Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » BPJS Kesehatan » BPJS Kesehatan Perkuat Mutu Layanan JKN, 30 Fasilitas Kesehatan Raih Apresiasi Tingkat Nasional

BPJS Kesehatan Perkuat Mutu Layanan JKN, 30 Fasilitas Kesehatan Raih Apresiasi Tingkat Nasional

  • account_circle Arsyad Parende/Rls
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemyerahan Piagan Penghargaan kepada 30 Fasilitas Kesehatan Berkomitmen dalam pelayanan Program JKN tahun 2026. (Foto: Istimewa)

 


KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA
— BPJS Kesehatan mendorong peningkatan mutu layanan kesehatan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang tidak hanya berorientasi pada jumlah pelayanan, tetapi juga manfaat kesehatan yang dirasakan peserta.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito mengatakan luasnya cakupan kepesertaan JKN perlu diikuti dengan peningkatan terhadap mutu yang diberikan oleh fasiltas kesehatan. Per 1 September 2026, Program JKN telah memberikan perlindungan kepada sekitar 284,3 juta penduduk atau lebih dari 98,6 persen populasi Indonesia.

“Tugas kita bukan hanya memastikan masyarakat terdaftar sebagai peserta, tetapi juga menjamin bahwa ketika membutuhkan pelayanan kesehatan, mereka memperoleh layanan yang bermutu serta perlindungan dari risiko finansial,” ujar Pujo dalam Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Tahun 2026, Selasa (15/9).

Menurut Pujo, peningkatan pemanfaatan layanan menunjukkan semakin terbukanya akses masyarakat. Hal ini terlihat dari jumlah fasilitas kesehatan yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Per 1 September 2026, terdapat 23.816 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 3.221 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) hingga 7.180 sarana penunjang yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Lebih dari itu, jumlah tersebut juga perlu diikuti dengan pelayanan yang sesuai kebutuhan medis dan memberikan hasil kesehatan yang optimal.

Tak hanya itu, sepanjang tahun 2014-2025, BPJS Kesehatan telah mengeluarkan lebih dari

Rp1.279,8 triliun ke fasilitas kesehatan untuk membayar pelayanan kesehatan. Menurut Pujo, itu bukanlah biaya yang sedikit. Ada banyak masyarakat yang bergantung JKN untuk berobat, apalagi jika penyakitnya berbiaya mahal atau membutuhkan waktu pengobatan panjang.

“Transformasi yang perlu kita bangun bersama adalah dari volume menuju value. Value-based care bukan tentang mengurangi pelayanan, tetapi memastikan peserta memperoleh pelayanan yang tepat, pada waktu yang tepat, sesuai kebutuhan medis, dengan hasil kesehatan yang terbaik,” kata Pujo.

Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan peran aktif fasilitas kesehatan Karena itu, BPJS

Kesehatan memberikan penghargaan bertajuk Seva Paramahita Award 2026 kepada fasilitas

kesehatan yang menunjukkan komitmen dan kinerja terbaik dalam memberikan pelayanan kepada peserta JKN.

“Fasilitas kesehatan yang memperoleh penghargaan hari ini diharapkan bisa menjadi role model, menjadi tempat bertukar ilmu, serta ikut menyebarluaskan praktik-praktik baik dalam peningkatan mutu, inovasi, dan akuntabilitas pelayanan JKN,” ujar Pujo.

Ia menambahkan, penguatan mutu layanan juga perlu dirasakan langsung oleh peserta ketika berada di fasilitas kesehatan. Untuk itu, BPJS Kesehatan meluncurkan wajah baru Petugas BPJS SATU atau BPJS Siap Membantu sebagai bagian dari upaya memperkuat pengalaman peserta dalam memperoleh informasi dan pendampingan selama mengakses layanan kesehatan.

Di sisi pembiayaan, BPJS Kesehatan juga memperkuat koordinasi dengan Asuransi Kesehatan Tambahan (AKT) melalui Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan (KAPJ). Melalui skema ini, peserta JKN yang memiliki AKT dapat memperoleh manfaat kenaikan kelas perawatan dengan koordinasi pembiayaan antara BPJS Kesehatan dan AKT, sehingga peserta tidak perlu menanggung out-of-pocket di luar ketentuan. KAPJ juga mengatur koordinasi kepesertaan, sistem tagihan satu pintu, serta pembagian selisih biaya pelayanan antara BPJS Kesehatan dan AKT.

“Peluncuran wajah baru BPJS SATU serta penandatanganan kerja sama dengan Asuransi

Kesehatan Tambahan menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk semakin memperkuat pengalaman peserta serta membangun koordinasi pembiayaan kesehatan yang lebih terintegrasi, efektif, dan berorientasi pada kualitas,” tutur Pujo.

Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Stevanus Adrianto Passat mengatakan, perluasan akses layanan JKN perlu berjalan seimbang dengan peningkatan mutu dan keberlanjutan Program JKN.

Menurutnya, fasilitas kesehatan memiliki peran strategis karena secara langsung menentukan

pengalaman peserta, sehingga pelayanan harus mudah diakses, berkualitas, aman, cepat, dan

berkeadilan.

Ia menambahkan, Dewan Pengawas terus mendorong penguatan tata kelola JKN yang transparan dan akuntabel, termasuk dalam aspek kualitas layanan, kepatuhan regulasi, pengelolaan risiko, dan perlindungan hak peserta. Penguatan tersebut juga perlu didukung kolaborasi seluruh ekosistem

JKN, termasuk melalui koordinasi antara BPJS Kesehatan dan Asuransi Kesehatan Tambahan

untuk memperkuat integrasi ekosistem kesehatan nasional.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan, Maria Endang Sumiwi menjelaskan Program JKN merupakan salah satu pondasi penting dalam pembangunan Indonesia sehingga perlu dipastikan setiap peserta memperoleh pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan.

Transformasi kesehatan yang terus dijalankan juga perlu berjalan seiring dengan transformasi mutu layanan, termasuk melalui penguatan fasilitas kesehatan yang menjadi bagian penting dalam memastikan akses layanan kesehatan semakin luas dan berkualitas bagi masyarakat.

“Tidak ada sistem jaminan kesehatan yang kuat tanpa didukung fasilitas kesehatan yang kuat.

Semangat gotong royong harus kita maknai sebagai kerja sama dan tanggung jawab yang jelas dari seluruh pihak, baik pemerintah, BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan, maupun masyarakat,” tegas Maria.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Republik Indonesia, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar mampu memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.

Menurutnya, JKN merupakan wujud nyata gotong royong bangsa dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

“Untuk menjaga keberlanjutan dan memperkuat manfaat JKN, perlu adanya komitmen dan

kontribusi dari seluruh ekosistem JKN. Pemerintah berperan melalui dukungan kebijakan, regulasi, dan pembiayaan, peserta dengan menjaga kepesertaan tetap aktif serta memenuhi kewajibannya, sementara fasilitas kesehatan memiliki peran penting dalam memastikan pelayanan diberikan

sesuai standar, bermutu, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Cak Imin.

Di sisi pelayanan, penguatan akses dan pemerataan mutu fasilitas kesehatan perlu terus dilakukan seiring meningkatnya pemanfaatan layanan dan perubahan pola penyakit di Indonesia. Penguatan layanan primer menjadi salah satu prioritas, termasuk melalui peningkatan kapasitas sumber dayamanusia, sarana prasarana, ketersediaan obat dan bahan medis, serta pemeriksaan penunjang, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses.

“Program JKN adalah gotong royong raksasa bangsa ini yang harus kita jaga bersama. Kita ingin memastikan tidak ada lagi masyarakat yang merasa harus takut jatuh miskin karena sakit. Karena itu, seluruh pihak harus menjalankan perannya dengan baik, menjaga keaktifan kepesertaan, memberikan pelayanan sesuai standar, menggunakan sumber daya secara tepat, serta membangun budaya integritas, transparansi, dan pengawasan bersama. Dengan gotong royong yang kuat, kita optimistis JKN akan terus tumbuh dan memberikan perlindungan kesehatan yang

bermutu bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tegas Cak Imin.

Berikut nama 30 penerima apresiasi Fasilitas Kesehatan Berkomitmen Dalam Pelayanan Kesehatan Program JKN Tingkat Nasional Tahun 2026:

Kategori Puskesmas

  1. Juara 1 Puskesmas Umbulsari, Kabupaten Jember
  2. Juara 2 Upt. Puskesmas Petung, Kabupaten Penajam Paser Utara
  3. Juara 3 Puskesmas Palakka, Kabupaten Barru

Kategori Tempat Praktik Mandiri Dokter

  1. Juara 1 Dr. Efri Yeni, Kabupaten Padang Pariaman
  2. Juara 2 dr. Fitrijah, Kabupaten Jombang
  3. Juara 3 Dr. Sintje Tjengnis, Kota Ambon

Kategori Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi

  1. Juara 1 Drg. Fitri Eka Rahmafuri, Kabupaten Jember
  2. Juara 2 Drg. Hj. Aminah, Mm, Kabupaten Solok Selatan
  3. Juara 3 Drg. Asrofi, Kabupaten Temanggung

Kategori Klinik Pratama

  1. Juara 1 Klinik Pratama Ganesha Bali, Kabupaten Buleleng
    Juara 2 Klinik Dua Putri Jaya, Kabupaten Lampung Selatan
  2. Juara 3 Klinik Pratama Bunda Patimah, Kota Medan

Kategori Rumah Sakit Kelas A

  1. Juara 1 RSUD Dr Soetomo, Kota Surabaya
  2. Juara 2 Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Kota Jakarta Pusat
  3. Juara 3 RSUP Prof. Dr. I G.N.G. Ngoerah, Kota Denpasar

Kategori Rumah Sakit Kelas B

  1. Juara 1 RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu, Kabupaten Bangkalan
    Juara 2 RS Mitra Plumbon Cirebon, Kabupaten Cirebon
  2. Juara 3 RSUD Brigjend. H. Hasan Basry, Kabupaten Hulu Sungai Selatan

Kategori Rumah Sakit Kelas C

  1. Juara 1 RS Mawaddah Medika, Kabupaten Mojokerto
  2. Juara 2 RSUD R.A.A Tjokronegoro, Kabupaten Purworejo
  3. Juara 3 RS Yos Sudarso, Kota Padang

Kategori Rumah Sakit Kelas D

  1. Juara 1 RS Hasyim Asy’ari, Kabupaten Jombang
  2. Juara 2 RS Santa Elisabeth, Kabupaten Bantul
  3. Juara 3 RSU Sakinah Lhokseumawe, Kota Lhokseumawe

Kategori Rumah Sakit Khusus

  1. Juara 1 RSIA Putri, Kota SurabayaJuara 2 RSJ Prof Hb Sa’anin Padang, Kota Padang
  2. Juara 3 RS Khusus Gigi Dan Mulut Universitas Hasanuddin, Kota Makassar

Kategori Klinik Utama

  1. Juara 1 Klinik Utama Citra Mulia
  2. Juara 2 Klinik Utama Cahaya Imani
  3. Juara 3 Klinik Utama Cahaya Husada

Berikut nama 6 penerima Penghargaan Khusus Fasilitas Kesehatan Berkomitmen Dalam Pelayanan Kesehatan Program JKN Tingkat Nasional Tahun 2026:

Kategori Rumah Sakit D Pratama

  • RS Kelas D Pratama Samuda, Kabupaten Kotawaringin Timur
  •  RSUD Hj. Puang Sabbe, Kabupaten Enrekang
  • RS Pratama Tolinggula Melayani, Kabupaten Gorontalo Utara

Kategori DBTFMS

  • RS Kapal Dr. Lie Dharmawan Ii, Kota Jakarta Barat
  • Puskesmas Ilwayab, Kabupaten Merauke
  • RS Kapal Ksatria Airlangga, Kota Surabaya

Berikut nama 15 penerima Penghargaan Lomba Konten Edukasi JKN Tahun 2026:

Kategori Puskesmas

  • Juara 1 Puskesmas Makrayu, Kota Palembang
  • Juara 2 Puskesmas Karang Rejo, Kota Tarakan
  • Juara 3 Puskesmas Remu, Kota Sorong

Kategori TPMD/TPMDG

  • Juara 1 Drg. Ijlal Wafa’ Al Hamdani, Kabupaten Polewali Mandar
  • Juara 2 Dr. Erwin Buntoro Jst, Kota Tanjung Pinang
  • Juara 3 Dr Handini, Kota Surabaya

Kategori Klinik Pratama

  • Juara 1 Klinik Pratama Kaina Healthcare, Jakarta Barat
  • Juara 2 Klinik Pratama Arimbi Medical Center, Kota Lubuk Linggau
  • Juara 3 Klinik Lmmc Banjarbaru, Kota Banjarbaru

Kategori FKRTL Pemerintah

  • Juara 1 RSUD Bangli, Kabupaten Bangli
  • Juara 2 RSUD Pameungpeuk Garut, Kabupaten Garut
  • Juara 3 RSUD Ajibarang, Kabupaten Banyumas

Kategori FKRTL Swasta

  • Juara 1 RS Ceria Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan
  • Juara 2 RS Hasyim Asy’ari, Kabupaten Jombang
  • Juara 3 Rumah Sakit Khusus Mata Prima Vision, Kota Medan. (*)
  • Penulis: Arsyad Parende/Rls
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persatuan Tenis Lapangan (PELTI)Tana Toraja Gelar Muscablub Tunjuk Ketua Baru

    Persatuan Tenis Lapangan (PELTI)Tana Toraja Gelar Muscablub Tunjuk Ketua Baru

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Muscablub PELTI Tana Toraja digelar di ruang rapat Arion Caffee Mandetek Makale, Tana Toraja, Senin, 18 November 2024. (foto: dok. istimewah).   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (PELTI) Tana Toraja menggelar Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub), Senin, 18 November 2024 bertempat di ruang rapat Arion Caffee Mandetek Makale, Tana […]

  • Besok, Dokter Boyke Kupas Tuntas Soal Seks Bebas, Kanker Serviks, dan Kesehatan Wanita di Tana Toraja

    Besok, Dokter Boyke Kupas Tuntas Soal Seks Bebas, Kanker Serviks, dan Kesehatan Wanita di Tana Toraja

    • calendar_month Sabtu, 30 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dokter, aktor, dan seksologi ternama Indonesia, dr. Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS, akan berbicara pada Seminar Kesehatan di Makale, Tana Toraja, Minggu, 31 Juli 2022. Sebelumnya, seksologi yang sering tampil dan bicara blak-blakan soal seks dan reproduksi di televisi ini dijadwalkan berbicara sebagai narasumber utama pada Seminar Kesehatan “Kupas Tuntas Seks Bebas, […]

  • Pemda, Kodim 1414, dan PT Nagata Gelar Vaksinasi Covid-19 di Denpina

    Pemda, Kodim 1414, dan PT Nagata Gelar Vaksinasi Covid-19 di Denpina

    • calendar_month Kamis, 18 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, DENPINA — Kodim 1414 Tana Toraja menggandeng Dinas Kesehatan Toraja Utara dan PT Nagata Mikro Hidro menggelar vaksinasi Covid-19 di dua lokasi berbeda di Kecamatan Dende’ Piongan Napo (Denpina), Kamis, 18 November 2021. Dua lokasi vaksinasi itu, masing-masing di Lembang Ma’dong dengan target 300 warga dan Lembang Paku 300 warga. Layanan vaksinasi yang diberikan […]

  • 1.600 Tenaga Medis di Toraja Utara Siap Divaksin Corona, Forkopimda Giliran Pertama

    1.600 Tenaga Medis di Toraja Utara Siap Divaksin Corona, Forkopimda Giliran Pertama

    • calendar_month Selasa, 26 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kurang lebih 1.600 tenaga tenaga medis yang bekerja di rumah sakit, Puskesmas, dan layanan kesehatan masyarakat lainnya di Toraja Utara, siap divaksin Covid-19. Tenaga medis atau pekerja kesehatan adalah kelompok masyarakat yang akan divaksin pertama, karena mereka dianggap sebagai garda terdepan dalam melawan virus Corona (Covid-19). “Sudah disosialisasikan. Ya, sekitar 1.600-an, jumlah […]

  • PMI Sulsel: Butuh Bantuan Internasional untuk Korban Tanah Longsor dan Banjir Bandang di Luwu

    PMI Sulsel: Butuh Bantuan Internasional untuk Korban Tanah Longsor dan Banjir Bandang di Luwu

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BELOPA — Luasnya lokasi dan begitu besar dampak yang ditimbulkan oleh bencana alam tanah longsor dan banjir bandang di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, membuat Palang Merah Indonesia (PMI) Sulsel membuka peluang meminta bantuan internasional. Untuk diketahui, bencana alam tanah longsor disertai banjir bandang yang terjadi pada Jumat, 3 Mei 2024, melanda 12 Kecamatan di […]

  • Suka Wisata Susur Hutan, Stone Forest Tangrante Toraja Menanti Anda

    Suka Wisata Susur Hutan, Stone Forest Tangrante Toraja Menanti Anda

    • calendar_month Selasa, 16 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TIKALA — Objek wisata Stone Forest Tangrante menawarkan keindahan panorama alam di atas puncak yang dikelilingi hamparan batu karst. Menariknya, untuk sampai di spot terindah tersebut, pengunjung akan treking susur hutan. Lokasi Stone Forest Tangrante berada di Tangrante, Kecamatan Tikala, Toraja Utara. Sekitar 15 menit dari pusat kota Rantepao. Tempat ini direkomendasikan bagi pengunjung […]

expand_less