Sukseskan “Christmas City” dan TLF, ASN Toraja Utara Diminta Pasang Pohon dan Lampu Natal
- account_circle Desianti/Art
- calendar_month Sel, 25 Nov 2025
- comment 0 komentar

Gelaran event Toraja Light Festival tahun 2023. Event yang sama akan digelar kembali tahun ini. (AP/Kareba Toraja).
KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dua efent bertema Natal bakal digelar di Kabupaten Toraja Utara pada Desember mendatang. Kedua event itu, yakni Christmas City dan Toraja Light Festival (TLF) atau Festival Pohon Natal.
Untuk menyukseskan dua event ini, Bupati Toraja Utara meminta kepada semua Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun PPPK yang beragama Protestan dan Katolik untuk memasang pohon serta lampu Natal di area perkantoran, sekolah, instansi, maupun rumah tinggal masing-masing.
Himbauan itu disampaikan Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong melalui Surat Edaran Nomor 100.3.4/1261/Kesra tanggal 20 November 2025.
“Himbauan dari Pak Bupati ini sudah kami sosialisasikan kepada masing-masing instansi maupun sekolah,” ungkap Kepala Bagian Kesra Setda Toraja Utara, Andarias Tandung kepada KAREBA TORAJA, Selasa, 25 November 2025.
Andarias menyatakan, pohon dan lampu Natal diharapkan mulai terpasang di masing-masing instansi pemerintah dan rumah-rumah ASN sejak 1 Desember 2025.
Selain pemasangan pohon dan lampu Natal di instansi dan rumah tinggal, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga diminta untuk berpartisipasi dalam Festival Pohon Natal yang digelar di Alun-alun Kota Rantepao.
“Dalam Festival Pohon Natal ini ada lomba antar OPD,” jelas Andarias.
Toraja Light Festival (FLS) atau Festival Pohon Natal tahun 2025 dijadwalkan berlangsung di dua lokasi, yakni halaman Tongkonan Sangulele (Kantor Pusat BPS Gereja Toraja) dan halaman gereja tua (Gereja Toraja Jemaat Rantepao), serta Alun-alun Kota Rantepao.
Festival ini terbuka untuk umum, baik masyarakat perorangan maupun organisasi-organisasi masyarakat.
Kepada masyarakat umum, selain diminta untuk memasang lampu-lampu hias di rumah maupun tempat usaha, juga diminta menjaga kebersihan serta ketertiban kota, sehingga nyaman bagi wisatawan maupun diaspora Toraja yang pulang kampung di momentum akhir tahun.
“Untuk penjelasan detail mengenai Festival Pohon Natal dan Christmast City, silahkan berhubungan dengan Dinas Budaya dan Pariwisata sebagai leading sector yang menangani event ini,” pungkas Andarias. (*)
- Penulis: Desianti/Art
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar