Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Respon Keluhan Masyarakat, Toraja Utara Integrasikan Stakeholder Penanganan Bencana

Respon Keluhan Masyarakat, Toraja Utara Integrasikan Stakeholder Penanganan Bencana

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Ming, 7 Mei 2023
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara merespon pesimisme beberapa kalangan terkait penanganan bencana alam dengan mengintegrasikan semua stakeholder penanganan bencana, mulai dari  mitigasi pencegahan, penanganan, dan pemulihan pasca bencana.

Integrasi semua stakeholder penanganan bencana alam ini mulai dipersiapkan oleh Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, saat meninjau kesiapsiagaan mitigasi dan penanganan bencana alam di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Toraja Utara, Jumat, pekan lalu.

Kunjungan Wakil Bupati ke BPBD ini merespon sejumlah keluhan dan pengaduan masyarakat terkain lambatnya penanganan bencana alam, terutama tanah longsor di beberapa lokasi di Toraja Utara, beberapa waktu belakangan ini.

BERITA TERKAIT: Pemkab Toraja Utara Dinilai Tak Siap Hadapi Bencana Alam

Di Kantor BPBD Frederik Victor Palimbong diajak berkeliling oleh  Sekertaris BPBD Yohanis, meninjau kesiapsiagaan mitigasi dan kesiapsiagaan darurat bencana, baik dari segi  standar operasional prosedur (SOP), sumber daya manusianya (personil), logistik, peralatan, dan perlengkapan kedaruratan.

Kepada KAREBA TORAJA usai peninjauan, Frederik Victor Palimbong, yang lebih akrab disapa Dedy itu, menyatakan ada beberapa hal yang perlu dibenahi terkait meningkatnya indeks risiko bencana di Toraja Utara yang masuk kategori tinggi untuk bencana alam, non alam, dan bencana sosial.

“Hal-hal yang perlu dibenahi, diantaranya pengkinian dokumen mitigasi bencana, emergency call, pelatihan, perlengkapan termasuk alat berat, unit damkar, dan  perahu karet tambahan,” terang Dedy.

BERITA TERKAIT: Beberapa Titik Longsor Lambat Ditangani, BPBD: Alat Kami Hanya Satu dan Rusak

Dia menyebut, pengadaan peralatan tambahan serta peningkatan anggaran operasional tim terpadu penanganan bencana alam akan diupayakan pemerintah dalam waktu satu hingga tiga bulan mendatang.

“Kalau terkait anggaran, ada biaya tak terduga dan dana siap pakai yang saat ini pengajuannya sedang diproses di BNPB,” kata Dedy.

Selain itu, Dedy juga menginstruksikan kepada semua stakeholder yang terkait dengan penanganan bencana agar melakukan kegiatan secara terintegrasi.

“Karena tingginya indeks bencana di Kabupaten  Toraja Utara, dimana sering terjadi longsor, kebakaran, banjir, maka penanganan bencana sepatutnya tidak dilakukan terpisah, tapi terintegrasi dengan semua stakeholder yang ada,” katanya.

Saat ini, kata dia, pemerintah Kabupaten Toraja Utara sudah mengintegrasikan semua stakeholder bencana di satu kantor, yakni BPBD, Damkar, PSC, dan PMI sehingga memudahkan  dan mempercepat  koordinasi dan komunikasi dalam pencegahan, penanganan, dan pemulihan bencana.

Mengakhiri kunjungannya, Dedy berpesan untuk semua stakeholder kedaruratan dan bencana untuk tidak ego sektoral melainkan  selalu  mengedepan kolaborasi dan proaktif dalam manajemen bencana di Kabupaten Toraja Utara.

Terakhir, tak lupa Dedy mengucapkan terima kasih kepada media massa yang senantiasa memberitakan semua kejadian bencana alam dan mengingatkan pemerintah akan pentingnya bekerja cepat dan tangkas dalam penanganan bencana maupun pasca bencana. (*)

Penulis: Arthur
Editor: Desianti

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UKI Toraja Kantongi 2 Izin Program Magister, Rektor: 4 Prodi Sementara Berproses

    UKI Toraja Kantongi 2 Izin Program Magister, Rektor: 4 Prodi Sementara Berproses

    • calendar_month Sab, 15 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja kembali menerima Surat Keputusan (SK) Izin Pembukaan Program Magister (S2), yakni Pendidikan Bahasa Inggris Program Magister. SK Pendidikan Bahasa Inggris Program Magister untuk UKI Toraja dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) diserahkan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah 9 Sultanbatara, DR. Andi Lukman, M.Si dan diterima Toraja […]

  • Penanganan Kasus Pelecehan Siswi SD di Sopai Dinilai Lambat, Terduga Pelaku Buron

    Penanganan Kasus Pelecehan Siswi SD di Sopai Dinilai Lambat, Terduga Pelaku Buron

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SOPAI — Kasus pelecehan terhadap siswa SD kembali terjadi. Kali ini menimpa siswi kelas 6 sebuah sekolah dasar di Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara. Kasusnya sudah dilaporkan sejak pertengahan Juli 2024. Namun hingga saat ini belum ada titik terang. Terduga pelakunya juga buron. Itulah sebabnya kedua orang tua korban sedikit kecewa dengan kinerja Polres […]

  • Dibawah Kepemimpinan Atto Sampe Buntu, Percasi Papua Raih Medali Emas dan Cetak Master Nasional

    Dibawah Kepemimpinan Atto Sampe Buntu, Percasi Papua Raih Medali Emas dan Cetak Master Nasional

    • calendar_month Sel, 21 Mar 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Provinsi Papua mencatat prestasi gemilang di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur 2023, yang berlangsung di Jakarta Internasional Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat, 13-20 Maret 2023. Selain meraih medali emas atas nama Ivana Maria Treopolsa Lasama, Percasi Papua juga mencetak dua master nasional atas nama Rianto Sianipar dan […]

  • Disebut Tebang Pilih dalam Penghentian Rambu Solo dan Rambu Tuka, Begini Penjelasan Kapolres Tana Toraja

    Disebut Tebang Pilih dalam Penghentian Rambu Solo dan Rambu Tuka, Begini Penjelasan Kapolres Tana Toraja

    • calendar_month Rab, 27 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Langkah tegas Kepolisian Resor Tana Toraja dalam pencegahan penularan virus Corona dengan menghentikan atau membubarkan kegiatan sosial masyarakat yang melanggar protokol kesehatan mendapat reaksi pro dan kontra di masyarakat. Pasalnya, ada kegiatan Rambu Solo’ atau Rambu Tuka yang dihentikan petugas (bahkan langsung oleh Kapolres), namun ada juga yang dibiarkan tetap berlangsung hingga […]

  • Tokoh Masyarakat Nyatakan Siap Bersinergi dengan Kalem Buakayu Terpilih

    Tokoh Masyarakat Nyatakan Siap Bersinergi dengan Kalem Buakayu Terpilih

    • calendar_month Sab, 6 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BONGGAKARADENG — Sejumlah tokoh masyarakat menyatakan siap mendukung dan bersinergi dengan Kepala Lembang (Kalem) Buakayu terpilih, Bertha Sondong. Pernyataan itu disampaikan tokoh-tokoh masyarakat Buakayu, DB Paembang, Pdt. Joni Pakau Lembang, Helka Rerung, Pdt. Daniel Mila Pakau, Rati Gena Paembonan, Seri Limban, Bertha Sondong, Jhonly Sandakila, Pdt.Natan Suaris, Minggu, Calvin Mesalinggi dan Agustinus Patinggi dalam […]

  • PLN Makale Umumkan Perubahan Stimulus Listrik Periode April – Juni 2021

    PLN Makale Umumkan Perubahan Stimulus Listrik Periode April – Juni 2021

    • calendar_month Jum, 26 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) dipastikan memperpanjang pemberian stimulus listrik bagi masyarakat kecil, pelaku usaha seperti industri dan bisnis, serta sosial untuk periode bulan April – Juni 2021. Berdasarkan surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), stimulus periode April – Juni 2021, besarannya akan diberikan separuh dari periode sebelumnya, yaitu: Pelanggan […]

expand_less