Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Yuliana Apresiasi Manfaat Nyata Transformasi Mutu Layanan Program JKN

Yuliana Apresiasi Manfaat Nyata Transformasi Mutu Layanan Program JKN

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak terkecuali ibu hamil yang kontrol dan persalinannya dijamin oleh BPJS Kesehatan.

Seperti yang diungkap oleh salah satu bidan bernama Yuliana Siang (38) yang bertugas di Puskesmas Batusura’, Kabupaten Tana Toraja. Ia mengatakan bahwa kini akses layanan kesehatan bagi para ibu hamil sangat mudah. Sudah banyak ibu hamil yang kontrol kandungan hingga melahirkan di puskesmas tempat ia bekerja.

“Sekarang BPJS semakin mudah, apalagi untuk ibu hamil yang tentu tidak nyaman ketika harus antre panjang. Sudah tidak lagi  pakai kartu JKN atau fotokopian berkas yang banyak seperti dulu sehingga memudahkan para pasien yang mau berobat di puskesmas ini,” terangnya.

Transformasi mutu layanan telah banyak membawa perubahan positif terutama bagi para penerima manfaat JKN. Salah satunya dengan aturan baru sistem cardless atau tanpa kartu JKN membuat masyarakat tidak perlu repot membawa kartu kemana-kemana, cukup menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk melakukan akses layanan kesehatan.

Yuliana juga menjelaskan dengan adanya inovasi tersebut maka pihak penyedia fasilitas kesehatan juga menjadi lebih cepat dalam melayani pasien penerima manfaat JKN. Cukup dengan KTP saja langsung dapat dilihat melalui aplikasi P-Care terkait keaktifan kepesertaan seseorang.

“Kita pasti bantu untuk cek terlebih dahulu tinggal menunjukan KTP atau KK bisa juga menunjukan Mobile JKN jika sudah mengunduhnya, tentu sangat memudahkan pelayanan juga menjadi lebih cepat,” imbuhnya.

Ia menambahkan selama ini mayoritas ibu hamil yang berobat di Puskesmas Batusura’ merupakan peserta program JKN. Dalam hal pelayanan tentu tidak ada beda dengan pasien non program JKN. Hak pasien untuk mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik akan diberikan mulai dari fasilitas ultrasonografi (USG), kamar bersalin hingga obat – obatan yang telah diatur dalam ketentuan yang berlaku.

“Mungkin bisa dikatakan hampir semuanya itu memakai BPJS kalau mau lahiran atau sebelumnya memeriksakan kesehatan kehamilannya. Tentu disini tidak ada bedanya semua sama akan dilayani sesuai standart operasional dari puskesmas sini,dan selama ini juga belum ada kendala yang berarti,” katanya.

Yuliana berharap semakin banyak masyarakat yang mengikuti program JKN yang sudah banyak manfaatnya bagi masyarakat terutama untuk mendapatkan layanan kesehatan. Milsakan ibu hamil yang harus mendapatkan perhatian khusus untuk kesehatan ibu dan buah hatinya.

Proses persalinan juga tidak selalu dilakukan dengan normal, kondisi bayi dan ibunya yang memiliki masalah kesehatan sering kali mengharuskan untuk dilakukannya operasi sesar yang tentu saja membutuhkan banyak biaya.

Harapanya juga bagi ibu hamil yang belum ikut program BPJS untuk segera bisa mendaftar karena tidak semua ibu hamil bisa melakukan persalinan dengan normal. Banyak di sini juga kondisi bayi tidak memungkinkan dilahirkan normal tentu harus dilakukan operasi.

Nah kalau semisal pakai JKN tentu sudah tidak ada biaya lagi dan selama ini sudah ditanggung oleh pemerintah sehingga membuat ibu hamil tidak khawatir akan biaya banyak kalau operasi itu harus ditempuh,” imbuhnya.

Sebagai salah satu tenaga medis Yuliana tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pemerintah karena program JKN masih tetap ada hingga saat ini dengan berbagai macam manfaatnya.

“Terima kasih juga untuk BPJS Kesehatan yang sudah banyak membantu para pasien yang membutuhkan penanganan medis. Semoga para petugas kesehatan di faskes bersama BPJS Kesehatan turut membantu mensuksekan program pemerintah ini sehingga semakin banyak warga yang tertolong,” tutupnya. (*)

Penulis: Arsyad Parende/Rls
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Putri Toraja Ini Masuk Kontingen Sulsel Cabor Kick Boxing pada PON XXI Aceh-Sulut

    Putri Toraja Ini Masuk Kontingen Sulsel Cabor Kick Boxing pada PON XXI Aceh-Sulut

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Sebanyak 400 atlet dan official dari beragam cabang olahraga asal Provinsi Sulawesi Selatan yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh dan Sumatera Utara, dilepas secara resmi, Kamis, 30 Agustus 2024. Ratusan atlet yang akan berlaga pada kasta tertinggi olehraga dalam negeri ini dilepas oleh Pj Gubernur Sulawesi Selatan, […]

  • Legislator Sulsel, Yuniana Mulyana Gelar Kunjungan Pengawasan APBD 2024 di Mengkendek

    Legislator Sulsel, Yuniana Mulyana Gelar Kunjungan Pengawasan APBD 2024 di Mengkendek

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Demokrat, Yuniana Mulyana, SH menggelar kunjungan kerja ke daerah pemilihannya, yakni di Kabupaten Tana Toraja tepatnya Kelurahan Tengan, Kecamatan Malengkende, Jumat, 22 November 2024. Yuniana Mulyana hadir dalam kegiatan kunjungan pelaksanaan pengawasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulsel Tahun Anggaran 2024. Kegiatan […]

  • Warga Sipil Asal Toraja Ditembak KKB di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua

    Warga Sipil Asal Toraja Ditembak KKB di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua

    • calendar_month Selasa, 9 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, PUNCAK — Satu warga sipil asal Toraja dan satu warga asli Papua ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kios Yesey Mersey, Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Selasa, 9 April 2024. Dua warga sipil yang ditembak tersebut, masing-masing Nortinus Tabuni dan Yohanis Padallingan. Nortinus diketahui merupakan warga Ilaga, Papua. Sedangkan Yohanis Padallingan merupakan warga […]

  • OPINI: Ada Apa Dengan Toraja, Kasus Bunuh Diri Naik Drastis?

    OPINI: Ada Apa Dengan Toraja, Kasus Bunuh Diri Naik Drastis?

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Juneviki Miko Arroan* Toraja, yang dikenal karena salah satu prosesi pemakamannya yang paling mahal di dunia, akhir-akhir ini agaknya jargon ini dapat saja tergantikan dengan kasus bunuh diri di Toraja sendiri. Bagaimana tidak, kasus bunuh diri di Toraja dari tahun 2019 hingga 2021 sekarang sangat meningkat dengan tajam dan drastis. Hal ini tentunya sangat […]

  • Warga Denpina Adukan PT Nagata ke Anggota DPRD Sulsel, John Mangontan

    Warga Denpina Adukan PT Nagata ke Anggota DPRD Sulsel, John Mangontan

    • calendar_month Senin, 10 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, DENPINA — Anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi Sulsel, John Renden Mangontan melanjutkan Reses di Lembang Ma’dong, Kecamatan Dende’ Piongan Napo (Denpina), Kabupaten Toraja Utara, Senin, 10 Mei 2021. Momentum reses ini dimanfaatkan warga setempat untuk mengadukan sebuah perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang beroperasi di wilayah mereka. Perusahaan tersebut adalah PT Nagata, […]

  • Gunung Sesean Longsor Lagi, 1 Tongkonan, 4 Rumah, dan 7 Lumbung di To’yasa Akung Tertimbun

    Gunung Sesean Longsor Lagi, 1 Tongkonan, 4 Rumah, dan 7 Lumbung di To’yasa Akung Tertimbun

    • calendar_month Senin, 17 Apr 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BANGKELEKILA — Longsor susulan yang sebelumnya dikhawatirkan, akhirnya terbukti pada Minggu, 16 April 2023. Material batu, kayu, dan lumpur dari bekas longsor di sisi Gunung Sesean, kembali menelan korban di Lembang To’yasa Akung, Kecamatan Bangkelekila, Toraja Utara. Satu unit Tongkonan (rumah adat Toraja), empat unit rumah warga, dan tujuh unit lumbung padi (alang) hilang […]

expand_less