Respon Kegaduhan di Media Sosial Soal Pelayanan Dokter, Komisi II DPRD Tana Toraja Datangi RSUD Lakipadada
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 17 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Komisi II DPRD Tana Toraja setelah bertemu Direktur RSUD Lakipadada membahas kegaduhan di media sosial terkait pelayanan dokter. (Foto: arsyad)
KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tana Toraja bergerak cepat merespon kegaduhan di media sosial terkait pelayanan dokter salah satu rumah sakit di Tana Toraja yang dikeluhkan oleh keluarga pasien.
Jumat 30 Oktober 2026, Komisi II DPRD Tana Toraja langsung mendatangi RSUD Lakipadada sebagai salah satu mitra kerja Komisi II DPRD.
Kedatangan Rombongan Komisi II DPRD Tana Toraja diterima langsung oleh Direktur RSUD Lakidada Obed Bassang dan staf Rumah Sakit Lakipadada.
Ketua Komisi II DPRD Tana Toraja Semuel Tandirerung mengatakan kehadiran kami di RSUD Lakipadada sebagai Rumah Sakit milik Pemerintah dan mitra kerja Komisi II adalah untuk menindaklanjuti kegaduhan yang terjadi di media sosial soal pelayanan dokter.
“Kami datang untuk berkoordinasi mempertanyakan apaka benar kejadian tersebut terjadi di RSUD Lakipadada, apaka yang dimaksud benar dokter di RSUD Lakipadada dan jika itu benar agar segera ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan prosedur yang telah diatur” tutur Semuel Tandirerung.
Sementara itu anggota Komisi II lainnya yakni Frans Sandakila’, Stepanus Maluangan, Marthen Taruk Bua’ dan Yulius Paturu’ berharap agar pelayanan di RSUD Lakipadada dapat ditingkatkan dengan tetap mengutamakan kenyaman pasien serta mengutamakan etika dan sikap sopan santun para tenaga medis dalam memberikan pelayanan.
Komisi II berharap agar kasus ini segera diselesaikan dan tidak dibiarkan berlarut-larut karena dapat memberikan kesan atau citra negatif bagi keseluruhan pelayanan meskipun yang berbuat hanya segelintir oknum.
Komisi II juga memberikan dukungan kepada Direktur dan staf RSUD Lakipadada dalam pengelolaan dan pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat.
Sementara itu, Direktur RSUD Lakipadada Obed Bassang menyampaikan bahwa pihaknya tidak diam dan langsung merespon setelah mengetahui adanya kegaduhan yang terjadi di media sosial.
“Pada saat itu juga, Kami langsung melakukan investigasi internal terkait informasi yang beredar terkait pasien dan dokter yang dimaksud apaka benar itu terjadi di RSUD Lakipadada atau di rumah saki lain” urai Obed Bassang
Obed Bassang mengurai pihaknya juga langsung melaksanakan pertemuan dengan Pejabat Struktural Rumah Sakit, Komite Medik dan Komite Etik terkait tindaklanjut yang akan ditempuh jika benar yang bersangkutan adalah dokter di RSUD Lakidapada dan kejadiannya di RSUD Lakipadada.
Terkait informasi yang sudah mengarah ke salah satu nama dokter, Direktur menyebut sudah membangun komunikasi namun dokter yang bersangkutan masih mengikuti kegiatan kongres dokter di luar kota dan sedang diupayakan untuk dimintai keterangan resmi.
Direktur RSUD Lakipadada meminta masyarakat agar bersabar menunggu proses yang masih berjalan dan memastikan berjalan sesuai ketentuan dengan tetap memegang prinsip kehati-hatian.
Apapun hasilnya nanti kami akan serahkan ke Komite Medik dan Komite Etik untuk menindaklanjuti dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebelumnya, Media Sosial Toraja gaduh dengan postingan salah satu akun media sosial bernama George Pasulu yang menyampaikan keluhan sebagai keluarga pasien terkait pelayanan Dokter di salah satu rumah sakit di Tana Toraja yang dinilai melukai perasaan keluarga pasien.
Dalam postingannya George Pasulu menyebut salah satu Dokter di salah satu RS di Tana Toraja yang mengatakan kepada pasien “kalau mau mati mati aja, tidak usah bikin susah orang, nanti kalau mati saya belikan peti”
Postingan tersebut kemudian menjadi viral dan dibagikan ratusan kali dan mendapatkan beragam tanggapan.
Meski tidak menyebut nama rumah sakit dan nama dokter, namun netizen mulai mengaitkan dengan nama salah satu dokter dan nama salah satu rumah sakit yakni RSUD Lakipadada. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arsyad Parende




Saat ini belum ada komentar