Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Diduga Dihipnotis, IRT Asal Nanggala, Toraja Utara Kehilangan 30 Gram Emas Saat Berada di Mobil Pelaku

Diduga Dihipnotis, IRT Asal Nanggala, Toraja Utara Kehilangan 30 Gram Emas Saat Berada di Mobil Pelaku

  • account_circle Monika Rante Allo
  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, NANGGALA — Aksi kejahatan dengan modus hipnotis kembali terjadi di Toraja. Kali ini menimpa seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Nanggala, Toraja Utara, bernama Mama Bunga (55). Akibat aksi hipnotis tersebut, korban kehilangan 30 gram emas dalam bentuk perhiasan.

Kepada Kareba-Toraja.com, Minggu, 7 Juni 2026, Mama Bunga bercerita bahwa aksi hipnotis yang menimpa dirinya terjadi pasa Sabtu, 6 Juni 2026 siang di Jalan Poros Palopo, Lembang Rante, Kecamatan Nanggala, Kabupaten Toraja Utara.

Cerita bermula saat Mama Bunga berjalan kaki di pinggir jalan menuju ke rumahnya setelah menghadiri sebuah acara pernikahan kerabatnya. Tiba-tiba, sebuah mobil minibus Avanza berwarna hitam berhenti di sampingnya. Dari dalam mobil, seorang pelaku menyapa dan menanyakan alamat Gereja Toraja. Mereka kemudian mengaku berasal dari Vatikan.

“Saya dari Vatikan. Saya datang mau bagi-bagi uang ke gereja,” ujar salah satu pelaku, seperti ditirukan Mama Bunga.

Korban sempat menyebutkan bahwa ada gereja Katolik di dekat lokasi, tetapi para pelaku bersikeras ingin menuju Gereja Toraja terlebih dahulu. “Nanti kalau pulang dari Gereja Toraja baru singgah di situ,” kata pelaku lebih lanjut.

Korban kemudian diajak naik ke mobil Avanza hitam itu untuk mengantarkan mereka ke Gereja Toraja. Sepanjang perjalanan, para pelaku terus mengajak korban berdoa bersama. Suasana dibuat religius dan penuh tekanan psikologis.

Pelaku juga menyampaikan niat mereka bahwa uang yang akan dibagikan ke gereja dijadwalkan pada hari Minggu, 7 Juni 2026 namun mereka ingin melihat langsung lokasi gereja tersebut.

“Saya tinggal antar besok. Sekarang antar ke gereja supaya saya lihat itu gereja,” tutur pelaku.

Setibanya di sekitar Lembang Rante, pelaku tiba-tiba meminta korban menyerahkan seluruh perhiasan yang dikenakannya. Dalam kondisi, diduga berada di bawah pengaruh hipnotis, korban menurut. Ia menyerahkan dua cincin dan satu kalung emas dengan total berat 30 gram.

Setelah itu, korban diminta turun dari mobil. Tanpa rasa bersalah, para pelaku langsung melaju meninggalkan korban. Setelah mobil itu pergi, saat itulah Mama Bunga tersadar bahwa dirinya telah menjadi korban tipu muslihat.

“Mobil yang digunakan adalah Avanza hitam. Jumlah pelaku lima orang, terdiri dari dua perempuan dan tiga laki-laki,” terang Mama Bunga.

Hingga berita ini diturunkan, korban belum melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi.

Masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga, diimbau untuk tidak mudah percaya dengan orang asing yang mengaku-ngaku dari institusi resmi atau luar. Sebab, peristiwa seperti ini buka baru pertama kali terjadi di Toraja. Kasus serupa pernah menimpa MS (58) pada 9 Agustus 2025 lalu, di mana korban kehilangan emas 15 gram dengan pola penipuan yang hampir identik. (*)

  • Penulis: Monika Rante Allo
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rambu Solo’ dan Rambu Tuka’ di Toraja Utara Baru Dihentikan Mulai Tanggal 23 Juli 2021

    Rambu Solo’ dan Rambu Tuka’ di Toraja Utara Baru Dihentikan Mulai Tanggal 23 Juli 2021

    • calendar_month Senin, 19 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah dan Satgas Covid-19 terus mengulur waktu penghentian kegiatan sosial masyarakat meski kasus positif baru Covid-19 di daerah tersebut semakin meningkat dari hari ke hari. Melalui Surat Edaran terbaru nomor 443/0771/BPBD tanggal 19 Juli 2021 tentang Percepatan Penanganan atau Pemutusan Mata Rantai Penyebaran Virus Corona di Kabupaten Toraja Utara, Bupati Toraja Utara, […]

  • Ulang Tahun RMS, Sangbaineta Harap Tetap Menjadi Berkat untuk Masyarakat

    Ulang Tahun RMS, Sangbaineta Harap Tetap Menjadi Berkat untuk Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 3 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Provinsi Sulawesi Selatan, H. Rusdi Masse (RMS) merayakan hari ulang tahun yang ke-48, Rabu, 3 Maret 2021. Peringati ulang tahunnya yang ke 48, sejumlah dukungan doa dan ucapan selamat mengalir kepada anggota DPR RI peraih suara terbanyak dari Dapil III Sulsel pada Pemilu […]

  • Gedung Pusat Pelayanan Gereja Toraja Tangmentoe Disiapkan Jadi Tempat Isolasi Mandiri OTG

    Gedung Pusat Pelayanan Gereja Toraja Tangmentoe Disiapkan Jadi Tempat Isolasi Mandiri OTG

    • calendar_month Selasa, 13 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Toraja Utara bekerja sama dengan Crisis Centre Gereja Toraja menyediakan tempat isolasi mandiri bagi masyarakat yang terpapar Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG). Hal ini diungkapkan Ketua Harian Satgas Covid-19 Kabupaten Toraja Utara, dr. Remen Taula’bi, dalam Rapat Satgas Kabupaten mengenai SOP pelaksanaa isolasi mandiri terpadu, […]

  • Bina Marga Sulsel Terkendala Anggaran untuk Evakuasi Batu Besar Pada Lokasi Truk Terbalik di Sereale

    Bina Marga Sulsel Terkendala Anggaran untuk Evakuasi Batu Besar Pada Lokasi Truk Terbalik di Sereale

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA -TORAJA.COM, MAKALE —  Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan (DBM-BK Sulsel) selaku dinas terkait yang bertanggung jawab dalam pembangunan dan pemeliharaan jalan dan jembatan di wilayah Sulawesi Selatan angkat bicara soal batu besar yang menutup badan jalan dekat lokasi kejadian truk terbalik di To’nanakan, Lembang Sereale, Kecamatan Tikala, Toraja Utara. Jalan […]

  • Lagi, Perantau Asal Toraja Tewas Ditembak OTK di Papua Pegunungan

    Lagi, Perantau Asal Toraja Tewas Ditembak OTK di Papua Pegunungan

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, YALIMO — Warga sipil asal Toraja kembali menjadi korban kebiadaban oknum-oknum yang tak berperikemanusiaan di di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan. Terbaru, seorang sopir truk ekspedisi bernama Mukhtar Layuk tewas ditembak orang tak dikenal di Jalan Trans Papua, tepatnya di Kampung Wara, Distrik Elalim, jalur Jayapura – Wamena, Selasa, 5 November 2024. Lelaki yang akrab […]

  • Pemda Tana Toraja Tanam 150 Ribu Bibit Kopi Arabika

    Pemda Tana Toraja Tanam 150 Ribu Bibit Kopi Arabika

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Arsyad Parende/Rls
    • 0Komentar

    Penanaman 150 ribu bibi Kopi Arabika Varietas Lini S 795 oleh Pemda Tana Toraja. (Foto: Diskominfo)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melaksanakan penanaman 150.000 bibit kopi Arabika varietas Lini S 795. Penanaman simbolis dan sebagian dari bibit tersebut digelar di Parita Pangle, Lingkungan Tuan, Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale, Jum’at 12 Desember 2025. […]

expand_less