oleh

Andi Sudirman: Program Strategis untuk Toraja Tetap Dilanjutkan

KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa program-program strategis pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang sudah ditetapkan sebelumnya, akan dilanjutkan. Meski saat ini, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah sedang menghadapi masalah hukum di KPK.

Penegasan itu diungkapkan Andi Sudirman saat bertemu dengan pengurus Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, di Hotel Aston Makassar, Rabu, 10 Maret 2021.

Andi Sudirman mengungkapkan pertemuan tersebut membahas program strategis pemerintah khususnya berkaitan dengan kelanjutan pembangunan di Tana Toraja dan Toraja Utara.

“Pertemuan kami untuk menerima masukan dan proyeksi ke depan terkait kelanjutan program strategis Toraja. Seperti jalan yang menghubungkan Bua-Rantepao, Batusitanduk-Sadan, Simbuang, dan yang lainnya,” ujar Andi Sudirman.

Baca Juga  Sidang Sinode AM XXV Gereja Toraja Ditunda Pelaksanaannya

Selain itu, kata Andi Sudirman, program pariwisata dan budaya Toraja juga menjadi pembahasan sebagai bagian program strategis pemerintah dan menjadi road map Sulsel ke depan.

“Kami tentu terus dan tetap dalam komitmen kami dalam pembangunan yang merata dan berkeadilan,” tegasnya.

Ketua Umum Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Pendeta Musa Salusu didampingi Ketua I Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja, Pendeta Alfred Anggui, mengapresiasi pertemuan tersebut.

“Kami telah menyampaikan supaya Pemprov dapat memberi perhatian untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, pelayanan kesehatan, pendidikan dan sarana dan prasarana di Toraja,” jelasnya.

Pendeta Musa juga mengapresiasi rencana Plt Gubernur yang akan menuntaskan pembangunan jalan propinsi di Toraja sekaligus berkomitmen untuk memberi perhatian melalui bantuan hibah pembangunan RS Elim.

Baca Juga  BPS Gereja Toraja Kecam Aksi Terorisme yang Membantai 4 Warga Asal Toraja di Poso

Pendeta Musa juga berharap kesediaan Plt Gubernur untuk hadir dalam pembukaan pelaksanaan Sidang Sinode Am yang akan digelar pada Juli mendatang. Sidang Sinode Am, kata Pendeta Musa, merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi dalam Gereja Toraja. (*)

Penulis: Desianti/Rls
Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya