Pengelola Wisata Tebing Romantis Kecolongan, Pengunjung Bawa Kendaraan ke Area Tebing, Abaikan Keselamatan
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month Rab, 17 Jun 2026
- comment 0 komentar

Kendaraan jenis Pikap Double Cabin masuk ke area Tebing Objek Wisata Tebing Romantis Bonggakaradeng. (Foto: Capture Video Tiktok PakTani_04)
KAREBA-TORAJA.COM, BONGGAKARADENG — Sebuah video viral memperlihatkan pengunjung objek wisata tebing romantis yang terletak di Lembang Bau Kecamatan Bonggakaradeng Kab Tana Toraja mengabaikan keselamatan dengan membawa kendaraan masuk ke area tebing.
Video viral tersebut diposting akun tiktok @PakTani_04, Selasa 16 Juni 2026 dan mendapat berbagai tanggapan dari pengguna sosial media.
Dalam video viral tersebut, terlihat kendaran berwarna merah jenis pikap double cabin menjajal area tebing yang merupakan area padang rumput savana yang menjadi icon wisata tersebut.
Sebagai netizen mengecam tindakan pengguna kendaraan yang seharusnya tidak memasukkan kendaraan karena dapat merusak rumput savana.
“Seharusnya kendaraan dilarang masuk nanti kendaraan yang lain ikutan masuk dan rumputnya jadi rusak” tulis salah seorang netizen.
Sebagian netizen menyayangkan lemahnya pengawasan objek wisata sehingga pengunjung mengabaikan keselamatan.
Untuk diketahui pinggiran tebing romantis ini dikelilingi oleh jurang sehingga sangat membahayakan keselamatan jika kendaraan yang masuk hilang kendali.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tana Toraja Adelheid Sosang yang dikonfirmasi terkait video viral tersebut mengatakan pihaknya melalui Pemerintah Lembang dan Pengelola Wisata Tebing Romantis sudah menetapkan aturan larangan kendaraan masuk di area objek wisata.
“Sudah lama ini disampaikan bahkan sudah dipasang papan bicara imbauan untuk tidak memasukkan kendaraan hanya saja kesadaran pengunjung tidak bertanggungjawab menjaga objek” tutur Adelheid Sosang.
Adelheid menyebut jika pengendara yang memasukkan kendaraan tersebut tidak melalui pintu masuk resmi melainkan melalui jalur belakang sehingga luput dari pantauan petugas.
“Lewat pintu belakang makanya Kami monta petugas tutup saja pintu belakang agar tidak kecolongan” tutur Adelheid
Adelheid menyebut pengendara yang memasukkan kendaraan ke area objek sudah mendapatkan teguran langsung dari Pengelola dan Anggota Babinsa yang kebetulan ada di objek wisata. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arsyad Parende



Saat ini belum ada komentar