Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Baru SMP, Remaja Asal Sillanan Ini Bisa Hasilkan Uang dari Miniatur Tongkonan

Baru SMP, Remaja Asal Sillanan Ini Bisa Hasilkan Uang dari Miniatur Tongkonan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 26 Mei 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Usianya masih relatif muda, 14 tahun. Baru duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama. Berbekal bakat alam dan pengalaman mengikuti ayahnya yang berprofesi sebagai tukang bangunan (Tongkonan), Marsel, begitu dia biasa disapa, sudah bisa menghasilkan uang dari kreatifitasnya membuat miniatur Tongkonan.

Laporan: Abdul Munir – Gandangbatu Sillanan

Saat ini, Marsel sedang menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Pertama di Perindingan, Kecamatan Gandangbatu Sillanan. Marsel tergolong anak yang pemalu dan pendiam. Dia lebih banyak menghabiskan waktunya dengan menggambar dan membuat miniatur rumah adat Toraja (Tongkonan). Apalagi di tengah pandemi Covid-19, Marsel lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dengan membuat miniatur Tongkonan.

Membuat miniatur adalah salah satu hobi dan kreatifitas yang dikembangkan Marsel saat berada di rumah. Baginya, membuat miniatur adalah hal yang sangat menyenangkan.  Seolah menjadi teman bermainnya. Ia dapat menuangkan pikiran dan imajinasinya, juga menyuarakan banyak hal yang tidak bisa ia ucapkan.

Marsel membuat miniatur Tongkonan sejak November 2020 hingga saat ini, tiap sore hari. Sejak November 2020, Marsel sudah membuat 3 miniatur Tongkonan yang berbeda dengan harga bervariasi. Satu miniatur Tongkonan dia jual dengan harga antara Rp 8 hingga Rp 10. Terantung tingkat kerumitan pembuatannya. Modal yang ia keluarkan untuk membuat 1 miniatur Tongkonan sekitar Rp4-5 juta.

Selain membuat miniatur, Marsel juga suka ikut bersama ayah jadi tukang rumah Tongkonan dan sisa kayu yang sudah tidak digunakan dia bawah ke rumah untuk membuat miniaturnya.

Melalui karyanya, Marsel berharap meskipun sedang berada di rumah seperti sekarang ini, bukan berarti hanya bermalas-malasan atau berdiam diri. “Kita bisa melakukan hal-hal produktif dan bermanfaat yang belum pernah dilakukan,” katanya.

Rencana ke depannya, Marsel ingin membuat kepala untuk pelaminan pernikahan untuk jadi orderan. “Kalau ada yang bisa membantu modal, saya sangat bersyukur,” ujarnya.

Marsel berpesan “Mari jadikan masa pandemi untuk membuat kita lebih baik lagi. Yuk, jangan hanya rebahan, tetapi buatlah perubahan.”

Marsel ingin pandemi ini segera berakhir dan anak muda Indonesia tidak kehilangan waktu untuk mengembangkan diri secara optimal. Ia berharap pandemi ini menjadi refleksi untuk kita menjadi lebih baik lagi, lebih sadar tentang pentingnya menjaga kebersihan terutama dari yang sangat kecil tapi berpengaruh besar, yaitu mencuci tangan.

Pesan Marsel bagi anak muda lainnya, “Yakinlah setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Siang diciptakan karena yang gelap tidak akan selamanya gelap. Semua akan indah pada waktunya. Jadi, jangan mudah menyerah dan tetap semangat.”

Sementara itu ibunda Marsel berharap agar terus menekuni karya sembari terus belajar dan semoga Marsel sukses dalam berkarya. (*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dianggap Pemalakan, Restribusi Potong Hewan di Toraja Tuai Sorotan

    Dianggap Pemalakan, Restribusi Potong Hewan di Toraja Tuai Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemungutan retribusi potong hewan pada upacara adat Rambu Solo’ dan Rambu Tuka di Toraja disorot. Pasalnya, pungutan itu dianggap sebagai pemalakan terhadap keluarga yang sedang berduka. Sorotan ini disampaikan praktisi hukum senior, yang juga Wakil Ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Bidang Politik dan Hukum, Pither Singkali, SH, MH, kepada sejumlah […]

  • Kalatiku Ingin Akhiri Pemerintahannya dengan Opini WTP, Bupati Baru Diharap Melanjutkannya

    Kalatiku Ingin Akhiri Pemerintahannya dengan Opini WTP, Bupati Baru Diharap Melanjutkannya

    • calendar_month Selasa, 26 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan menyatakan dirinya akan mengakhiri pemerintahannya bersama Yosia Rinto Kadang dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Dia ingin agar laporan keuangan pemerintah Toraja Utara selama dipimpin Kalatiku-Rinto selalu meraih opini WTP dari BPK. Karena Toraja Utara sudah lima kali berturut-turut meraih opini […]

  • Bea Cukai Malili Sita Ribuan Batang Rokok Ilegal di Tana Toraja

    Bea Cukai Malili Sita Ribuan Batang Rokok Ilegal di Tana Toraja

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Bea Cukai Malili berhasil mengamankan ribuan batang rokok ilegal di Kabupaten Tana Toraja. (foto: dok. istimewah). KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bea Cukai Malili bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Bagian Perekonomian dan SDA Setda dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tana Toraja kembali menggelar operasi pasar dalam rangka pengawasan peredaran barang kena cukai (BKC) berupa […]

  • Kontingen Tana Toraja Masuk 5 Besar Terbaik Pesparani Nasional Katolik II

    Kontingen Tana Toraja Masuk 5 Besar Terbaik Pesparani Nasional Katolik II

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KUPANG — Tim Paduan Suara Tana Toraja yang mewakili Sulawesi Selatan berhasil masuk lima besar peraih Gold pada Kategori Paduan Suara Dewasa Campuran pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Nasional Katolik II, yang dilaksanakan di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Urutan teratas pada kategori ini ditempati Jawa Barat. Disusul DKI Jakarta , Sulawesi Utara, […]

  • Lakalantas di KM 14 Palopo, Seorang Pendeta Gereja Toraja Dikabarkan Meninggal Dunia

    Lakalantas di KM 14 Palopo, Seorang Pendeta Gereja Toraja Dikabarkan Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 18 Okt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, PALOPO — Kecelakaan tunggal yang melibatkan sebuah minibus Toyota Rush terjadi di jalan poros Toraja-Palopo, tepatnya di KM 14 Kelurahan Battang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Rabu, 18 Oktober 2023. Kendaraan yang melaju dari arah Toraja menuju Palopo itu terjatuh ke jurang di tengah hujan yang mengguyur. Akibat kecelakaan tersebut, seorang Pendeta Gereja Toraja, […]

  • Dapat Proper Merah dari Kementerian LHK, Begini Jawaban PT Malea Energy

    Dapat Proper Merah dari Kementerian LHK, Begini Jawaban PT Malea Energy

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dua perusahaan yang berkedudukan di Tana Toraja dan Toraja Utara, yakni PT Malea Energy yang bergerak di bidang PLTA (Malea) dan PT Toarco Jaya yang bergerak di bidang pengelolaan kopi mendapat Proper Merah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI tahun 2021-2022. PROPER adalah Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan […]

expand_less