja yang dihadiri 33 Komisioner dari seluruh dunia.

Pdt. Dr. Johana R Tangirerung, M.Th. adalah salah satu komisioner berasal dari Indonesia tepatnya dari Toraja.

Pdt. Dr. Johana R Tangirerung, M.Th. adalah Pendeta Gereja Toraja yang melayani sebagai dosen penuh waktu pada Universitas Kristen Indonesia Toraja

Dalam forum itu, Pdt. Dr. Johana R Tangirerung, M.Th. berbicara mengenai keadilan (justice) dimulai dari perspektif Alkitab.

Dalam pemaparannya, Pdt. Johana membahas tentang keadilan yang sangat sulit diwujudkan secara benar dengan studi kasus tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Paparan Pdt. Johana ini menarik banyak perhatian peserta, dan menjadi starting poin untuk menekankan pentingnya keadilan menjadi inti dari kehidupan bergereja.

Pembahasan mengenai perdamaian dan kesatuan, dibahas dengan metode yang sama yaitu dimulai dengan paparan Alkitab, lalu dibahas dalam kelompok-kelompok dan pada akhirnya diplenokan.

Ketiga pilar ini menjadi inti dalam komisi ini untuk dijabarkan dalam program pendidikan teologi dan ekumenis dunia.

Komisi ini memberi perhatian pada bagaimana formasi pendidikan dan ekumene menjadi instrumen dalam mencapai keadilan, perdamaian dan kesatuan sehingga terwujud kehidupan yang penuh harmoni dan persaudaraan.

Dua progaram utama dari komisi ini adalah Pendidikan ekumenis di Bossey Institute dan GETI (Global Ecumenical Theological Institute).

GETI merupakan kegiatan seminar dan studi berlangsung 6 Minggu. Bossey institute merupakan studi/course berpusat di Jeneva, Swiss selama 6 bulan. Warga Gereja, Mahasiswa Teologi dan Pendeta muda dapat mengikuti dua program utama komisi ini. Program ini sudah pernah diikuti oleh alumni dan Dosen Fakultas Teologi UKI Toraja tahun 2022 dan 2023 yaitu Glory Mery Manapa’ dan Cristanto Rappan Paledung, M.Th. Sedangkan GETI juga pernah diikuti oleh dosen Fakultas Teologi UKI Toraja, yaitu Cristanto Rappan Paledung, M.Th di Jerman.

Dalam meeting itu juga dibahas bagaimana membangun networking sekolah-sekolah teologi dalam memperkenalkan spirit ekumene yang menjunjung tinggi keadilan, perdamian dan ksatuan atau keutuhan.

Tantangan ekumenis adalah fanatisme gereja, aliran dan tradisi. Tantangan lain adalah gereja-gereja sangat meneknakan lokalitas atau penekanan serta perhatian pada konteks ketimbang bagaimana bersama-sama sebagai satu tubuh Kristus membangun kehidupan yang adil, damai dan utuh/satu.

Kegiatan ini ditutup pada tanggal 28 Juni, dan dalam penutupan itu Pdt. Johana menyerahkan plakat dari UKI Toraja untuk Yonsei University, EEF-WCC dan Bosey Institute sebagai momentum awal networking dan rekognisi dunia pada UKI Toraja dan Gereja Toraja.(*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Solusi OmBas-Dedy Mengatasi Masalah Sampah di Toraja Utara

    Ini Solusi OmBas-Dedy Mengatasi Masalah Sampah di Toraja Utara

    • calendar_month Rab, 28 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dalam jangka pendek, Dinas Lingkungan Hidup, OPD yang menangani masalah sampah, diminta untuk menambah armada pengangkut sampah. Namun dalam jangka panjang, penanganan sampah di Toraja Utara akan diserahkan ke pihak ketiga. “Penanganan sampah dalam kota ini (Rantepao dan Tallunglipu) nanti akan kita pihakketigakan. Daripada bikin sakit kepala. Belum mobilnya, olinya, sopirnya, lebih […]

  • Tim Verifikasi Kalpataru Disambut Ratusan Spanduk Dukungan Terhadap Pdt Rasely Sinampe

    Tim Verifikasi Kalpataru Disambut Ratusan Spanduk Dukungan Terhadap Pdt Rasely Sinampe

    • calendar_month Kam, 12 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Ratusan spanduk dan baliho dukungan terhadap Pendeta Rasely Sinampe untuk mendapat penghargaan Kalpataru tahun 2022 berdiri berjejer di sepanjang jalan masuk ke kebun percontohan milik Yayasan Tallu Lolona di Batuleleng, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Kamis, 12 Mei 2022. Ratusan spanduk ini seolah menyambut Tim Verifikasi dan Validasi Kalpataru 2022 dari Kementerian Lingkungan […]

  • Pickup Bermuatan 4 Orang Jatuh ke Sungai di Se’pon, Makale

    Pickup Bermuatan 4 Orang Jatuh ke Sungai di Se’pon, Makale

    • calendar_month Kam, 14 Des 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebuah mobil jenis pickup yang bermuatan 4 orang terjatuh ke Sungai Sa’dan, tepatnya di Se’pon, Kelurahan Lapandan, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Kamis, 14 Desember 2023 petang. Kecelakaan tunggal yang terjadi sekitar pukul 17.00 Wita itu menyebabkan mobil tercebur ke dalam sungai yang dipenuhi air. Empat orang penumpang mobil itu dengan nomor polisi […]

  • Tim Pengambangan Entrepreneurship dan Leadership IAKN Toraja Adakan Pelatihan Kewirausahaan untuk Remaja

    Tim Pengambangan Entrepreneurship dan Leadership IAKN Toraja Adakan Pelatihan Kewirausahaan untuk Remaja

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • account_circle Desianti/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja, melalui  Tim Pengembangan Entrepreneurship dan Leadership melaksanakan Pelatihan Kewirausahaan dan Kepemimpinan kepada 65 remaja binaan Pusat Pengembangan Anak (PPA) Banne Marendeng ID 0801. Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam merealisasikan  program Kementerian Agama tentang peningkatan Ekonomi Umat melalui sektor peternakan yang potensial di Toraja. […]

  • Dampak Pemberlakuan Syarat Tes PCR, Penumpang Bandara Toraja Turun Drastis

    Dampak Pemberlakuan Syarat Tes PCR, Penumpang Bandara Toraja Turun Drastis

    • calendar_month Sab, 30 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Pemberlakuan syarat wajib tes PCR bagi penumpang pesawat yang berlaku secara nasional sejak 24 Oktober 2021 juga berdampak di Bandara Toraja. Kepala Bandara Toraja, Anas Labakara yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat, 29 Oktober 2021, mengaku pemberlakuan tes PCR bagi penumpang pesawat berdampak terhadap jumlah kunjungan, baik dari maupun menuju Bandara Toraja. […]

  • Warga yang Belum Divaksin Covid-19 Tidak Dibolehkan Hadiri Rambu Solo’?

    Warga yang Belum Divaksin Covid-19 Tidak Dibolehkan Hadiri Rambu Solo’?

    • calendar_month Sen, 10 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebuah kebijakan tegas diberlakukan aparat keamanan pada upacara adat Rambu Solo’ di Lingkungan Milan, Kecamatan Makale, Senin, 10 Januari 2022. Warga yang hendak menghadiri upacara adat Rambu Solo’ tersebut diperiksa kartu vaksin Covid-19. Dan bagi yang belum divaksin, tidak diperkenankan masuk ke area upacara Rambu Solo’. Upaya ini, konon dilakukan untuk mempercepat […]

expand_less