Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Tana Toraja » Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tana Toraja Tahun 2025 Diterima DPRD dengan Sejumlah Catatan

Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tana Toraja Tahun 2025 Diterima DPRD dengan Sejumlah Catatan

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penandatanganan persetujuan bersama Pemda dan DPRD Tana Toraja terhadap Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025. (Foto: Arsyad- Kareba Toraja)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE —  Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Tana Toraja Tahun Anggaran 2025 diterima dan disetujui DPRD Tana Toraja untuk ditetapkan menjadi Perda.

Rapat Paripurna yang sebelumnya dijadwalkan digelar pada 04 Agustus lalu ini diundur dan baru bisa terlaksana karena peserta sidang paripurna tidak bersedia melanjutkan pembahasan saat itu karena Bupati Tana Toraja berhalangan hadir.

Rapat paripurna Ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025 baru terlaksana Selasa 18 Agustus 2026 dan dihadiri langsung Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg.

Dalam pandangan umum yang disampaikan oleh masing-masing juru bicara fraksi di DPRD, semua fraksi menerima dan menyetujui Ranperda pertanggunganjawaban pelaksanaan APBD tahun 2025 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Semua Fraksi mengapresiasi capaian Pemerintah Kabupaten Tana Toraja dalam mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

Meski demikian, 6 fraksi di DPRD masing-masing Fraksi Partai Golkar, Gerindra, Nasdem, Demokrat, PDI Perjuangan dan fraksi Perak tetap memberikan sejumlah rekomendasi dan catatan evaluasi sebagai bahan pembenahan kinerja Pemerintah Daerah.

Beberapa poin krusial yang disoroti seperti rendahnya serapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) peningkatan pelayanan dan kebutuhan dasar masyarakat.

Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg mengapresiasi dan menyambut baik masukan dan rekomendasi dari DPRD.

Zadrak menyebut catatan dan rekomendasi tersebut sebagai wujud kecintaan dan komitmen kita untuk pembangunan yang lebih baik kedepan dan Pemerintah Daerah menerima semua catatan tersebut secara terbuka.

Zadrak mengurai beberapa poin catatan terhadap pandangan fraksi-fraksi diantaranya:

  1. Pemda menyadari sepenuhnya bahwa Kepercayaan masyarakat adalah pondasi utama keberhasilan pembangunan.
  2. Pengawasan publik dan partisipasi masyarakat adalah hal yang krusial dalam tata kelola pemerintahan yang baik.
  3. Pemda menyadari bahwa peningkatan PAD adalah kunci pembangunan tanpa bergantung pada transfer pusat.
  4. Pentingnya penggunaan SiLPa (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) secara tepat dan transparan.
  5. Temuan BPK bukan sekedar catatan administrasi melainkan cerminan potensi kerugian negara yang harus segera ditindaklanjuti dengan tuntas dan transparan.
  6. Realisasi anggaran yang belum mencapai 100% menjadi perhatian serius dalam penyusunan rancangan program yang sesuai kebutuhan masyarakat.
  7. Silva senilai 64 Miliar dimana 52 miliar diantaranya adalah dana yang sudah teralokasi dengan jelas dan 12 Miliar sekian adalah dana yang pleksibel dan belum terikat program.

Pemda Tana Toraja berkomitmen untuk terus menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah dan memastikan setiap rupiah dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Data Invalid, 12 Ribu Warga Toraja Utara Dicoret dari Kepesertaan BPJS Kesehatan

    Data Invalid, 12 Ribu Warga Toraja Utara Dicoret dari Kepesertaan BPJS Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kurang lebih 12 ribu warga Toraja Utara, akan dinonaktifkan dari kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Warga yang dicoret tersebut merupakan peserta yang selama tercatat di BPJS Kesehatan sebagai penerima bantuan pemerintah. Penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi 12 ribu warga Toraja Utara itu mulai diberlakukan sejak 1 Oktober 2021. Hal ini […]

  • Jelang Hari Bhayangkara ke 75, Polres Toraja Utara Gelar Bakti Sosial Donor Darah

    Jelang Hari Bhayangkara ke 75, Polres Toraja Utara Gelar Bakti Sosial Donor Darah

    • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kepolisian Resor Toraja Utara menggelar bakti sosial donor darah di halaman Mapolres, Jalan Ratulangi Rantepao, Rabu, 16 Juni 2021. Bakti sosial donor darah merupakan salah kegiatan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-75, 1 Juli 2021 mendatang. Bakti sosial donor darah ini diikuti oleh personil Polri, TNI, Bhayangkari, dan masyarakat umum dari berbagai […]

  • Usai Diresmikan, ESR Comunity Sukamaju Raya Tancap Gas Realisasikan Program Kerja

    Usai Diresmikan, ESR Comunity Sukamaju Raya Tancap Gas Realisasikan Program Kerja

    • calendar_month Sabtu, 6 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, LUWU UTARA — ESR Community Sukamaju Raya, usai diresmikan oleh Eva Stevany Rataba, anggota DPR RI dari Dapil Sulsel III, langsung menjalankan program kerja. Salah satunya membantu anak sekolah yang kurang mampu dan menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan gotong-royong membersihkan lingkungan dipimpin langsung oleh Ketua ESR Community Sukamaju Raya, Arya Saputra bersama kepala dusun Malengko, Selvi […]

  • Wujud Toleransi, Halaman Masjid Jadi Tempat Ibadah Penguburan Warga Kristen di Gandangbatu

    Wujud Toleransi, Halaman Masjid Jadi Tempat Ibadah Penguburan Warga Kristen di Gandangbatu

    • calendar_month Senin, 22 Jan 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDANGBATU — Ibadah penguburan salah satu warga bernama Paulus Pion di Bamba, Lembang Gandangbatu Kecamatan Gandangbatu Sillanan memperlihatkan pemandangan dan suasana yang sangat adem, jika ditinjau dari sisi toleransi beragama. Betapa tidak, ibadah penguburan yang dipimpin oleh Pdt. Tangi Timbang S.Th itu digelar di halaman Masjid Nurul Jihad di Bamba, Lembang Gandangbatu, Sabtu, 20 […]

  • Ketahuan Pemilik Saat Hendak Kabur, Pencuri Motor di Makale Ditangkap Polisi

    Ketahuan Pemilik Saat Hendak Kabur, Pencuri Motor di Makale Ditangkap Polisi

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    RS (28) asal Kabupaten Gowa berhasil ditangkap unit Resmob Polres Tana Toraja atas tindakan pencurian kendaraan bermotor. (foto: dok. istimewa). KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Tim Resmob Polres Tana Toraja kembali berhasil menangkap seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Kelurahan Kamali Pentalluan Kecamatan Makale Kabupaten Tana Toraja. Kapolres Tana Toraja AKBP Malpa Malacoppo kepada media, Selasa […]

  • Mengenal Lebih Dekat Ukiran Toraja Lewat Aplikasi PASSURA

    Mengenal Lebih Dekat Ukiran Toraja Lewat Aplikasi PASSURA

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Peluncuran aplikasi PASSURA di Hotel Heritage Toraja, Rantepao, Senin 02 September 2024. (foto: Ind/kareba-toraja). KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Ukiran atau dalam Bahasa Toraja disebut Passura’ adalah salah satu kekayaan warisan budaya Toraja dan Indonesia. Passura’ tidak  hanya memberi nilai keindahan seni dan kreativitas tapi juga kaya makna dan filosofi. Selama ini, Passura’ biasa dilihat dan dinikmati […]

expand_less