Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Kerbau Ini Diduga Dicuri, Disembelih di Tempat, Dagingnya Dibawa, Kepala dan Perut Ditinggalkan

Kerbau Ini Diduga Dicuri, Disembelih di Tempat, Dagingnya Dibawa, Kepala dan Perut Ditinggalkan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RINDINGALLO — Seekor kebau jantan milik warga Lembang Lempo Poton, Kecamatan Rindingallo, Toraja Utara diduga dicuri pada Senin, 1 Maret 2021 malam.

Selain dicuri, kerbau jantan yang harganya ditaksir sekitar Rp30 juta tersebut disembelih di tempat. Kemudian, pencurinya membawa semua dagingnya. Sedangkan kepala, tulang belulang, dan bagian perut ditinggalkan di tempat kejadian.

Informasi yang diperoleh kareba-toraja.com dari warga Rindingallo, Rizal Tomele, menyebutkan kerbau yang dicuri dan disembelih itu milik Almarhumah Magdalena, yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. Kerbau itu dipelihara oleh anaknya, Sampe, siswa SMPN Kapala Pitu.

“Kerbau ini rencananya akan dipakai pada upacara pemakaman Almarhumah Magdalena, tapi mau bagaimana, sudah dicuri dan disembeli dengan cara yang tidak wajar,” sesal Rizal.

Rizal menguraikan, pada Senin, 1 Maret 2020 malam kerbau itu diikat di semak-semak tidak jauh dari kediaman pemiliknya. Namun, pada Selasa, 2 Maret 2021 pagi, ketika Sampe hendak memberi makan kerbaunya itu, betapa kagetnya dia saat melihat seonggok tulang belulang dan kepala kerbau serta perutnya di tempat kerbau itu ditambatkan.

Sampe pun menangis tersedu-sedu. Beberapa anggota keluarga dan kerabat yang datang ke tempat kejadian pun tak bisa menahan tangis melihat situasi dan kondisi yang terjadi.

Rizal mengatakan, pihak keluarga sudah melaporkan peristiwa pencurian ini ke Kepolisian Sektor Rindingallo. “Tadi, Kapolsek dan Bhabinsa sudah datang meninjau ke lokasi,” kata Rizal.

Dia dan keluarga berhara aparat kepolisian bisa menangkap pelaku pencurian ini dan menghukumnya seberat-beratnya. (*)

Penulis/Editor: Arthur   

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Kedepankan Restorative Justice dalam Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Bupati Toraja Utara

    Polisi Kedepankan Restorative Justice dalam Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Bupati Toraja Utara

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Toraja Utara akan melakukan mediasi antara Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong sebagai pelapor dengan Irma Tendengan (terlapor) dalam kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial (Facebook). Mediasi ini merupakan bagian dari keadilan restoratif (restorative justice) yang sementara diupayakan oleh penyidik Polres Toraja Utara […]

  • Pemkab Tana Toraja Teken Kerjasama dengan FISIP Unhas Terkait Lembaga Penyiaran Lokal

    Pemkab Tana Toraja Teken Kerjasama dengan FISIP Unhas Terkait Lembaga Penyiaran Lokal

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja meneken kerjasama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Hasanuddin (Unhas) dalam penyusunan Naskah Akademik Peraturan Daerah (Perda) tentang Lembaga Penyiaran Lokal. Penandatanganan naskah kerjasama kedua pihak dilaksanakan di Ruang Rapat Dekan FISIP Unhas, Senin, 12 September 2022. FISIP Unhas diwakili Dekan Fisip Unhas, Dr.Phil. Sukri, […]

  • 365 Personil Polres Tana Toraja Diturunkan Amankan Malam Pergantian Tahun

    365 Personil Polres Tana Toraja Diturunkan Amankan Malam Pergantian Tahun

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Polres Tana Toraja libatkan ratusan personel untuk pengamanan malam pergantian tahun baru di Kabupaten Tana Toraja. (foto: dok. istimewa). KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Malam pergantian tahun dari tahun 2024 ke 2025 di Kabupaten Tana Toraja berjalan aman dan lancar. Ini tak lepas dari upaya pengamanan yang dilakukan oleh Polres Tana Toraja bersama unsur pengamanan lainnya. Untuk […]

  • Diikuti 1.200 Peserta, Raider Asal Kolaka Raih Hadiah Mobil di Event Jelajah Bumi Lakipadada

    Diikuti 1.200 Peserta, Raider Asal Kolaka Raih Hadiah Mobil di Event Jelajah Bumi Lakipadada

    • calendar_month Minggu, 28 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Event wisata olahraga sepeda motor bertajuk One Day Trail Adventure Jelajah Bumi Lakipadada “Toraya Mala’bi’”, sukses digelar di Tana Toraja, Sabtu, 27 Agustus 2022. Sebanyak 1.200 peserta dari tujuh provinsi ikut berpatisipasi dalam event yang digelar oleh Padatindo Trail Adventure Toraja dan diinisiasi oleh anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, John Rende Mangontan […]

  • Serahkan Bantuan Alsintan, Bupati: Ini Bukan Milik Pribadi, Tapi Kelompok Tani

    Serahkan Bantuan Alsintan, Bupati: Ini Bukan Milik Pribadi, Tapi Kelompok Tani

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang menyerahkan bantuan sejumlah alat mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani yang ada di Toraja Utara, Jumat, 19 November 2021. Bantuan Alsintan yang ini bersumber Direktorat Jenderal Sarana dan Prasarana Kementrian Pertanian Republik Indonesia tahun anggaran 2021 ini terdiri 20 unit traktor tangan (hand tractor), 16 unit cultivator, […]

  • Anggaran Ganti Rugi Minim, Pemilik Lahan Jembatan Kembar Malango’ Mengadu ke DPRD

    Anggaran Ganti Rugi Minim, Pemilik Lahan Jembatan Kembar Malango’ Mengadu ke DPRD

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Jumlah anggaran yang dialokasikan pemerintah untuk pembebasan lahan pembangunan jembatan kembar di Malango’ dinilai terlalu kecil oleh pemilih lahan dan bangunan. Itu sebabnya, mereka mengadu ke DPRD Toraja Utara. Sebanyak 10 Kepala Keluarga pemilik lahan dan bangunan, yang kemungkinan besar akan terdampak pembangunan jembatan kembar di Malango’ Rantepao, mendatangi kantor DPRD Toraja […]

expand_less