Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Adat dan Budaya » Kenakan Busana Adat Toraja, Siswi SMAN 2 Enrekang Kristin Natalia Patading Juara Duta Pelajar Enrekang 2026

Kenakan Busana Adat Toraja, Siswi SMAN 2 Enrekang Kristin Natalia Patading Juara Duta Pelajar Enrekang 2026

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kristin Natalia Patading, Siswa SMAN 2 Enrekang bersama Orangtua di ajang Duta Pelajar Enrekang 2026. (Foto: Dokumen Pribadi)

 


KAREBA-TORAJA.COM, ENREKANG —
Duta Pelajar Kabupaten Enrekang Tahun 2026 berlangsung sukses dan meriah yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Enrekang, Senin malam 18 Mei 2026.

Ajang bergengsi yang mempertemukan pelajar-pelajar berbakat dari berbagai sekolah di Kabupaten Enrekang ini berlangsung ketat.

Kristin Natalia Patading, siswi SMA Negeri 2 Enrekang berhasil keluar sebagai juara pertama untuk kategori puteri.

Kristin unggul diatas finalis lainnya berdasarkan penilaian dari Juri dengan beberapa kategori penilaian mulai dari:

  1. Kemampuan Akademik: Meliputi pengetahuan umum dan kemampuan analisis.
  2. Kepribadian: Sikap, etika dan kemampuan berinteraksi dengan orang lain.
  3. Bakat dan Kreativitas: Kemampuan menampilkan bakat unik yang dimiliki.
  4. Wawasan Kebangsaan: Pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan dan budaya daerah.

Tak hanya itu, Kristin berhasil menarik perhatian juri dengan tampil bedah dalam balutan busana adat Toraja diantara peserta lain yang menggunakan busana adat Bugis.

Busana Adat Toraja yang digunakan Kristin bukan tanpa alasan, Pelajar berprestasi kelahiran Enrekang tahun 2008 silam ini adalah gadis keturunan Toraja dari pasangan ayah Salman Patading dan ibu Surita Masirri.

Kedua orangtuanya adalah asli Toraja, ibunya dari Buntu Pune, Ba’tan Kesu’ sementara ayahnya dari La’bo Toraja Utara yang sejak tahun 1993 menetap di Kota Enrekang karena tuntutan pekerjaan.

Kepada Wartawan Kareba Toraja, Kristin mengaku memilih menggunakan pakaian adat Toraja karena ini adalah bentuk kebanggaannya terhadap identitas dan budaya yang dimiliki.

“Bagi saya, budaya tidak hanya dipakai saat berada di daerah asalnya saja, tetapi juga harus diperkenalkan dan dibanggakan dimanapun kita berada” tutur Kristin.

“Melalui ajang Duta Pelajar Kabupaten Enrekang ini, saya ingin menunjukkan bahwa keberagaman budaya adalah kekuatan dan generasi muda memiliki peran untuk menjaga serta memperkenalkannya kepada masyarakat luas” tutur Kristin lebih lanjut.

Kristin mengaku menggunakan baju adat Toraja juga menjadi strategi bagi dirinya untuk menarik perhatian juri karena Kristin melihat finalis yang lain kebanyakan mengenakan baju adat Bugis sehingga ingin tampil beda dari finalis lainnya. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Opini: PSM Makassar Juara Dihati

    Opini: PSM Makassar Juara Dihati

    • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Oleh: Rusman Madjulekka JUMAT keramat dirayakan di Pamekasan, Madura, Jawa Timur. 31 Maret 2023. Hari itu, di stadion kandang Madura United, PSM Makassar berhasil mengunci titel juara kasta tertinggi kompetisi sepakbola tanah air, Liga 1 Indonesia 2022/2023. Dengan koleksi poin 72, tak terkejar  lagi rival terdekatnya, meski tim “Juku Eja” masih menyisakan 2 laga penutup. […]

  • PMTI Terbentuk di Eropa, Pertemuan Diaspora Toraja Dihadiri Dubes Belanda

    PMTI Terbentuk di Eropa, Pertemuan Diaspora Toraja Dihadiri Dubes Belanda

    • calendar_month Kamis, 27 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BELANDA — Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) terbentuk di Benua Eropa. Komunitas diaspora Toraja yang tinggal di beberapa negara Eropa, seperti Belanda, Inggris, dan Perancis bersatu membentuk PMTI Eropa. Pelantikan Pengurus PMTI Eropa ini dilaksanakan pada tanggal Kamis, 26 Oktober 2022. Sebelumnya dalam pertemuan diaspora Toraja dihadiri Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda, Mayerfas, […]

  • TERKINI: Dua Lagi Warga Toraja Utara Meninggal Dunia karena Covid-19

    TERKINI: Dua Lagi Warga Toraja Utara Meninggal Dunia karena Covid-19

    • calendar_month Sabtu, 10 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Selain jumlah warga yang terkonfirmasi positif, pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 di Kabupaten Toraja Utara, juga terus bertambah. Sabtu, 10 Juli 2021, bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional Pongtiku, dua warga Toraja Utara meninggal dunia karena Covid-19. Keduanya meninggal dunia di RS Pongtiku, Tallunglipu. Dengan bertambahnya dua warga tersebut, jumlah pasien yang […]

  • Perpanjangan Kontrak PPPK Toraja Utara Tunggu Petunjuk Pemerintah Pusat

    Perpanjangan Kontrak PPPK Toraja Utara Tunggu Petunjuk Pemerintah Pusat

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    Rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk pemerintah kabupaten/kota diselenggarakan secara terpusat oleh Pemerintah Pusat melalui kerja sama antara Kementerian PANRB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pemerintah daerah (Pemkab/Pemkot) bertindak sebagai pengusul formasi dan penentu penempatan; Pada kontrak kerja tahun pertama (2024), pemerintah pusat membayar gaji PPPK melalui DAU PPPK. Jika masih diperpanjang, pemerintah […]

  • Apakah Suhu yang Lebih Dingin dari Biasanya di Toraja Berkaitan dengan Fenomena Aphelion?

    Apakah Suhu yang Lebih Dingin dari Biasanya di Toraja Berkaitan dengan Fenomena Aphelion?

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Selama bulan Juli 2021 masyarakat Toraja merasakan suhu yang lebih dingin pada malam hingga dinihari. Kondisi ini tidak seperti bulan-bulan sebelumnya. Bulan ini, suhu terasa lebih dingin dan banyak masyarakat yang menanyakan apakah suhu dingin di Toraja sebagai dampak dari Aphelion (jarak terjauh bumi dengan matahari) yang beberapa hari ini menjadi perbincangan […]

  • ASN, Swasta, dan Perguruan Tinggi Diminta Ikut Bergotong-royong Tekan Stunting dengan Pola Adopsi

    ASN, Swasta, dan Perguruan Tinggi Diminta Ikut Bergotong-royong Tekan Stunting dengan Pola Adopsi

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Kabupaten Tana Toraja diminta ikut terlibat secara bergotong-royong dalam menekan angka stunting. Caranya adalah setiap ASN diharapkan ikut berkontribusi dengan cara mengadopsi setiap anak beresiko atau sudah berstatus stunting yang ada di lingkungan sekitar tempat tinggalnya. “Saat ini Dandim (Komandan Kodim 1414 Tana Toraja) dan […]

expand_less