oleh

Gereja Katolik Pala’-Pala’ Diresmikan, Begini Pesan Bupati Tana Toraja

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE UTARA — Gedung gereja Katolik Stasi Santa Theresia Pala’-Pala’ diresmikan, Jumat, 12 Agustus 2022.

Misa penahbisan gedung gereja baru tersebut dipimpin Uskup Agung Makassar, Mgr. John Liku-Ada dan dihadiri Vikep Toraja, serta beberapa imam dan biarawan-biarawati.

Ribuan umat mengikuti misa penahbisan yang dikemas berinkulturasi dengan adat istiadat Toraja tersebut.

Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, yang diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Nirus Nikolas mengatakan kehadiran gedung gereja baru ini layak disyukuri, sebab dibangun dengan kerja keras dan kekompakan seluruh umat.

Nirus Nikolas juga berpesan agar kehidupan menggereja tidak hanya persoalan fisik gedung semata. Namun yang lebih penting adalah membangun mental dan hati dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam masyarakat, menggereja maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga  Satu Lagi Warga Tana Toraja Meninggal Dunia dan Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

“Berdirinya gedung gereja ini merupakan simbol kehadiran Tuhan di tengah umat dan bukti cinta umat kepada Tuhan,” kata Nirus.

Salah satu tugas utama gereja, lanjut Nirus, adalah menjalankan pembangunan moral, mental, dan spiritual dengan karakter yang kuat didasari oleh iman. “Manusia hidup tidak hanya berdasarkan kecerdasan intelektual dan emosional. Oleh karena itu saya berharap, dengan kehadiran gedung gereja ini semakin meningkatkan semangat umat serta meningkatkan peran sertanya dalam pembangunan daerah,” kata Nirus.

Pada kesempatan tersebut, Nirus Nikolas juga menyampaikan pesan Bupati Theofilus Allorerung bahwa pemerintah Kabupaten Tana Toraja akan senantiasa mendukung segala kegiatan sosial keagamaan, termasuk perayaan syukur 85 tahun Baptis Pertama Katolik di Toraja, yang akan dilaksanakan tahun depan.

Baca Juga  Besok, Dokter Boyke Kupas Tuntas Soal Seks Bebas, Kanker Serviks, dan Kesehatan Wanita di Tana Toraja

“Kami berharap kegiatan ini nantinya dapat menghasilkan gagasan-gagasan dalam membangun mental, moral, dan spiritualitas umat, serta dapat memberikan dampak positif dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat,” pungkas Nirus Nikolas. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

Komentar