Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Diaspora » Sekapur Siri untuk PMTI dari Tanah Banten

Sekapur Siri untuk PMTI dari Tanah Banten

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 15 Okt 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebagai masyarakat Toraja perantau dan diaspora patut bersyukur kepada Tuhan Sang Pencipta, atas suksesnya pelaksananan MUBES IV PMTI pada tanggal 2 -3 Oktober 2021 di Jakarta.

Dalam Mubes juga telah berhasil melakukan suksesi kepemimpinan dengan memilih nahkoda baru Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) periode 2021 – 2026. Terpilih sebagai Ketua Umum, Bapak Mayor Jenderal (Purn) TNI Yulius Silvanus Lumbaa dan Bapak Dating Palembangan,SE.Ak, MM sebagai Sekertaris Jenderal.

Kita berharap kedua putera terbaik dari Tana Matarik Allo Tondok Lepongan Bulan  dapat menahkodai kapal besarnya Sangtorayaan perantau dan diaspora untuk  berlabuh pada arah yang tepat. Dalam menahkodai kapal besar ini perlu dibantu oleh awak kapal yang mumpuni yang dalam struktur kepengurusan menguasai bidangnya, bekerja secara tim dan dengan sukarela mengabdikan dirinya berkontribusi demi kemajuaan Sangtorayaan.

Dari Tatar Pasundan Banten, Tanah Para Jawara tempat lahir Si Pitung sang pendekar, kami menitip harapan baru menuju satu impian, bahwa kelak PMTI menjadi rumah besar bagi masyarakat Toraja perantau dan diaspora.

Kami PMTI Wilayah Banten yang terdiri dari 8 Daerah  Kabupaten/Kota telah bertekad mengambil bagian dalam upaya memajukan organisais. Berbagai program dan rencana kerja yang dirumuskan dalam MUBES pasti akan segera diwujud nyatakan oleh para pengurus. Hal ini tidak terlepas dari  kesatuan komando Ketua Umum PMTI Bapak Mayor Jenderal (Purn) TNI Yulius Silvanus Lumbaa, Ketua Umum PMTI adalah  sosok pemimpin tegas, visioner yang sarat dengan pengalaman memimpin berbagai penugasan pasukan TNI di seluruh Nusantara.

PMTI adalah merupakan organisasi kemasyarakatan orang Toraja perantau dan diaspora yang dilandasi oleh rasa persatuan dan kesatuan yang telah dirintis oleh para founding father sangtorayaan yang dalam falsafah orang Toraja mengungkapkan bahwa “Misa’ kada dipotuo pantan kada dipomate, buda lalan dipopusa, misa’ lalan diposalama’ anta tontong sangpongo’ pare bintin sangkutu’ banne”, sehingga organisasi ini harus dilandasi dengan sifat kekeluargaan, kegotongroyongan, sosial, kebersamaan dan sukarela dalam paduan yang utuh untuk mengukuhkan tali persaudaraan sesama Sangtorayaan.

Semoga PMTI bisa menjadi organisasi yang lebih baik dari sebelumnya, dan bisa mencapai cita-cita yang kita dambahkan bersama untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan Sangtorayaan, untuk itu mari kita berlomba-lomba berkontribusi menyumbangkan pikiran, daya, dan dana untuk kemajuan organisasi Sangtorayaan di bawah wadah PMTI.

Harapan selembar pinang dari PMTI WILAYAH BANTEN buat pengurus PMTI adalah sebagai berikut:

  1. Merajut kebersamaan untuk membina hubungan kekeluargaan, kegotongroyongan dan kebersamaan dikalangan Perantau dan “Diaspora” Toraya
  2. Melakukan upaya penegakan hukum dan Hak Asasi Manusia bagi masyarakat Toraya dengan cara pendampingan. Selain itu membentuk Lembaga Bantuan Hukum untuk masa yang akan dating.
  3. Mendukung kedua Pemerintah Daerah di Tana Lepongan Bulan Gonting Matarik Allo dalam mensinergikan semua aspek pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan cara membuka jalur lintas kelembagaan yang di miliki oleh potensi anggota.
  4. Mengambil bagian dalam upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) sesuai potensi masyarakat Toraya.
  5. Ikut berpartisipasi dan mendukung pengembangan Pariwisata serta Seni dan Budaya Toraja baik lokal maupun secara nasional bahkan internasional.
  6. Mendorong pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam dalam rangka pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat Toraya dan jika di mungkinkan menjadi pelaku dalam menggerakkan perekonomian di daerah Toraja Utara dan Tana Toraja
  7. Terlibat aktif dalam upaya meringankan beban masyarakat toraja perantauan yang terkena bencana.

Demikianlah sekapur sirih dan secerca harapan dari Tatar Pasundan Banten Tanah Jawara Sang Pendekar semoga harapan membuat setiap detik menjadi satu hitungan menuju impian yang nyata di Organisasi PMTI yang kita dambahkan bersama ini, dan marilah kita mengingat kembali harapan dan pesan dari mendiang Presiden Amerika Serikat :  JFK; “Ask not what your country can do for you, but Ask what you can do for your country”. Kurre sumanga,pole paraya, salama’ kaboro’!

Penulis: Ir.Purnama Pangalinan MMTrKetua PMTI Wilayah Banten.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Futsal dan Volly Putra Toraja Utara Lolos ke Porprov Sulsel 2022

    Futsal dan Volly Putra Toraja Utara Lolos ke Porprov Sulsel 2022

    • calendar_month Sabtu, 21 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Kabupaten Toraja Utara memastikan meloloskan dua cabang olah raga ke Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan, yang akan digelar di Kabupaten Sinjai dan Bulukumba, tahun depan. Kedua Cabang Olah Raga yang sudah dipastikan lolos, yakni Futsal dan Volly Putra. Kepastian lolosnya Cabang Olah Raga Futsal diperoleh setelah pada pertandingan penentuan di […]

  • Mengampanyekan Gerakan Perubahan dengan Menggali Nilai-nilai Ekonomi dan Kearifan Lokal yang Nyaris Hilang; Studi Kasus: Pa’misaran Bokin Pitung Penanian

    Mengampanyekan Gerakan Perubahan dengan Menggali Nilai-nilai Ekonomi dan Kearifan Lokal yang Nyaris Hilang; Studi Kasus: Pa’misaran Bokin Pitung Penanian

    • calendar_month Minggu, 13 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh Johanis Lempang *) Menurut para ahli Perubahan  adalah keadaan yang berubah. Di mana keadaan yang sekarang tidak sama dengan keadaan yang akan datang. 1) Perubahan kebudayaan merupakan cara baru dalam upaya perbaikan terhadap bagaimana masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya. Perubahan kebudayaan mencakup berbagai hal mulai dari kesenian, teknologi, ilmu pengetahuan, bahkan sistem kemasyarakatan. 2) Perubahan sosial adalah suatu perubahan yang terjadi di dalam […]

  • Event Akbar Bertajuk “Toraja Carnaval” Akan Digelar di Pango-Pango Akhir Tahun Ini

    Event Akbar Bertajuk “Toraja Carnaval” Akan Digelar di Pango-Pango Akhir Tahun Ini

    • calendar_month Minggu, 10 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Event akbar yang akan menjadi event pertama pasca pandemi Covid-19 akan segera digelar di Kabupaten Tana Toraja, tepatnya di Agrowisata Pango – Pango akhir tahun 2021. Event bertajuk Toraja Carnaval dijadwalkan akan digelar pada tanggal 29 sampai dengan 31 Desember 2021 itu merupakan ide dan inisiasi Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Fraksi […]

  • Besok Malam, Teater Keliling Jakarta Bakal Mentas di Buntu Pune Toraja Utara, Nonton Yuk!

    Besok Malam, Teater Keliling Jakarta Bakal Mentas di Buntu Pune Toraja Utara, Nonton Yuk!

    • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Teater Keliling didukung Bakti Budaya Djarum Foundation kembali mempersembahkan pertunjukan drama bertajuk Musikal Calon Arang, di objek wisata Buntu Pune, Kecamatan Kesu’, Toraja Utara, Minggu, 24 September 2023 malam. Musikal Calon Arang yang merupakan kolaborasi musik, bela diri, tari dan nyanyian itu dipentaskan bekerja sama dengan sejumlah seniman lokal Toraja. Toraja merupakan […]

  • Satu Unit Rumah Warga di Kurra, Tana Toraja, Ludes Terbakar

    Satu Unit Rumah Warga di Kurra, Tana Toraja, Ludes Terbakar

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KURRA — Satu unit rumah warga Lembang Lipungan Tanete, Kecamatan Kurra, Tana Toraja, ludes terbakar, Selasa, 5 Oktober 2021 dini hari. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.00 Wita itu menghanguskan rumah milik Martha Tanan, 87 tahun. Tidak ada barang-barang yang bisa diselamatkan, seluruh isi rumah ludes terbakar. Beruntungm tidak ada korban jiwa dalam peristiwa […]

  • Ini Alasan Kenapa Tongkonan di Gandangbatu Sillanan Ini Memiliki Tiga Longa

    Ini Alasan Kenapa Tongkonan di Gandangbatu Sillanan Ini Memiliki Tiga Longa

    • calendar_month Senin, 31 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDANGBATU SILLANAN — Beberapa waktu lalu, sebuah foto yang menampilkan rumah adat Toraja dengan tiga longa viral di media sosial. Foto Tongkonan ini jadi bahan perbincangan netizen karena unik dan penampilannya berbeda dengan Tongkonan kebanyakan di Toraja. Lalu, bagaimana ceritanya sehingga ada tiga Tongkonan di daerah Gandangbatu Sillanan yang berarsitektur unik seperti itu? Abe’ […]

expand_less