Semua Kader PMKRI Negatif Narkoba Setelah Tes Urine, Imanuel Tantang Pejabat Daerah Ikut Uji Integritas
- account_circle Arsyad Parende/Rls
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Kader PMKRI Toraja menjalani tes urine dari BNNK Tana Toraja. Hasilnya, semua negatif narkoba. (Foto: dok. istimewah).
KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja menggelar sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika yang dirangkaikan dengan tes urine di Margasiswa PMKRI Cabang Toraja, Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale, Rabu, 15 April 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PMKRI Cabang Toraja dalam mendukung upaya pemberantasan narkotika, sekaligus memastikan integritas internal organisasi.
Sebanyak 17 kader PMKRI yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika.
Ketua PMKRI Cabang Toraja, Imanuel, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk keseriusan organisasi dalam memerangi narkoba yang dimulai dari dalam.
“Kami memulai dari internal. Sebelum bicara ke publik, kami memastikan bahwa kader PMKRI bersih. Hasil negatif ini bukan untuk dibanggakan, tetapi menjadi standar moral yang harus dijaga bersama,” tegas Imanuel.
Namun, Imanuel juga melontarkan kritik tajam kepada pemerintah daerah dan DPRD di Tana Toraja maupun Toraja Utara yang dinilainya belum menunjukkan langkah konkret dalam membangun kepercayaan publik terkait isu narkotika.
Menurutnya, komitmen pemberantasan narkoba tidak cukup hanya melalui pernyataan dan kampanye, tetapi harus dibuktikan melalui tindakan nyata, termasuk keberanian menjalani tes urine secara terbuka.
“Kami menantang pemerintah daerah dan DPRD, baik di Tana Toraja maupun Toraja Utara, untuk melakukan hal yang sama. Transparansi itu bukan wacana, tapi tindakan. Jangan sampai masyarakat melihat ada jarak antara apa yang diucapkan dan apa yang dilakukan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberanian untuk diuji secara terbuka merupakan bagian dari integritas kepemimpinan, terlebih di tengah meningkatnya kekhawatiran publik terhadap penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.
Sementara itu, Kepala BNNK Tana Toraja, AKBP Ustim Pangarian, mengapresiasi langkah PMKRI yang dinilai progresif dan bisa menjadi contoh bagi kelompok pemuda lainnya.
“Saya selaku Kepala BNNK Tana Toraja mengapresiasi Pengurus PMKRI Toraja yang telah menginisiasi untuk aktif dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba. Ini menjadi contoh baik bagi generasi muda bahwa kita harus berani membuktikan bahwa kita tidak menggunakan narkoba,” ungkapnya.
Ia berharap gerakan yang dimulai dari PMKRI ini tidak berhenti sebagai kegiatan internal, tetapi mampu mendorong kesadaran kolektif di tengah masyarakat, terhadap bahaya penyalahgunaan Narkotika.
“Nah, kedepan harapan saya teman-teman PMKRI bersama dengan pemuda Lainnya di Toraja ini bisa lebih aktif menyuarakan pencegahan pemberantasan narkoba itu,” pungkasnya.
Dengan hasil tes urine yang seluruhnya negatif, kegiatan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa upaya pemberantasan narkotika harus dimulai dari keberanian untuk diuji bukan sekadar disuarakan. (*)
- Penulis: Arsyad Parende/Rls
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar