Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Bantuan Traktor Diduga Digelapkan, Ketua Kelompok Tani Rante Ba’tan Lapor Polisi

Bantuan Traktor Diduga Digelapkan, Ketua Kelompok Tani Rante Ba’tan Lapor Polisi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Ketua Kelompok Petani dan Usaha Rakyat (KPUR) Rante Ba’tan, Lembang Sillanan, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Tana Toraja, Lewi Panggau melaporkan Sekretarisnya, Paulus Niel atas dugaan penggelapan traktor bantuan dari Dinas Pertanian Tana Toraja.

Laporan dari Ketua Kelompok Petani dan Usaha Rakyat (KPUR) Rante Ba’tan, Lembang Sillanan ini diterima Kepolisian Sektor Mengkendek, Kamis, 10 Maret 2022.

“Iya, ada laporan dari Kelompok Tani Rante Ba’tan terkait dugaan penggelapan bantuan traktor,” ungkap Kapolsek Mengkendek, AKP Yohanis Mundu, Jumat, 11 Maret 2022.

AKP Yohanis mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan. “Iya, untuk sementara (laporan itu) didalami penyidik kami,” katanya.

Laporan ini bermula dari pengambilan traktor bantuan Pemda Tana Toraja yang dilakukan secara diam-diam oleh oknum Sekretaris Kelompok Tani Rante Ba’tan di Kantor Dinas Pertanian Tana Toraja tanpa melibatkan pengurus yang lain.

Diketahui bahwa traktor tersebut sudah diambil pada tanggal 4 Maret 2022. Namun hingga sepekan sejak diambil, bantuan traktor tersebut tidak kelihatan fisiknya oleh anggota kelompok lain.

Ketua dan Bendahara Kelompok Tani Rante Ba’tan pun langsung mendatangi Kantor Dinas Pertanian Tana Toraja untuk memastikan bantuan tersebut sudah tersalur atau belum.

Berdasarkan surat keterangan yang dikeluarkan oleh Dinas Pertanian yang ditandatangani oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan, Sumedi Pasorong, bantuan traktor untuk Kelompok Petani dan Usaha Rakyat (KPUR) Rante Ba’tan Lembang Sillanan Kecamatan Gandangbatu Sillanan sudah diserahkan kepada Pengurus Kelompok atas nama Paulus Niel pada hari Jumat, 4 Maret 2022.

Ketua Kelompok Tani KPUR Rante Ba’tan Lewi Panggau yang ditemui di Kantor Dinas Pertanian Tana Toraja, Kamis, 10 Maret 2022 membenarkan bahwa bantuan untuk kelompoknya belum sampai di wilayahnya sementara Dinas Pertanian sudah mengakui telah menyalurkan bantuan tersebut.

Ditanya soal isu traktor sudah dijual atau digelapkan, Lewi Panggau mengaku belum berani pastikan yang jelas barang belum sampai ke anggota kelompok.

“Isu yang berkembang sudah dijual katanya, tapi kami belum pastikan, kejadian ini sudah kami laporkan ke Polsek Mengkendek biar nanti pihak Kepolisian yang ungkap,” kata Lewi Panggau.

Lewi Panggau mengaku tidak pernah dihubungi oleh Sekretarisnya untuk mengambil traktor tersebut sehingga dirinya tidak mengetahui jika traktor ternyata sudah diambil dari Dinas Pertanian.

Lewi Panggau juga menyayangkan pihak Dinas Pertanian yang menyerahkan bantuan tanpa sepengetahuan Ketua Kelompok Tani yang bersangkutan.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Kelompok Tani Rante Ba’tan, Paulus Niel mengaku traktor bantuan Pemda Tana Toraja tersebut masih dia simpan. Dia menyebut bantuan tersebut bisa terealisasi karena jasanya dalam mengurus.

Kemudian, Paulus Niel juga menyebut sebenarnya dalam SK daftar penerima bantuan traktor dari Dinas Pertanian, Kelompok Tani Rante Ba’tan tidak masuk. Namun berkat usahanya, sehingga Kelompok Tani Rante Ba’tan bisa masuk dalam daftar dan menerima bantuan traktor tersebut.

“Traktornya saya masih simpan. Karena terus terang, awalnya tidak ada jatahnya kelompok tani Rante Ba’tan, tapi saya urus sehingga kami diberikan traktor,” jelas Niel.

Niel malah balik menuding Ketua Kelompok Tani Rante Ba’tan, Lewi Panggau telah menyalahgunakan bantuan tabung semprot yang juga berasal dari Dinas Pertanian. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral, Bocah di Toraja Utara Ini Menangis Meraung-raung Saat Motornya Ditilang

    Viral, Bocah di Toraja Utara Ini Menangis Meraung-raung Saat Motornya Ditilang

    • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sebuah video yang memperlihat seorang bocah (usianya diperkirakan 9-10 tahun) menangis meraung-raung sambil memeluk sepeda motor saat sepeda motornya ditilang, viral di media sosial. Bocah yang mengenakan baju kuning dengan celana pendek warna hitam, memakai topi dan sarung ini ditahan polisi saat melintas di jalan poros Makale-Rantepao, tepatnya di depan kantor Samsat […]

  • Dugaan Pengrusakan Hutan Lindung, 3 Pejabat di Toraja Utara Dilaporkan ke Polda Sulsel

    Dugaan Pengrusakan Hutan Lindung, 3 Pejabat di Toraja Utara Dilaporkan ke Polda Sulsel

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Dua pejabat dan satu oknum anggota DPRD Toraja Utara dilaporkan ke Polda Sulsel terkait dugaan pengrusakan hutan lindung di Ulusalu, Kecamatan Sa’dan, Toraja Utara, Senin, 22 Mei 2023. Dua pejabat dimaksud, masing-masing ALT (oknum Kepala di salah satu OPD Toraja Utara) dan HG (oknum Kepala Lembang/Desa). Kemudian, oknum anggota DPRD Toraja Utara […]

  • OPINI: Salib, Kekuasaan, dan Keberanian Moral

    OPINI: Salib, Kekuasaan, dan Keberanian Moral

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Refleksi Jumat Agung Bagi Masyarakat Beriman Zaman Sekarang Peristiwa Jumat Agung bukan sekadar kisah religius tentang penderitaan Yesus di masa lampau. Ia adalah cermin sejarah manusia yang terus berulang dalam berbagai bentuk sepanjang zaman. Kisah salib memperlihatkan bagaimana kekuasaan, ketakutan, kepentingan kelompok, dan stabilitas sosial sering kali lebih diutamakan daripada kebenaran dan keadilan. Karena itu […]

  • Anggota BNN Gadungan Sekap dan Peras Warga Toraja Utara Ratusan Juta, Kronologinya Mirip Film

    Anggota BNN Gadungan Sekap dan Peras Warga Toraja Utara Ratusan Juta, Kronologinya Mirip Film

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kronologi dalam berita ini mirip skenario film yang biasa disaksikan di layar kaca. Namun ini bukan fiktif. Kejadiannya nyata. Korbannya warga Toraja Utara. Pelakunya 7 orang pemuda. Mereka menyekap korban dan karyawannya serta berhasil memeras uang sebesar Rp 100 juta. Tapi aksi mereka berhasil diungkap Polres Toraja Utara. KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kepolisian Resor Toraja Utara […]

  • Sukseskan “Christmas City” dan TLF, ASN Toraja Utara Diminta Pasang Pohon dan Lampu Natal

    Sukseskan “Christmas City” dan TLF, ASN Toraja Utara Diminta Pasang Pohon dan Lampu Natal

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Desianti/Art
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dua efent bertema Natal bakal digelar di Kabupaten Toraja Utara pada Desember mendatang. Kedua event itu, yakni Christmas City dan Toraja Light Festival (TLF) atau Festival Pohon Natal. Untuk menyukseskan dua event ini, Bupati Toraja Utara meminta kepada semua Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun PPPK yang beragama Protestan dan Katolik […]

  • Baru Berusia 4 Bulan, Atap Tribun Lapangan Bakti Rantepao Ambruk, Proyeknya Senilai Rp 1,798 Miliar

    Baru Berusia 4 Bulan, Atap Tribun Lapangan Bakti Rantepao Ambruk, Proyeknya Senilai Rp 1,798 Miliar

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Atap tribun Lapangan Bakti Rantepao, Toraja Utara, ambruk pada Sabtu, 11 April 2026. Atap yang ambruk itu terjadi pada satu baris di sisi selatan. Atap ini ambruk diduga karena tak kuat menahan air hujan, yang volumenya cukup besar. Pada saat kejadian sekitar pukul 19.00 Wita, Kota Rantepao dan sekitarnya memang sedang diguyur […]

expand_less