Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sudah Lulus Tes PPPK, Nama Belasan Tenaga Kesehatan di Tana Toraja Tiba-tiba Diganti

Sudah Lulus Tes PPPK, Nama Belasan Tenaga Kesehatan di Tana Toraja Tiba-tiba Diganti

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 18 Jan 2023
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE —Belasan tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Tana Toraja yang sudah dinyatakan lulus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berdasarkan hasil pengumuman yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan disahkan Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung pada tanggal 30 Desember 2022, kini resah dan bingung.

Betapa tidak, mereka yang sebelumnya sudah dinyatakan lulus PPPK oleh BKN, kini dinyatakan tidak lulus. Kemudian, nama mereka juga digantikan oleh orang lain.

Keresahan dan kebingunan para nakes ini diketahui setelah keluar pengumuman terbaru pada tanggal 17 Januari 2023 yang menyatakan mereka tidak lulus. Nilai tes mereka tiba-tiba berkurang dari nilai yang diumumkan sebelumnya.

Salah satu tenaga kesehatan, Yulia Ris Simba mengaku pada pengumuman pertama dirinya memperoleh nilai tertinggi berdasarkan hasil tes CAT yang di laksanakan di Makassar 8-9 Desember 2022 lalu. Nilai tes tersebut lalu dijumlahkan dengan nilai afirmasi kategori disabilitas, faskes kategori terpencil, umur atau melamar pada faskes tempat bekerja saat ini. Namun belakangan setelah keluar pengumuman kedua, namanya turun ke posisi 7 dan dinyatakan tidak lulus.

Nilai yang diperoleh Yulia yang sebelumnya mendapatkan tambahan nilai afirmasi umur karena berusia diatas 35 tahun harus dibatalkan karena dianggap tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan penambahan nilai afirmasi umur.

Aturan ini juga yang membuat sejumlah nakes yang lain yang sudah dinyatakan lulus akhirnya menjadi tidak lulus.

Tenaga kesehatan lainnya, Fitrini Ramba Allo juga mengalami hal serupa. Nakes yang sudah 12 tahun mengabdi sebagai tenaga honorer itu sudah dinyatakan lulus PPPK pada Puskesmas Rante Alang dengan nilai tertinggi pertama. Namun setelah keluar pengumuman kedua nilainya berkurang dan turun ke peringat keempat, sementara formasi hanya terbuka untuk dua orang.

Nakes lainnya yang mengalami hal serupa adalah Armida yang pada pengumuman pertama mendapatkan nilai tertinggi. Setelah keluar pengumuman kedua nilainya  berkurang dan tidak lagi dinyatakan lulus.

Para Nakes ini merasa kecewa dan sedih dengan hasil yang dikeluarkan oleh BKN.

Sejumlah nakes juga mengaku sudah mendapatkan ucapan selamat dari keluarga dan kerabat serta ada yang sudah menggelar ibadah syukur namun belakangan keluar pengumuman yang membuat mereka dinyatakan tidak lulus.

“Seandainya dari awal memang dinyatakan tidak lulus, mungkin tidak masalah. Tapi kami ini sudah lulus lengkap dengan perolehan nilai lalu tiba-tiba keluar pengumuman kedua kami dinyatakan lagi tidak lulus,”  cerita seroara nakes saat bertemu wartawan di Warkop Sikamali’ Pantan Makale, Rabu, 18 Januari 2023.

Setelah bertemu wartawan, para Nakes ini kemudian mendatangi kantor DPRD Tana Toraja untuk mengadukan hal yang menimpah mereka namun jadwal dengar pendapat dengan DPRD baru dijadwalkan.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Tana Toraja, Iwanto Siappa’, yang dikonfirmasi belum memberikan keterangan apa-apa terkait persoalan yang menimpa sejumlah nakes di Tana Toraja ini. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengantin Wanita Ini Rela Tinggalkan Resepsi Pernikahan Demi Ikut Tes PPS Pemilu 2024

    Pengantin Wanita Ini Rela Tinggalkan Resepsi Pernikahan Demi Ikut Tes PPS Pemilu 2024

    • calendar_month Kam, 19 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SANGGALANGI — Ada pemandangan unik saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Toraja Utara melakukan tes wawancara untuk calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilu 2024 di Kantor Kecamatan Sanggalangi, Kamis, 19 Januari 2023. Seorang peserta tes terlihat mengenakan busana pengantin khas Toraja saat mengikuti tes wawancara. Lebih unik lagi, peserta tes yang mengenakan pakaian […]

  • Oknum Pendeta Diduga Terlibat Politik Praktis dan MP, BPS Diminta Ambil Tindakan

    Oknum Pendeta Diduga Terlibat Politik Praktis dan MP, BPS Diminta Ambil Tindakan

    • calendar_month Sel, 22 Des 2020
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sejumlah Pendeta Gereja Toraja mendatangi Kantor  Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja di Rantepao, Selasa, 22 Desember 2020. Mereka datang menyampaikan kegelisahan hati dan meminta BPS Gereja Toraja mengambil tindakan tegas dan pastoral kepada oknum-oknum Pendeta yang diduga terlibat dalam politik praktis dan politik uang. Karena tindakan itu dinilai mencederai nilai-nilai moral […]

  • TERKINI: Korban Terakhir Longsor Buntao’ Ditemukan, Total 3 Orang Meninggal

    TERKINI: Korban Terakhir Longsor Buntao’ Ditemukan, Total 3 Orang Meninggal

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Satu korban tanah longsor yang terjadi di jalan poros Rantepao-Buntao, tepatnya di Salu Tembamba, Kelurahan Tallang Sura’, Kecamatan Buntao’, Toraja Utara, Jumat, 26 April 2024, ditemukan. Korban atas nama Margareta Rembon/Ma’ Pika ditemukan sekitar pukul 15.45 Wita. Margareta Rembon/Ma’ Pika adalah korban terakhir ditemukan dari dua orang yang sebelumnya dikabarkan tertimbun material […]

  • Polisi Cari Orang Tua Bayi Tanpa Kepala yang Ditemukan di Halaman Rumah Kost di Mengkendek

    Polisi Cari Orang Tua Bayi Tanpa Kepala yang Ditemukan di Halaman Rumah Kost di Mengkendek

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Siapa orang tua bayi laki-laki yang ditemukan tanpa kepala di halaman rumah kost di Lingkungan Saruran, Kelurahan Rantekalua, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, Minggu, 3 April 2022, belum diketahui. Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tana Toraja masih terus melakukan penyelidikan serta pemeriksaan sejumlah saksi terkait penemuan jasad bayi laki-laki tersebut, setelah melakukan olah […]

  • Pemda Tana Toraja Kembangkan Kopi Lokal Varietas Unggul, Buntu Santung dan Langda Perindingan

    Pemda Tana Toraja Kembangkan Kopi Lokal Varietas Unggul, Buntu Santung dan Langda Perindingan

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Arsyad Parende/Rls
    • 0Komentar

    Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg bersama Petani melakukan penanaman bibit kopi lokal varietas unggul berlisensi dari Kementerian Pertanian RI. (Foto/Diskominfo)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE SELATAN — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan melaksanakan penanaman 2.000 bibit kopi di lahan seluas 2 hektare di Buntu Lemo, Lingkungan Santung, Kelurahan Tosapan, Kecamatan Makale […]

  • Peringati Hakordia, FORMAT Laporkan Dugaan Korupsi Pembangunan Jaringan Air Baku Parodo, Tana Toraja

    Peringati Hakordia, FORMAT Laporkan Dugaan Korupsi Pembangunan Jaringan Air Baku Parodo, Tana Toraja

    • calendar_month Sel, 10 Des 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Pengurus Forum Mahasiswa Toraja (FORMAT) Makassar melaporkan dugaan korupsi pada proyek pembangunan intake dan jaringan air baku Parodo di Kabupaten Tana Toraja. (foto: dok. istimewa). KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Bertepatan dengan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Badan Pengurus Forum Mahasiswa Toraja (FORMAT) Makassar melaporkan dugaan korupsi pada proyek pembangunan intake dan jaringan air baku Parodo di […]

expand_less