Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Pemkab Toraja Utara Berniat Ajukan Pinjaman Rp 81 Miliar, DPRD Sebut Banyak Program Siluman

Pemkab Toraja Utara Berniat Ajukan Pinjaman Rp 81 Miliar, DPRD Sebut Banyak Program Siluman

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 9 Mar 2023
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara berniat melakukan pinjaman kepada pihak ketiga sebesar Rp 81 miliar untuk membayar utang dan membiayai sejumlah program pembangunan tahun 2023.

Rencana pinjaman ini terungkap dalam rapat konsultasi antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Toraja Utara di Ruang Rapat Komisi III DPRD Toraja Utara, Kamis, 9 Maret 2023.

Konsultasi itu sendiri berlangsung tertutup.

Namun, wartawan mendapatkan penjelasan dari beberapa anggota Badan Anggaran DPRD terkait materi rapat konsultasi tersebut. “Membicarakan pinjaman. Ya pemerintah mau pinjam uang ke Bank Sulsel,” sebut Julianto Mapaliey, anggota Fraksi Golkar yang merupakan salah satu anggota Badan Anggaran.

Rapat dipimpin dua Wakil Ketua, Samuel T. Lande dan Calvyn Para’pak karena Ketua DPRD Toraja Utara, Nober Rante Siama’ tidak hadir. Sementara dari pemerintah terlihat Ketua TAPD, yang juga Sekda Toraja Utara, Salvius Pasang, Kepala DPKAD, dan Kepala Bappeda.

Ketua TAPD Toraja Utara, Salvius Pasang tidak dapat dimintai komentarnya, karena usai rapat, mantan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja itu buru-buru pulang.

Membiayai Program Siluman?

Julianti Mapaliey dan Heman Pabesak dari PDI Perjuangan adalah dua anggota Badan Anggaran yang menegaskan bahwa mereka tidak akan setujui rencana pinjaman itu jika tidak dilakukan rasionalisasi APBD tahun 2023 dan tidak mendapatkan penjelasan secara rinci dari pemerintah terkait sejumlah program siluman yang tidak ada dalam APBD induk tahun 2023 saat disahkan DPRD, namun belakangan muncul.

“Ada sejumlah program atau alokasi anggaran yang saya anggap siluman senilai kurang lebih Rp 30 miliar lebih. Saya sebut siluman karena item-item anggaran itu tidak ada posnya di APBD induk tahun 2023 waktu disahkan di DPRD. Tapi saya tidak tahu kenapa bisa tiba-tiba ada itu program dan masuk dalam item yang mau dibayarkan dari pinjaman itu,” terang Julianto, yang akrab disapa Cuplis itu dengan nada heran.

Politisi Partai Golkar itu menduga program-program itu sengaja dimasukkan oleh TAPD usai konsultasi ke Gubernur pasca penetapan APBD tahun 2023. “Aturannya, seminggu setelah konsultasi, SIPD (Sistem Informasi Pembangunan Daerah) harus ditutup, tapi dibuka terus, jadi masih bisa masuk program yang tidak dibicarakan atau disetujui bersama DPRD,” tegas Julianto.

Dia menyebut beberapa program yang dianggap siluman, seperti gaji Tenaga Kontrak Daerah (TKD) sebesar Rp 18,6 miliar, pembebasan lahan jembatan Malango’ kurang lebih Rp 6 miliar, dan beberapa program lainnya yang tiba-tiba masuk. Totalnya sekitar Rp 30 miliar.

“Gaji TKD misalnya, waktu pembahasan APBD tahun 2023 itu hari, kami dari DPRD sudah memohon-mohon agar dimasukkan dalam APBD induk/pokok. Tapi ditolak pemerintah karena katanya tidak diizinkan lagi dari pusat. Belakangan baru mereka masukkan lagi,” tutur Julianto.

Itu sebabnya, Julianto meminta pemerintah dan DPRD melakukan rasionalisasi APBD tahun 2023 terlebih dahulu baru dilihat mana program yang benar-benar urgen untuk dibiayai oleh uang pinjaman.

“Kita rasionalisasi dulu, mana program yang benar-benar harus segera dilaksanakan, mana yang bias dipending dulu. Kemudian, kita bicarakan juga peruntukkan dana pinjaman itu. Jangan sampai kita pinjam banyak-banyak untuk kegiatan-kegiatan yang bias ditunda pelaksanaannya atau tidak urgen,” tandas Julianto.

Politisi PDI Perjuangan, yang juga Ketua Komisi I DPRD Toraja Utara, Herman Pabesak juga menyampaikan hal senada. Menurut Herman, besarnya pinjaman harus sesuai dengan kebutuhan, bukan keinginan. Itu sebabnya, penting dilakukan rasionalisasi APBD tahun 2023.

“Tidak apa-apa kita rasionalisasikan dulu. Kita lihat apa-apa program yang sangat penting dan segera. Kita lihat juga mana yang bisa ditunda pelaksanaanya tahun depan,” tutur Herman.

Menurut Herman dan Julianto, tidak ada masalah Pemkab mengajukan pinjaman ke bank atau ke pemerintah pusat. Namun harus dihitung dan dilihat urgensinya. Kemudian, juga harus dilihat dari kemampuan keuangan daerah untuk membayar kembali pinjaman itu.

“Saya kira kalau kita benar-benar mau rasionalisasi dan jenih melihat pemasalahan daerah, ya kita pinjam, tapi tidak sebesar itu (Rp 81 miliar),” tegas Herman Pabesak. (*)

Penulis/Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Bumi, Mahasiswa Pencinta Alam Mahakripa UKI Toraja Gelar Aksi Bersih Objek Wisata dan Tanan Pohon

    Peringati Hari Bumi, Mahasiswa Pencinta Alam Mahakripa UKI Toraja Gelar Aksi Bersih Objek Wisata dan Tanan Pohon

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Anggota Mahasiswa Pencinta Alam Mahakripa UKI Toraja Peringati Hari Bumi Sedunia dengan Aksi Bersih Objek wisata dan Tanam Pohon. (foto/istimewa).   KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Kristen Indonesia Pencinta Alam (Mahakripa) Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) menggelar beberapa kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia yang jatuh pada 22 April 2025. […]

  • Toraja Highland Festival II Resmi Dibuka di Ke’te Kesu’

    Toraja Highland Festival II Resmi Dibuka di Ke’te Kesu’

    • calendar_month Jum, 12 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ — Event promosi wisata, Toraja Highland Festival (THF) II resmi dibuka, Kamis, 11 Agustus 2022. Event gelaran kedua yang akan berlangsung hingga tanggal 13 Agustus 2022 itu, dipusatkan di objek wisata Ke’te Kesu’. Mengangkat tema “Taste Of Toraja”, THF II ini akan diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya Pameran UMKM, Pasar Kopi, Pertunjukan Seni […]

  • Kunjungi Korban Kebakaran Rumah, Legislator Ikal Paterson Berikan Bantuan

    Kunjungi Korban Kebakaran Rumah, Legislator Ikal Paterson Berikan Bantuan

    • calendar_month Jum, 23 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Anggota DPRD Tana Toraja dari Fraksi Partai PDI Perjuangan, Ikal Paterson mengunjungi korban kebakaran rumah yang terjadi di Langso Lembang Betteng Deata, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Rabu 14 Desember 2022 lalu. Kebakaran rumah menimpa Ne’Marpan tersebut mengakibatkan seluruh isi rumah ludes dilalap api. Ikal Paterson hadir memberikan dukungan moril sekaligus bantuan kebutuhan pokok […]

  • 19 Pejabat Eselon II Ikuti Job Fit Pimpinan Tinggi Pratama Tana Toraja

    19 Pejabat Eselon II Ikuti Job Fit Pimpinan Tinggi Pratama Tana Toraja

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg Buka Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama Pemerintah Kabupaten Tana Toraja Tahun 2025. (Foto/Diskominfo)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melalui BKPSDM menggelar Uji Kompetensi (Job Fit) Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Kabupaten Tana Toraja tahun 2025. Job Fit digelar di Hotel Grand Metro Permai, Kelurahan Tambunan, Makale Utara, […]

  • Empat Warga Mengkendek, Tana Toraja, Digigit Anjing Gila

    Empat Warga Mengkendek, Tana Toraja, Digigit Anjing Gila

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Empat warga Ge’tengan, Kelurahan Rante Kalua’, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, digigit anjing yang diduga terjangkit rabies atau anjing gila, Rabu, 13 Juli 2022. Mama Lisa, warga Ge’tengan, yang dikonfirmasi mengatakan empat warga tersebut digigit oleh anjing yang sama. Mama Lisa mengatakan dua dari empat warga tersebut merupakan guru. Warga yang digigit anjing […]

  • Operasi Pasar Pangan Murah Pemkab Toraja Utara Diserbu Warga, Bupati: Semua Bisa Membeli

    Operasi Pasar Pangan Murah Pemkab Toraja Utara Diserbu Warga, Bupati: Semua Bisa Membeli

    • calendar_month Rab, 6 Mar 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Ratusan warga berdesakan dalam antrian untuk membeli beras dengan harga murah dalam Operasi Pasar yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Toraja Utara di Lapangan Bakti Rantepao, Rabu, 6 April 2024. Harga beras yang dijual pada Operasi Pasar tersebut yakni Rp 10.600 per kilogram. Setiap warga yang mendaftar bisa membeli beras dalam kemasan […]

expand_less