Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bencana Alam » Camat dan Polsek Simbuang Turun Pantau Kebakaran Hutan, Ajak Masyarakat Amankan Area Pemukiman dan Situs Budaya

Camat dan Polsek Simbuang Turun Pantau Kebakaran Hutan, Ajak Masyarakat Amankan Area Pemukiman dan Situs Budaya

  • account_circle CR2/ IP
  • calendar_month 37 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Camat, Personil Polsek dan Warga Simbuang dalam penanganan kebakaran hutan. (Foto: Istimewa)

 


KAREBA-TORAJA.COM, SIMBUANG — Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Kelurahan Sima, Kecamatan Simbuang, Kabupaten Tana Toraja sudah 2 pekan namun belum berhasil diatasi hingga Rabu 30 September 2026.

Kebakaran yang mulai merambah ke area perkebunan kopi dan area penyadapan getah pinus mengakibatkan kerugian materil bagi masyarakat.

Camat Simbuang Antonius Anggo bersama jajaran personil Polsek Simbuang turun langsung ke lapangan untuk memantau perkembangan titik api, khususnya di wilayah Dusun Sadipe Kelurahan Sima Kecamatan Simbuang.

Antonius Anggo mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan membersihkan area di sekitar permukiman guna mengantisipasi kemungkinan api merembet ke rumah warga.

Masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi di sekitar situs-situs bersejarah, termasuk liang atau kuburan batu yang berada di sekitar wilayah terdampak, agar tidak ikut terkena dampak kebakaran.

Antonius mengatakan, pemerintah kecamatan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kelurahan Sima dalam penanganan kebakaran, termasuk mengupayakan bantuan bagi masyarakat yang mengalami kerugian akibat lahan mereka terbakar.

“Pemerintah Kecamatan Simbuang juga berupaya berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk bagaimana sebisa mungkin ada bantuan yang diberikan kepada masyarakat yang lahan getah pinus dan kebun kopinya sudah terbakar,” ujar Antonius.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Polsek Simbuang, Agustinus yang mendapatkan keluhan terkait adanya dugaan kebakaran terjadi karena kesengajaan merespon dengan serius.

Terkait penyebab kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, titik awal api disebut berasal dari wilayah Lembang Makkodo, Dusun Rea, sebelum kemudian menyebar hingga ke wilayah Kelurahan Sima.

“Mengenai siapa sebenarnya yang membakar, sementara masih kami lidik,” kata Agustinus

Warga Minta Penyebab Kebakaran Diusut

Di tengah dampak kebakaran yang terus dirasakan masyarakat, warga setempat meminta aparat melakukan penyelidikan secara serius untuk memastikan penyebab kebakaran.

Marselinus Hera mendesak aparat agar mengusut peristiwa tersebut secara menyeluruh. Ia menegaskan, masyarakat tidak ingin membuat tuduhan tanpa bukti, namun penyebab kebakaran perlu dipastikan agar persoalan tidak berhenti setelah api padam.

“Kami tidak ingin menuduh siapa pun tanpa bukti, tetapi kejadian ini harus diusut sampai jelas. Jangan sampai setelah api padam, persoalan juga dianggap selesai. Kalau ada unsur kesengajaan, harus diusut dan diproses sesuai hukum. Masyarakat tidak boleh dibiarkan hanya menanggung kerugian tanpa kejelasan,” tegasnya

Selain meminta penyelidikan, Marselinus berharap pemerintah dan pihak terkait memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak, khususnya mereka yang kehilangan lahan penyadapan getah pinus dan kebun kopi.

Menurutnya, kerugian akibat kebakaran tidak hanya menyangkut lahan, tetapi juga keberlangsungan sumber penghidupan masyarakat.

“Ini bukan sekadar lahan yang terbakar, tetapi sumber penghidupan warga. Kami berharap ada bantuan dan langkah pemulihan nyata bagi masyarakat yang terdampak,” ujarnya. (*)

  • Penulis: CR2/ IP
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keren, Begini Kondisi Jembatan Gantung Meppajang di Bonggakaradeng

    Keren, Begini Kondisi Jembatan Gantung Meppajang di Bonggakaradeng

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BONGGAKARADENG — Jembatan yang terletak di Dusun Bulung, Lembang Bau, Kecamatan Bonggakaradeng yang menghubungkan Bau dan Bau Selatan kini semakin bagus dan lebih cantik dengan sentuhan cat yang warna warni. Kondisi jembatan Meppajang ini diunggah di facebook oleh akun Aguzth Palamba, Minggu, 7 Februari 2021. Dalam unggahan tersebut, akun Aguzth Palamba memberi caption “Akhirnya […]

  • VIDEO: Ketum BPS Gereja Toraja Harap Festival Sungai Sa’dan Jadi Agenda Tahunan Pemprov Sulsel

    VIDEO: Ketum BPS Gereja Toraja Harap Festival Sungai Sa’dan Jadi Agenda Tahunan Pemprov Sulsel

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SA’DAN — Ketua Umum Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Pdt. Dr. Alfred Anggui, M.Th berharap Festival Sungai Sa’dan (FSS) bisa menjadi agenda tahunan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Harapan ini disampaikan Pdt. Alfred Anggui di sela-sela kegiatan Festival Sungai Sa’dan (FSS) I yang berlangsung di To’barana’, Kecamatan Sa’dan, Kabupaten Toraja Utara, Jumat, 12 April […]

  • Harga Elpiji 3kg di Bonggakaradeng Rp45 ribu, Dipasok dari Enrekang

    Harga Elpiji 3kg di Bonggakaradeng Rp45 ribu, Dipasok dari Enrekang

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Gas elpiji 3kg masih mahal dan langka di Tana Toraja. (Foto: Ilustrasi Gas elpiji 3kg)   KAREBA-TORAJA.COM, BONGGAKARADENG — Tak hanya di Kota Makale, di Kecamatan Bonggakaradeng Tana Toraja, masalah kelangkaan dan harga tinggi elpiji 3kg juga dirasakan oleh masyarakat. Salah satu kios barang campuran di Lembang Poton Kecamatan Bonggakaradeng menjual gas elpiji 3kg seharga […]

  • Media Turut Menentukan Sukses Tidaknya Pemilu 2024

    Media Turut Menentukan Sukses Tidaknya Pemilu 2024

    • calendar_month Kamis, 28 Des 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Media massa merupakan salah satu pilar yang menentukan sukses tidaknya Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024. Karena media merupakan corong sosialisasi yang efektif untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Media juga bisa memberikan kritikan dan saran yang konstruktif untuk penyelenggara dan pengawas Pemilu untuk memastikan proses demokrasi berjalan baik. Hal ini diungkapkan Komisioner KPU Toraja […]

  • Kecelakaan Lalu Lintas, Camat Sangalla’, Tana Toraja, Meninggal Dunia

    Kecelakaan Lalu Lintas, Camat Sangalla’, Tana Toraja, Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 30 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — Ungkapan duka cita, kehilangan, dan belasungkawa menghiasi linimasa media sosial warga Toraja sejak Sabtu, 30 Juli 2022 pagi. Banyak warga, teman sejawat, keluarga, dan kerabat yang merasa sedih kehilangan Camat Sangalla’, Perdi Manga’ Patila, yang begitu tiba-tiba dan tak terduga. Perdi Manga’ Patila meninggal dunia pada Jumat, 29 Juli 2022 malam, dalam […]

  • Laka Lantas di Buntudatu Mengkendek, Suzuki APV Bertabrakan dengan Toyata Avanza

    Laka Lantas di Buntudatu Mengkendek, Suzuki APV Bertabrakan dengan Toyata Avanza

    • calendar_month Kamis, 14 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan Poros Makale – Enrekang, Kilometer 23 Lembang Buntudatu Kecamatan Mengkendek, Rabu, 13 Januari 2021 malam. Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua unit minibus jenis Suzuki APV dengan Nomor Polisi DM 1676 DC bertabrakan dengan Toyota Avanza DD 1836 RP. Alexander Ra’bang, warga yang berada dilokasi kejadian […]

expand_less