Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Diaspora » Chelsy, Remaja Toraja Korban Pembunuhan di Nabire Dimakamkan, Diantar Ribuan Pelayat

Chelsy, Remaja Toraja Korban Pembunuhan di Nabire Dimakamkan, Diantar Ribuan Pelayat

  • account_circle Monika Rante Allo
  • calendar_month 55 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, NABIRE — Ribuan keluarga, kerabat, dan warga Toraja mengantar kepergian Chelsy Kaltrin Chandra (14), ke peristirahatan terakhir di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kimi, Distrik Teluk Kimi, Nabire, Papua Tengah, Minggu, 2 Agustus 2026.

Chelsy Kaltrin Chandra, siswi kelas 2 SMP berusia 14 tahun merupakan korban pembunuhan yang ditemukan dalam kondisi terbakar di Kampung Waroki, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Kamis, 30 Juli 2026 malam.

Chelsy Kaltrin Chandra adalah anak sulung dari pasangan suami istri asal Toraja. Namun sejak berusia 2 tahun dia sudah kehilangan sang ayah. Dia menjadi anak yatim. Ibunya, Maria Tasik menjadi orang tua bagi Chelsy.

Prosesi pemakaman Chelsy Kaltrin Chandra diawali dengan ibadah pelepasan jenazah di di rumah duka yang berada di kawasan Nabarua Bawah, Nabire.

Ribuan warga yang mengenakan pakaian serba hitam dan menggunakan sepeda motor dan mobil mengantar jenazah ke TPU Kimi. Isak tangis tak terbendung saat peti jenazah diturunkan ke liang kubur.

Hukum Seadil-adilnya

Ketua Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Nabire, Yulianus Pasang, yang dikonfirmasi Kareba-Toraja.com melalui sambungan telepon, Minggu, 2 Agustus 2026 malam, menyatakan dukacita yang mendalam atas kepergian Ananda Chelsy Kaltrin Chandra. Yulius mengatakan, semua warga Toraja di Nabire berduka.

Setelah menjelaskan panjang lebar mengenai kronologi kejadian hingga aksi damai warga Toraja menuntut keadilan di Mapolres Nabire, Yulianus meminta warga Toraja tetap tenang dan mempercayakan proses hukum kepada aparat kepolisian.

“Memang sejak jenazah ditemukan dan selama dua hari sesudahnya itu agak rawan. Tapi syukurlah masyarakat kita, terutama anak-anak muda masih mendengar saya, sehingga aparat kepolisian bisa menangkap pelakunya,” tutur Yulianus.

Meski begitu, dia menegaskan bahwa IKT dan keluarga, maupun warga Toraja di Nabire akan tetap mengawal proses hukum yang seadil-adilnya bagi pelaku pembunuhan.

“Pelakunya sudah ditangkap. Proses hukum ini akan kami kawal. Saya sudah sampaikan juga bahwa kalau putusan pengadilan tidak sesuai dengan harapan keluarga dan masyarakat, maka pasti Nabire ini tidak akan baik-baik saja. Jadi saya harap Pak Kapolres, Pak Kapolda, Kejaksaan, Pengadilan, agar kasus ini benar-benar diproses sesuai hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Yulianus.

Menurut Yulianus, kasus pembunuhan yang sangat sadis dan tak berperikemanusiaan. Betapa tidak, korban sudah dibunuh, diperkosa, lalu dibakar.

“Ini kasus yang sadis, keterlaluan. Kalau pembunuhan biasa, mungkin bisa dimaklumi, tapi ini sudah dibunuh, diperkosa, abis itu dibakar. Ini yang kita tidak bisa terima,” tandas Yulianus.

Hal yang sama juga disampaikan pihak keluarga korban, Ruben Tandi. Kepada Kareba-Toraja.com, yang menghubunginya via telepon, Minggu, 2 Agustus 2026 malam, Ruben Tandi menegaskan pihak keluarga akan mengawal kasus ini hingga ada putusan pengadilan yang seadil-adilnya.

“Pihak kepolisian sudah bilang bahwa mereka akan bekerja maksimal. Jadi kami meminta pasal yang dikenakan kepada pelaku memang betul-betul harus pasal yang berat. Pihak kepolisian juga sudah bilang bahwa pasal yang dikenakan adalah pasal pembunuhan berencana, yaitu pasal 459 KUHP yang baru,” tegas Ruben.

Remaja 14 Tahun Tersangka

Wakil Kepala Kepolisian (Wakapolres) Nabire, Komisaris Polisi (Kompol) Pieter Kendek menyatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan dan menangkap seorang terduga pelaku bernisial AWS (14). AWS ini merupakan siswa kelas 3 SMP di Nabire dan merupakan putra seorang anggota Polri.

“Sudah ada terduga pelaku yang kita tangkap. Semua sudah kami sampaikan melalui press release. Mulai dari awal penanganan TKP sampai penangkapan dan prosesnya,” ungkap Kompol Pieter Kendek kepada Kareba-Toraja.com, yang melakukan konfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu, 2 Agustus 2026 malam.

Selain terduga pelaku, yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepeda motor, botol berisi minyak tanah, telepon genggam milik korban dan pelaku, serta sejumlah barang bukti lainnya.

“Untuk perkembangan penyelidikan, sampai saat ini, terduga pelaku masih tunggal. Tapi kita terus melakukan penyembangan penyidikan, juga memeriksa sejumlah saksi,” jelas Kompol Pieter.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, penyidik, kata Kompol Pieter Kendek, menemukan adanya pembunuhan berencana dalam peristiwa ini. Namun kepastian mengenai pasal apa yang akan dikenakan kepada tersangka, masih butuh pengembangan. (*)

  • Penulis: Monika Rante Allo
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketahuilah, Menyetubuhi Anak Dibawah Umur Bisa Dihukum 15 Tahun Penjara

    Ketahuilah, Menyetubuhi Anak Dibawah Umur Bisa Dihukum 15 Tahun Penjara

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kasus persetubuhan terhadap anak dibawah umur kian marak di Toraja; baik di Tana Toraja maupun di Toraja Utara. Terkini, 2 pemuda asal Sa’dan ditangkap polisi karena menyetubuhi seorang gadis yang masih dibawah umur asal Sanggalangi. Kedua pemuda yang diringkus Satuan Reserse dan Kriminal Polres Toraja Utara, itu masing-masing berinisial TP (21 tahun) […]

  • Mulai Hari ini, Polres Tana Toraja Gelar Operasi Patuh 2024, Ini Sasarannya

    Mulai Hari ini, Polres Tana Toraja Gelar Operasi Patuh 2024, Ini Sasarannya

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Polres Tana Toraja Polda Sulsel, gelar Operasi Patuh, Mulai 15 – 28 Juli 2024. (foto: dok. istimewa/kareba toraja). KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Polres Tana Toraja Polda Sulsel, terhitung hari ini, Senin 15 Juli 2024 menggelar Operasi Patuh 2024. Operasi ini akan digelar selama 14 hari kedepan hingga tanggal 28 Juli 2024. Kapolres Tana Toraja AKBP Malpa […]

  • Siap Sambut Ganjar dan Gibran, Ketua BPS GT: Tongkonan Sangulele Adalah Rumah Bersama

    Siap Sambut Ganjar dan Gibran, Ketua BPS GT: Tongkonan Sangulele Adalah Rumah Bersama

    • calendar_month Kamis, 23 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Ketua Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Pdt Alfred Anggui menyatakan siap menyambut kedatangan calon Presiden Ganjar Pranowo dan Calon Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka di Tongkonan Sangulele, Kantor Pusat BPS Gereja Toraja. “BPS Gereja Toraja menyambut sukacita rencana kedatangan Bapak Ganjar Pranowo dan Bapak Gibran Rakabuming Raka. Mereka berdua adalah putra-putra […]

  • Berkunjung ke Tana Toraja, Ganjar Pranowo Duduk di Alang yang Pernah Diduduki Presiden Jokowi

    Berkunjung ke Tana Toraja, Ganjar Pranowo Duduk di Alang yang Pernah Diduduki Presiden Jokowi

    • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Calon Presiden RI, Ganjar Pranowo berkunjung ke Toraja, Sabtu, 25 November 2023. Ada beberapa agenda yang dilakukan oleh Capres usungan PDI Perjuangan tersebut. Salah satunya, mengunjungi gereja Katolik Paroki Hati Tak Ternoda Santa Perawan Maria Makale. Di pelataran gereja ini, Ganjar Pranowo disambut dan ditemani beberapa tokoh agama. Ganjar duduk di Alang […]

  • Pengangkatan TGUPP 2023, Gubernur Sulsel Dinilai Anaktirikan Toraja

    Pengangkatan TGUPP 2023, Gubernur Sulsel Dinilai Anaktirikan Toraja

    • calendar_month Minggu, 5 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dinilai menganaktirikan Toraja dalam pengangkatan Tenaga Ahli Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2023. Padahal, banyak tokoh asal Toraja yang dianggap layak masuk dalam tim itu. Toraja tidak kekurangan orang pintar. Dari 63 Tenaga Ahli Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Provinsi Sulawesi Selatan yang […]

  • Respon Cepat Kapolres Tana Toraja Jadi Pendonor Kebutuhan Darah di RSUD Lakipadada

    Respon Cepat Kapolres Tana Toraja Jadi Pendonor Kebutuhan Darah di RSUD Lakipadada

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Kapolres Tana Toraja AKBP Budi Hermawan Bergerak Cepat jadi Pendonor kebutuhan darah di RSUD Lakipadada.( Foto/Istimewa).   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kapolres Tana Toraja, AKBP Budi Hermawan dan anggotanya memberikan contoh nyata peduli kemanusiaan dengan ikut langsung mendonorkan darahnya untuk seorang pasien di Rumah Sakit Lakipada, pada Selasa 13 Mei 2025. Kedatangan Kapolres beserta personil Polres […]

expand_less