oleh

Gerakan Seribu Jamban, KPA Anak Rimba Toraja Kembali bangun WC untuk Warga di Garassik

KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Kelompok Pencinta Alam Anak Rimba Toraja (KPA ART) Salubarani kembali membangun satu unit WC untuk warga di Dusun Saredukung Lembang Garassik Kecamatan Gandangbatu Sillanan melalui program Gerakan Seribu Jamban.

KPA Anak Rimba Toraja membangun satu unit WC untuk Nasril, seorang warga yang tinggal di Lembang Garassik Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Tana Toraja, Minggu,4 Juli 2021.

Nasril atau Papa Eka adalah warga berumur 47 tahun yang tinggal digubuk reot yang tidak layak huni berukuran 4×2 meter dengan 6 anggota kekuarga. Tujuh bulan yang lalu keluarga papa Eka mendapatkan bantuan bedah rumah tapi belum dilengkapi dengan dinding dan lantai.

Papa Eka juga pernah mendapatkan bantuan tapi sekarang sudah tidak tidak mendapat bantuan beras sejahtera atau BPJS dari pemerintah.

Pekerjaan sehari-hari papa eka dan keluarga mengurus kebun coklat dan kopi. Papa Eka sangat bersyukur adanya bantuan Gerakan Seribu Jamban ini karena sangat membantu dan dan mejauh jauh lagi jika membuang air besar ke selokan.

Dia berharap agar program kerja gerakan Seribu Jamban ini tetap berkelanjutan buat masyarakat yang tidak mampu. “Tidak ada kata yang kami keluarkan kecuali ucapan banyak terimah kasih buat teman-teman KPA Anak Rimba Toraja yang masih memiliki nilai kepedulian kepada kami masyarakat yang kurang mampu,” ungkap Papa Eka.

Puluhan pemuda yang tergabung menjadi anggota KPA Anak Rimba Toraja mulai mengerjakan pembuatan jamban sejak Sabtu, 3 Juli dan selesai pada Minggu, 4 Juli 2021.

Wilda Wati Saga, Ketua Panitia “Gerakan Seribu Jamban V”(GSJ V) KPA Anak Rimba Toraja dengan tema “Hidup Sehat dengan Buang Air Besar Pada Tempatnya” mengatakan kegiatan ini adalah bagian dari kampanye cinta lingkungan dengan mengajak masyarakat membangun kebiasaan untuk tidak buang air besar (BAB) sembarang tempat.

“Gerakan ini juga adalah upaya untuk mengajak anak muda menjadi pelopor hidup bersih dan sehat, ”ungkap Wilda Wati Saga.

Kegiatan sosial yang dirampung dalam bentuk pembuatan jamban bagi warga miskin adalah program jangka panjang, setelah sebelumnya KPA ART Juga menyelesaikan pembuatan jamban bagi warga miskin yang ada di Lembang Gandangbatu dan Lembang Garassik, Kecamatan Gandangbatu Sillanan.

Sementara itu Defry, Ketua umum KPA Anak Rimba Toraja Salubarani mengatakan “WC yang kita bangun hari ini adalah jamban yang kelima (GSJ V), sebelumnya kami telah membangun jamban untuk (Lumu’) Lembang Gandangbatu, (Muh. Jafar S) Lembang Garassik, (mokki’) Lembang Gandangbatu warga miskin Kecamatan Gandangbatu Sillanan, dan (Nanda) Kelurahan Salubarani.

“Harapan kami semoga dengan kegiatan yang kami laksanakan dapat menjadi motivasi buat pemuda(i) khususnya di wilayah Toraja agar dapat peduli dengan kondisi sosial dan dapat pula menjadi perhatian bahwa di wilayah Toraja secara khusus masih banyak warga miskin yang luput dari perhatian pemerintah,” katanya.

Dana pembuatan WC ini adalah hasil penggalangan dana anggota KPA ART dan juga kerja sama dengan Fajar Mart Mengkendek dan beberapa sumbangan dari Toraja Ria. Pembuatan WC ini juga memanfaatkan ban mobil bekas untuk septic tank guna mengkampanyekan pemamfaatan limbah menjadi bahan yang lebih berguna. (*)

Penulis: Abdul Munir
Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya