Kejari Tana Toraja Eksekusi Terpidana Korupsi Pembebasan Lahan Bandara Buntu Kunik

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kejaksaan Negeri (Kejari) Tana Toraja melakukan eksekusi terhadap terpidana kasus korupsi pembebasan lahan Bandara Buntu Kunik di Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, sesuai Keputusan Mahkamah Agung Nomor 2123 K/Pid.Sus/2023.

Eksekusi terhadap terpidana Enos Karoma, yang merupakan mantan Sekretaris Daerah dan Ketua Tim 9 Pembebasan Lahan Bandara Buntu Kunik itu dilakakukan Tim Kejari Tana Toraja di Rutan Makale, Selasa, 2 Agustus 2023.

Berdasarkan Keputusan Mahkamah Agung, Enos Karoma dihukum 2 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider dua bulan kurungan penjara.

Siaran pers Kepala Seksi Intelijen Kejari Makale, Muhammad Akbar, SH, menyebutkan Enos Karoma merupakan terdakwa dalam kasus tindak pidana korupsi penyelahgunaan kewenangan pada proses pembebasan lahan untuk pembangunan bandara baru di Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, yang menggunakan APBD Sulsel dan APBD Tana Toraja.

Baca Juga  RunToraja Maknai HUT 77 RI dengan Berlari 7,7 Kilometer Keliling Rantepao-Bolu

“Eksekusi yang dilakukan ini berdasarkan Keputusan Mahkamah Agung Nomor 2123 K/Pid.Sus/2023,” kata Muhammad Akbar.

Sebelumnya, pada persidangan di  Pengadilan Tipikor Makassar, Enos Karoma divonis bebas oleh majelis hakim. Namun keputusan majelis hakim PN Makassar ini dianulir oleh Mahkamah Agung ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU) melakukan upaya kasasi.

BERITA TERKAIT; 2 Terdakwa Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Bandara Buntu Kunik Divonis Bebas, FORMAT Desak JPU Ajukan Kasasi

Mahkamah Agung memvonis terdakwa Enos Karoma dengan hukuman 2 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subside 2 bulan kurungan tanpa uang pengganti.

Proses eksekusi dipimpin Kasi Pidsus Kejari Tana Toraja, Sarman Tandisau, SH, dan Kasubsi Penyidikan, Muhammad Aldi. (*)

Baca Juga  Tiang Listrik di Tengah Jalan yang Viral Itu Dipindahkan Hari Ini

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

Komentar