Pengendara Moge HD Tabrak Anak Sekolah di Nanggala, Korban Meninggal Dunia
- account_circle Desianti/Rls
- calendar_month Jum, 1 Mei 2026
- comment 0 komentar

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan motor gede jenis Harley Davidson di Nanggala, Toraja Utara menyebabkan seorang siswa SD meninggal dunia. (Foto: dok. istimewah/des).
KAREBA-TORAJA.COM, NANGGALA — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara sepeda motor gede (Moge) jenis Harley Davidson (HD) terjadi di Jalan Poros Palopo-Toraja, tepatnya di Kelurahan Nanggala Sangpiak Salu, Kecamatan Nanggala, Toraja Utara, Kamis, 30 April 2026 petang.
Salah satu anggota rombongan moge Harley Davidson yang bergerak dari Palopo ke Rantepao mengalami kecelakaan dan sepeda motornya menabrak seorang siswa kelas 5 SD berinisial Jfn (10) yang berada di bahu jalan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Toraja Utara, IPTU Muhammad Nasrun Sujana, dalam keterangannya, Jumat, 1 Mei 2026, menjelaskan bahwa kecelakaan lalu lintas itu terjadi sekitar pukul 17.00 Wita, Kamis, 30 April 2026.
Diuraikan IPTU Sujana, kecelakaan lalu lintas itu berawal dari rombongan sepeda motor Harley Davidson bergerak dari arah Palopo menuju ke Rantepao. Namun salah seorang pengendara, selaku swiper berkendara paling belakang yang berjauhan dengan rombongan dan santai di jalan yang lurus.
“Tepat di jalan lurus itu, pengendara moge atas nama Rdn tiba-tiba hilang keseimbangan dan jatuh dari motornya kearah kiri di badan jalan dan kendaraannya tetap berjalan ke depan sejauh sekitar 40 meter. Kemudian menabrak seorang anak laki-laki atas nama Jfn yang berada di bahu jalan sebelah kiri sehingga pejalan kaki terjatuh ke persawahan,” terang IPTU Sujana.
Menurut IPTU Sujana, kendaraan sepeda motor moge yang dikendarai Rdn itu juga terjatuh di persawahan dengan posisi jatuh ke arah kanan. Selanjutnya, korban dibantu warga sekitar dan personil Polsek Nanggala untuk diselamatkan dan dibawa ke Puskesmas Nanggala untuk pertolongan pertama. Kemudian korban dirujuk ke RS Elim Rantepao dan dilakukan penanganan medis oleh dokter. Namun sekitar pukul 18.00 Wita korban dinyatakan meninggal dunia.
“Kasus lakalantas ini sudah kami tangani. Sepeda motor moge yang terlibat dalam kecelakaan tersebut sudah kami sita sebagai barang bukti untuk proses lebih lanjut. Perkara ini masih dalam proses penyelidikan lebih lajut dengan memeriksa saksi-saksi,” pungkas IPTU Sujana. (*)
- Penulis: Desianti/Rls
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar