oleh

Longsor di Karua, 1 Korban Meninggal, 3 Rumah Rusak, Jalan ke TPA Tertutup

KAREBA-TORAJA.COM, BALUSU — Bencana alam tanah longsor yang menelan korban jiwa kembali terjadi di Toraja. Kali ini menimpa sebuah komplek permukiman di Dusun Buntu Karua, Lembang Karua, Kecamatan Balusu, Toraja Utara.

Tanah longsor yang terjadi sekitar pukul 17.00 Wita, Rabu, 1 Desember 2021 itu, menimbun satu unit rumah milik warga. Dua rumah milik warga lainnya, juga rusak terseret tanah longsor.

Selain merusak rumah, tanah longsor juga menimbun seorang siswi kelas 1 SMP. Remaja putri berusia 13 tahun tersebut tidak bisa diselamatkan saat material tanah longsor menimbun rumahnya.

“Ada satu korban jiwa atas nama Agnes Pasang, 13 tahun. Kemudian ada satu rumah yang tertimbun dan dua rumah rusak terbawa longsor,” ungkap Kepala Lembang Karua, Agustinus Tandilolo, saat dihubungi kareba-toraja.com, Rabu malam.

Baca Juga  Anggaran Covid-19 Toraja Utara Rp 39,8 Miliar, Berikut Rincian dan Realisasinya

Agustinus menjelaskan, rumah yang tertimbun longsor milik Rian Bubun. Sedangkan dua rumah yang rusak terseret tanah longsor, masing-masing milik Petrus Ukku dan Kalo.

“Selain rumah yang rusak, empat tiang listrik milik PLN juga patah. Jalan ke TPA Karua juga tertutup,” sebut Agustinus Tandilolo.

Akses jalan menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Karua, kata Agustinus, tertutup materia longsor. Juga ada badan jalan yang amblas, juga disebabkan oleh tanah longsor.

“Saat ini, di Lembang Karua mati lampu, karena tiang listrik patah,” kata Agustinus. (*)

Penulis/Editor: Arthur

Komentar