Pengurus Pusat GMKI Minta Polda Sulsel Usut Tuntas Kasus Penikaman Aktivis GMKI Palopo

KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) meminta Polda Sulsel dan Polresta Palopo mengusut tuntas kasus penikaman mantan Ketua GMKI Palopo, Awal Bangai, yang terjadi pada Kamis, 6 Maret 2023 di Jalan Diponegoro, Batupasi, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo.

Akibat penikaman tersebut, aktivias GMKI kelahiran Seko, Luwu Utara itu, meninggal dunia dengan tiga bekas luka tusukan di bagian perut.

Polisi sudah mengamankan seorang bernama Hamka, yang diduga kuat menjadi pelaku penikaman sehingga korban Awan Bangai meninggal dunia.

Ketua Wilayah III GMKI Sulselbar, Restu Tangaka, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi kareba-toraja.com, Jumat, 7 April 2023, menyatakan Kepolisian Daerah Sulsel mesti memberi atensi aktif kepada jajarannya agar kasus yang menimpa Awal Bangai yang dibunuh secara keji itu disidik secara komprehensif dan tuntas.

Baca Juga  PCPS GMKI Tana Toraja dan Toraja Utara Resmi Dilantik, Theofilus Allorerung dan Kalatiku Paembonan Jadi Penasehat

“Kalau dilihat dari kronologis yang diungkap polisi di media, maenurut kami masih menyisakan banyak praduga yang harus diusut secara tuntas,” tegas Restu.

Pengurus Pusat GMKI, kata Restu, menyayangkan tragedi yang menimpa Awal Bangai dengan motif yang menurut Restu masih perlu mendapatkan pendekatan penyidikan yang lebih spesifik dengan mempelajari motif-motif lain yang dapat menjadi penyebab terbunuhnya aktivis yang loyal dan aktif pada periode kepengurusan almarhum.

“Sambil menunggu usaha pihak kepolisian Kota Palopo, kami berharap kepada Polda Sulsel agar sungguh-sungguh mengusut permasalahan ini,” pintanya.

Restu juga meminta Pengurus GMKI Kota Palopo agar menjaga suasana kondusif sekaligus terus mendorong Polresta Palopo agar proaktif menggali motif yang menimpa senior mereka.

Baca Juga  Lakalantas di KM 14 Palopo, Seorang Pendeta Gereja Toraja Dikabarkan Meninggal Dunia

“Kita tidak akan berhenti untuk terus mengawal proses penyidikan ini sampai ada titik terang. Bukan tidak percaya pada kronologi yang sudah diberitakan, tetapi keyakinan kami bahwa saudara dan ketua kami ini bisa saja terbunuh karena alasan lain. Oleh karena itu saya meminta seluruh civitas GMKI se-Indonesia untuk mengawal kasus ini hingga tuntas,” tegas Restu.

Turut merespon duka yang dialami Keluarga Awal Bangai dan Pengurus GMKI Kota Palopo atas kehilangan tersebut, Ketua Umum GMKI, Jefri Gultom menyampaikan agar kejadian tersebut menjadi perhatian bagi PP GMKI serta meminta kepastian Polres Kota Palopo untuk menyelidiki motif pembunuhan mantan Ketua GMKI Kota Palopo sesuai prosedur yang berlaku.

Baca Juga  Selamat Datang AKBP Zulanda, Terima Kasih AKBP Eko Suroso

”Kepergian almarhum adalah duka yang mendalam bagi GMKI setanah air, Tuhan memberikan penguatan dan penghiburan bagi keluarga almarhum Ketua Awal Bangai,” tutur Jefri.

Jefri Gultom pun meminta Koordinator GMKI Wilayah VIII Sulselbara dan GMKI Cabanag Palopo untuk mengawal proses hukum hingga ke pengadilan. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

Komentar