Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Event » Terbuat dari Ranting Bambu Ao’ yang Kaya Filosofi, UKI Toraja Juara 1 Lomba Pohon Natal Pemda Tana Toraja

Terbuat dari Ranting Bambu Ao’ yang Kaya Filosofi, UKI Toraja Juara 1 Lomba Pohon Natal Pemda Tana Toraja

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
  • comment 0 komentar

Pohon Natal UKI Toraja dari Bahan Ranting Bambu Ao’. (Foto: Multimedia UKI Toraja)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) turut ambil bagian dalam lomba membuat dan menghias pohon natal yang digelar Pemda Tana Toraja dalam rangka menyambut dan memeriahkan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Barun2026  di Kabupaten Tana Toraja.

Lomba yang dimulai sejak 01 -31 Desember ini dibagi dalam beberapa kategori lomba dan terbuka bagi seluruh masyarakat dari 19 kecamatan dengan 4 kategori yakni:

1. Rumah Penduduk / Kelompok Masyarakat

2. Gereja

3. Sekolah/Kampus

4. Kantor/Instansi Pemerintah

UKI Toraja yang ikut dalam kategori Sekolah/Kampus berhasil keluar sebagai Juara 1.

Pohon Natal UKI Toraja yang terpasang di depan Kampus 1 UKI Toraja di Makale ini dibuat secara khusus dari ranting bambu (Tallang) Ao’.

Ao’ adalah bambu khas Toraja yang mencerminkan kekuatan, kelenturan, dan kesederhanaan hidup masyarakat Toraja.

Ranting-ranting bambu disusun membentuk kerucut menyerupai pohon Natal, menghadirkan kesan alami namun kokoh, sekaligus mencerminkan pertumbuhan iman yang mengarah ke atas – kepada Sang Sumber Kehidupan.

Keunikan utama dari desain ini terletak pada lilitan anyaman bambu yang membungkus susunan ranting dari bagian bawah hingga puncak.

Anyaman tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pengikat struktur, tetapi juga mengandung makna filosofis yang mendalam: di balik keberagaman bentuk, ukuran, dan arah setiap ranting bambu, terdapat satu lilitan anyaman yang rapi dan indah.

Hal ini melambangkan bahwa perbedaan, ketika dibalut oleh kasih dan persatuan, akan menghasilkan harmoni dan keindahan bersama.

Rektor UKI Toraja Prof. Dr. Oktavianus Pasoloran, SE., M,Si., Ak., CA, mengatakan desain ini sejalan dengan tema Natal Nasional 2025, “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, yang mengajak kita untuk menyadari bahwa kehadiran Tuhan Yesus membawa harapan, pemulihan, dan persatuan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.

“Filosofi anyaman yang menyatukan beragam ranting menjadi satu bentuk yang utuh mencerminkan panggilan Natal untuk hidup dalam cinta, kebersamaan dan pengharapan di tengah perbedaan” urai Prof Oktavianus Pasoloran.

Hiasan sederhana bernuansa Natal ditempatkan secara proporsional untuk mempertegas suasana sukacita tanpa menghilangkan karakter alami bambu.

Keseluruhan karya ini menjadi simbol perayaan Natal 2025 yang bersahaja, bermakna rohani, dan penuh pesan inklusif.

Atas kekuatan konsep, kerapian pengerjaan, serta kedalaman makna yang disampaikan, Pohon Natal Ranting Bambu Ao’ ini berhasil meraih Juara 1 dalam lomba Pohon Natal Pemda Kabupaten Tana Toraja. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sempat Tertunda karena PPKM, Event Toraja Carnaval Kembali Digelar Mei Mendatang

    Sempat Tertunda karena PPKM, Event Toraja Carnaval Kembali Digelar Mei Mendatang

    • calendar_month Ming, 6 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Event promosi wisata, Toraja Carnaval akan digelar di Objek Wisata Religi Burake (WRB), Makale, pada bulan Mei 2022 mendatang. Event akbar yang diinisiasi oleh anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, John Rende Mangontan ini, awalnya digelar pada akhir tahun 2021 yang lalu. Namun karena pada saat itu, pemerintah menerapkan PPKM Level 3, sehingga […]

  • OPINI : Biosentrisme dan Falsafah Tallu Lolona

    OPINI : Biosentrisme dan Falsafah Tallu Lolona

    • calendar_month Sel, 25 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Muhammad Taufik Parende Anggota Forum Mahasiswa Toraja (Format) Makassar, dan Journalist Network For Environmental Advocacy (JURnal Celebes). (foto: dok. pribadi).   Oleh : Muhammad Taufik Parende* Bencana ekologi yang terjadi beberapa bulan terakhir telah memakan banyak korban, kerusakan fasilitas umum, fasilitas sosial, gagal panen, rusaknya rumah warga, hingga meninggal dunia. Banjir dan longsor telah menjadi […]

  • Kepala Lembang Pa’buaran Salurkan Bingkisan Natal dari PLTA Malea kepada Warganya

    Kepala Lembang Pa’buaran Salurkan Bingkisan Natal dari PLTA Malea kepada Warganya

    • calendar_month Rab, 21 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE SELATAN — PT Malea Energy bagikan bingkisan Natal untuk masyarakat sekitar perusahaannya dalam beberapa hari terakhir. Salah satu Lembang yang juga kebagian jatah bingkisan Natal adalah Lembang Pa’buaran, Kecamatan Makale Selatan. Bingkisan Natal diserahkan oleh Pimpinan PT Malea Victor Datuan Batara dan diterima langsung oleh Kepala Lembang Pa’buaran Mathius Sumang Rampo. Selasa, 20 […]

  • Kembangkan Desa Wisata, Tiga BUMLem Toraja Utara Studi Tiru di Lembang Buntu Datu, Tana Toraja

    Kembangkan Desa Wisata, Tiga BUMLem Toraja Utara Studi Tiru di Lembang Buntu Datu, Tana Toraja

    • calendar_month Kam, 21 Mar 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Sebanyak tiga Badan Usaha Milik Lembang (BUMLem) dari tiga Lembang di Toraja Utara melakukan studi tiru di BUMLem Lembang Buntu Datu, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, Rabu, 20 Maret 2024. Tiga BUMLem yang melakukan studi tiru dan difasilitasi oleh Dinas Pemberdardayaan Masyarakat Lembang  Toraja Utara, itu yakni Lembang Pata’padang, Lembang Kapolang, Lembang […]

  • UPDATE: Satu Korban Longsor Buntao’ Meninggal, 2 Orang Masih Dicari

    UPDATE: Satu Korban Longsor Buntao’ Meninggal, 2 Orang Masih Dicari

    • calendar_month Jum, 26 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Satu dari delapan orang korban tanah longsor yang terjadi di jalan poros Rantepao-Buntao, tepatnya di Salu Tembamba, Kelurahan Tallang Sura’, Kecamatan Bunto’, Toraja Utara, Jumat, 26 April 2024, meninggal dunia. Korban bernama Martina Lintin (49) atau Ma’ Lisa itu meninggal dunia sekitar pukul 14.30 Wita setelah dirawat beberapa saat di RS Elim […]

  • Selama Pandemi, Kunjungan Pasien ke RS Menurun Namun Permintaan Formalin Meningkat

    Selama Pandemi, Kunjungan Pasien ke RS Menurun Namun Permintaan Formalin Meningkat

    • calendar_month Sen, 22 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Fakta mengejutkan diungkap Direktur RS Elim Rantepao, dr. Adrian Benedict Wijaya terkait permintaan cairan formalin dari masyarakat ke RS Elim Rantepao, dalam beberapa bulan terakhir. Dokter Adrian mengatakan permintaan cairan formalin (yang salah satu fungsinya mengawetkan jenazah) dari masyarakat ke RS Elim Rantepao sangat meningkat dalam beberapa waktu terakhir sementara angka kunjungan […]

expand_less