oleh

Vaksinasi Covid-19 di Tana Toraja Baru Capai 22 Persen dari Target

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Meski hampir setiap hari menggelar vaksinasi Covid-19, namun keterbatasan stok vaksin dari Provinsi membuat capaian target vaksinasi di Tana Toraja berjalan cukup lambat.

Hingga Rabu, 11 Agustus 2021, baru 22% atau 49.009 orang yang mendapatkan vaksin dari 223.807 orang target vaksinasi di Tana Toraja. Itu untuk dosis 1 atau dosis pertama. Untuk dosis kedua, prosentasenya lebih kecil lagi, yakni 18,4% atau 41.237 orang.

Meski begitu, ada beberapa segmen masyarakat, yang sudah mencapai target, bahkan melampauinya. Untuk SDM Kesehatan misalnya, targetnya 1.669, tapi sampai tanggal 11 Agustus 2021 sudah 1.840 orang yang menerima vaksinasi dosis pertama dan 1.803 dosis kedua. Kemudian kelompok pelayan publik, juga sudah melampaui target. Target untuk segmen ini 17.234 orang dan yang sudah menerima vaksinasi dosis pertama sebanyak 23.097 orang dan dosis kedua sebanyak 21.661 orang.

Baca Juga  Tenaga Medis RS Elim Rantepao Jalani Vaksinasi Covid-19 Tahap 2

Segmen masyarakat yang paling kecil capaian targetnya adalah lanjut usia, masyarakat umum, dan kelompok usia 12-17 tahun. Untuk kelompok usia 12-17 tahun misalnya, dari target 33.978 orang, baru terealisasi dosis pertama sebanyak 9 orang dan dosis kedua 1 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja, dr Ria Minoltha Tanggo, yang dikonfirmasi, Kamis, 12 Agustus 2021, mengatakan pihaknya sudah berupaya keras untuk melaksanakan vaksinasi sesuai target yang diminta pemerintah pusat. Masyarakat umum juga banyak yang meminta vaksin, namun semua itu tergantung dari stok vaksin yang diberikan oleh provinsi.

“Untuk target dari pusat, mulai bulan Agustus 2021, mestinya 5 juta orang setiap hari. Tapi kami tergantung oleh stok vaksin yang diberikan oleh provinsi,” jelas dr Ria.

Baca Juga  Hari Ini, Dua Lagi Jenazah Warga Tana Toraja Dimakamkan dengan Protap Covid-19

Dia mengatakan, pihaknya siap untuk melaksanakan percepatan vaksinasi Covid-19 untuk mencapai herd immunity, yakni 70 persen dari populasi/taget. “Tetapi, ya itu tadi, tergantung ketersediaan vaksinnya saja, kalau vaksinnya datang cepat, lancar, dan dalam jumlah banyak, maka kita bisa capai 70% dengan cepat,” katanya. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur   

Komentar

Berita Lainnya