Perkara Narkoba; 4 Tersangka Beserta Barang Bukti 83 Gram Sabu-sabu Diserahkan ke Kejari Tana Toraja
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 6 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Penyidik Polres Tana Toraja menyerahkan 4 tersangka dan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu ke Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Selasa, 14 April 2026. (AP/Kareba Toraja).
KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Penyidik Satuan Narkoba Polres Tana Toraja menyerahkan 4 tersangka beserta beberapa barang bukti ke Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Selasa, 14 April 2026. Ini merupakan penyerahan tahap kedua.
Keempat tersangka yang diserahkan ke Kejaksaan itu merupakan terduga pelaku penyalahgunaan narkoba yang ditangkap Satres Narkoba Polres Tana Toraja pada 28 Januari 2026 yang lalu di wilayah Toraja Utara.
Keempat tersangka tersebut yang diserahkan tersebut, masing-masing ETT alias Oliv, MJ, D, dan ADM.
Selain tersangka, diserahkan pula barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 83.0754 gram. Barang bukti sabu-sabu ini sudah dinyatakan mengandung Metamfetamina berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik Polda Sulawesi Selatan. Juga beberapa barang bukti lain.
Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Muhammad Farid menjelaskan bahwa dari empat tersangka ini, penyidik memisahkan berkasnya menjadi dua.
Untuk tersangka ETT alias Oliv disangka melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Jo. Pasal 20 huruf c UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Juncto Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Sedangkan tiga pelaku lainnya, yakni MJ, D, dan ADM disangka melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Juncto Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Juncto Pasal 20 huruf d Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP atau Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Juncto Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Juncto Pasal 20 huruf d Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
“Setelah dilakukan penyerahan tahap dua, perkara tersebut akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Makale untuk dilakukan penuntutan,” jelas Muhammad Farid.
Saat ini, kata Muhammad, keempat tersangka dilakukan penahanan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja selama 20 hari sejak tanggal 14 April 2026 sampai dengan 03 Mei 2026 di Rutan Kelas IIB Makale.
Libatkan Kasat dan Kanit Narkoba Polres Toraja Utara
Perkara narkoba yang ditangani oleh Polres Tana Toraja ini sangat menarik perhatian publik. Sebab, dalam perjalanannya, terungkap bahwa ETT alias Oliv menyetor sejumlah uang sebesar Rp 10 juta per pekan kepada Kasat Narkoba Polres Toraja Utara (kini mantan), AKP Arifan Efendy dan Kanit Narkoba (kini mantan), AIPTU Nasrul.
Perkara setoran rutin dari Oliv kepada Kasat dan Kanit Narkoba Polres Toraja Utara ini sudah diungkap dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) yang digelar di Polda Sulawesi Selatan, awal Maret lalu.
Bahkan kedua perwira Polres Toraja Utara itu sudah diputuskan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari anggota Polri.
BERITA TERKAIT: Disanksi PTDH, Mantan Kasat Narkoba Polres Toraja Utara Ajukan Banding
Muhammad Farid lebih lanjut menyatakan bahwa Kejari Tana Toraja akan bekerja profesional dan transparan dalam mengawal dan memantau penanganan perkara.
“Tidak menutup kemungkinan dalam proses sidang yang terbuka untuk umum akan ditemukan fakta adanya keterlibatan pihak-pihak lainnya,” pungkas Muhammad. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar