Selain Bantu Peti Jenazah, Gereja Toraja Juga Buka Posko Bantuan Bencana Alam

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, melalui Crisis Center Gereja Toraja (CCGT), membuka Posko bantuan bencana alam tanah longsor, yang terjadi di beberapa lokasi di Tana Toraja, termasuk di Palangka dan Pangra’ta.

Posko bantuan kemanusiaan itu dibuka di Kantor Pusat BPS Gereja Toraja, Tongkonan Sangulele, Rantepao, Toraja Utara.

Sebelumnya, Crisis Centre Gereja Toraja juga membantu mengadakan belasan peti jenazah untuk para korban tanah longsor di Palangka, Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja.

Peti jenazah sumbangan dari Crisis Centre Gereja Toraja ini dikumpulkan di depan kamar jenazah RSUD Lakipadada.

Pada ibadah penyerahan jenazah dari Pemda Tana Toraja kepada keluarga korban, Ketua Umum BPS, Pdt. Alfred Anggui, memimpin ibadah pelepasan.

Baca Juga  Kasus Persetubuhan Anak Dibawah Umur; Pelaku dan Keluarga Korban Ditangkap Polisi

Koordinator Crisis Centre Gereja Toraja, Pdt Yusuf Paliling mengatakan pihak membuka Posko Bantuan di Tongkonan Sangulele Rantepao untuk menghimpun donasi dari masyarakat dan disalurkan kepada korban bencana alam, baik di Tana Toraja maupun di Toraja Utara.

“Kami (CCGT) membuka Posko bantuan di Tongkonan Sangullele Gereja Toraja. Bantuan bisa berupa dana maupun  sembako dapat disalurkan di Posko bencana CCGT. Untuk peti jenazah, telah diserahkan sebanyak 13 unit,” ungkap Pdt Yusuf Paliling, Senin, 15 April 2024.

Koordinator CCGT, yang juga Ketua V BPS Gereja Toraja, menjelaskan bantuan yang dihimpun itu, tidak hanya disalurkan ke Palangka dan Pangra’ta saja, tetapi semua lokasi bencana alam di Toraja.

Baca Juga  Pelaku Percabulan Terhadap 3 Anak Dibawah Umur di Sesean Mesti Dihukum Maksimal

Diketahui, bencana longsor juga terjadi di beberapa titik lainnya di wilayah Kabupaten Tana Toraja maupun Toraja Utara, seperti di Palesan, Patekke, Batualu, Bokin, Sopai, dan lain-lain.

“Untuk itu, CCGT mengajak teman-teman semua (jemaat, klasis, lembaga maupun perorangan) untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita para korban bencana,” pungkas Pdt. Paliling. (*)

Penulis: Desianti/Rls
Editor: Arthur

Komentar