Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Berlaku Hari ini, Warga Tana Toraja Wajib Pilah Sampah Organik, Anorganik dan Residu, Ada Sanksi Bagi yang Melanggar

Berlaku Hari ini, Warga Tana Toraja Wajib Pilah Sampah Organik, Anorganik dan Residu, Ada Sanksi Bagi yang Melanggar

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bupati Tana Toraja dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup saat memantau pengolahan sampah di Instalasi Pengolahan Sampah Terpadu (IPST) di TPA Tana Malia. (Foto: Istimewa)

 


KAREBA-TORAJA.COM,MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja mulai menerapkan aturan baru pengelolaan sampah sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan serta mengurangi volume sampah yang masuk di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tana Malia di Kecamatan Rantetayo.

Mulai hari ini, 01 Agustus 2026, Pemda Tana Toraja mewajibkan masyarakat untuk memisahkan sampah dari rumah masing-masing.

Masyarakat diwajibkan memilah sampah minimal dalam 3 bentuk yakni Organik (sisa makanan, daun, dll) Anorganik (plastik, botol, kertas, dll) dan Residu (yang memang sudah tidak bisa diolah lagi seperti popok, pembalut, kaca, puntung roko, dll).

Kebijakan ini diambil karena Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tana Malia hanya akan menerima dan mengolah sampah residu.

Pemerintah Tana Toraja tegas sampah yang tidak dipilah tidak akan diangkut oleh petugas kebersihan.

Kebijakan ini gencar disosialisasikan Pemda Tana Toraja, termasuk saat Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg menghadiri penyerahan Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) jalur Aspirasi dari Anggota DPR RI Eva Stevany Rataba di Gedung Tammuan Mali’ Makale Kamis 30 Juli 2026.

Di depan ribuan orang tuas siswa penerima bantuan PIP, Kepala Sekolah, Guru dan Siswa yang menghadiri kegiatan, Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg menegaskan bahwa masyarakat wajib memilah sampah dari rumah masing-masing mulai sekarang demi masa depan lingkungan yang lebih baik.

“Dan mulai 01 Agustus 2026, sampah yang tidak dipilah tidak akan dilayani oleh petugasnya kebersihan” tegas Zadrak Tombeg.

Zadrak menegaskan bahwa program ini bagian dari janji politiknya yang menjadi komitmen sejak pelantikan.

“Sejak Pelantikan kemarin kita sudah menyatakan kita perang terhadapnya sampah plastik untuk menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan anak cucu kita” tutur Zadrak.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kab Tana Toraja Nirus Nikolas mengatakan sebelum kebijakan ini diambil sejumlah upaya sosialisasi ke masyarakat telah dilakukan agar masyarakat mulai membangun kebiasaan memilah sampah.

“Untuk sampah organik bisa dijadikan pakan ternak, jka tidak ada ternak, sisa makanan tetap bisa diolah menjadi kompos menggunakan komposter atau lubang biopori, terutama jika berupa nasi, sayur dan buah” tutur Nirus Nikolas

Nirus menegaskan bahwa untuk sampah organik masyarakat diminta untuk tidak langsung dibuang sembarangan karena dapat menimbulkan bau dan mencemari lingkungan.

“Sementara Sampah Plastik atau Anorganik bisa langsung dijual ke Bank Sampah atau bisa diserahkan ke pemulung agar menjadi nilai ekonomis bagi mereka” tutur Nirus Nikolas lebih lanjut.

Nirus juga menegaskan bahwa aturan soal Persampahan di Tana Toraja saat ini sedang digodok di DPRD untuk lebih memaksimalkan pelaksanaannya di lapangan.

Nirus Nikolas mengatakan di hari pertama uji coba kebijakan ini, sampah residu yang masuk di TPA Tanamalia yang diolah oleh mesin Instalasi Pengolahan Sampah Terpadu (IPST) berhasil mengurangi beban volume sampah di TPA Tana Malia. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Kantor Kementerian Agama Tana Toraja Mengutuk Keras Aksi Pengeboman di Makassar

    Kepala Kantor Kementerian Agama Tana Toraja Mengutuk Keras Aksi Pengeboman di Makassar

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepala Kantor Kementerian Agama Tana Toraja Drs H. Junaidi Mattu MH mengutuk keras aksi pengeboman yang terjadi di depan Gereja Katedral, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu pagi 28 Maret 2021. Junaidi Mattu menyebut aksi Pengeboman ini adalah tindakan keji yang menodai ketenangan hidup bermasyarakat dan jauh dari ajaran agama. “Kami atas nama […]

  • Tiga Kasat dan Kapolsek di Lingkup Polres Tana Toraja Dimutasi

    Tiga Kasat dan Kapolsek di Lingkup Polres Tana Toraja Dimutasi

    • calendar_month Jumat, 25 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tana Toraja berganti. AKP Syamsul Rijal yang sudah bertugas selama kurang lebih satu tahun dimutasi ke Polres Enrekang. Posisinya digantikan oleh AKP Saiyed Ahmad Aidid. Selain Kasat Reserse, dua perwira lainnya, yakni Kasat Intelkam dan Kasat ResNarkoba, juga dimutasi. Juga tiga Kapolsek, masing-masing Kapolsek Mengkendek, Kapolsek […]

  • Kenakan Busana Toraja, Alvaro Sambo Tampil Baik di Ajang Melaka International Culture Festival di Malaysia

    Kenakan Busana Toraja, Alvaro Sambo Tampil Baik di Ajang Melaka International Culture Festival di Malaysia

    • calendar_month Senin, 11 Des 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MALAYSIA —  Putra blasteran Toraja-Bali, I Gede Alvaro Benbarzilai Sambo tampil baik di ajang Melaka International Culture Festival di Malaysia. Festival internasional ini berlangsung selama tiga hari, 8-10 Desember  2023 di di Atrium Utama Mahkota Parade, Melaka, Malaysia. I Gede Alvaro Benbarzilai Sambo merupakan salah satu anak yang tergabung dalam Delegasi Budaya Nusantara. Mereka […]

  • Kerukunan Keluarga Palesan Buakayu Kota Palu Serahkan Bantuan Sembako untuk Korban Longsor

    Kerukunan Keluarga Palesan Buakayu Kota Palu Serahkan Bantuan Sembako untuk Korban Longsor

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — Kerukunan Keluarga Palesan Buakayu yang ada di Kota Palu Sulawesi Tengah turut ambil bagian membantu warga yang terdampak musibah tanah longsor yang terjadi di Palesan, Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja, beberapa waktu lalu. Jumat, 12 April 2024, sejumlah pengurus Kerukunan Keluarga Palesan Buakayu Kota Palu mendatangi korban terdampak tanah longsor di dua […]

  • Sosok Yusuf Pangaroan,SE, Pemuda Energetik dan Pengusaha Sukses yang Dekat dengan Pemerintah Pusat, Calon Kuat dari Dapil 6 Tana Toraja

    Sosok Yusuf Pangaroan,SE, Pemuda Energetik dan Pengusaha Sukses yang Dekat dengan Pemerintah Pusat, Calon Kuat dari Dapil 6 Tana Toraja

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dalam menyambut Pemilihan Legislatif yang semakin dekat, perhatian tertuju pada sosok yang memiliki rekam jejak positif, Yusuf Pangaroan, SE. Seorang pengusaha dan aktifis di gereja Toraja, Yusuf dengan rendah hati mencalonkan diri sebagai wakil rakyat dari DAPIL 6 Kabupaten Tana Toraja. Dalam kehidupan sehari-hari, Yusuf Pangaroan memimpin dengan teladan, tidak hanya dalam […]

  • Film Dokumenter “Tallulolona” Karya Siswa SMAN 2 Toraja Utara Masuk Final FFD 2021

    Film Dokumenter “Tallulolona” Karya Siswa SMAN 2 Toraja Utara Masuk Final FFD 2021

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Film dokumenter berjudul “Tallulolona” karya siswa-siswi SMA Negeri 2 Toraja Utara masuk tiga besar finalis Kompetisi Film Pelajar pada Festival Film Dokumenter (FFD) Yogyakarta, tahun 2021. Pemutaran film tiga finalis FFD 2021 akan dilaksanakan pada Selasa, 23 November 2021 secara luring di Kedai Kebun Yogyakarta. Film Tallulolona menceritakan karya seorang Pendeta bernama […]

expand_less