Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » FORMAT Unjuk Rasa di Mapolda Sulsel, Desak Penuntasan Sejumlah Kasus Dugaan Korupsi di Toraja

FORMAT Unjuk Rasa di Mapolda Sulsel, Desak Penuntasan Sejumlah Kasus Dugaan Korupsi di Toraja

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 20 Nov 2021
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Untuk kesekian kalinya, para mahasiswa Toraja di Makassar yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Toraja (FORMAT) Makassar menggelar aksi unjuk rasa di Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan. Terbaru, mereka melakukan aksi unjuk rasa pada Jumat, 19 November 2021.

Selain menyambut kedatangan Kapolda Sulsel yang baru, Irjen Pol. Nana Sujana, para mahasiswa ini mendesak Polda Sulsel untuk segera menuntaskan sejumlah kasus dugaan korupsi di Toraja yang sudah dilaporkan sebelumnya.

Beberapa kasus dugaan korupsi yang dianggap mandek penyelesaiannya di Polda Sulsel, diantaranya dugaan korupsi pengadaan baju olahraga di lingkup SKPD di Kabupaten Tana Toraja, dugaan korupsi penataan kawan wisata religi patung Yesus Memberkati di Burake Tana Toraja, dugaan korupsi pembangunan TPA Nanggala di Kabupaten Toraja Utara, dugaan korupsi  peningkatan jalan Bittuang – Bolokan dan dugaan korupsi pembebasan lahan Bandara Buntu Kunyi Mengkendek.

Dalam aksi tersebut Forum Mahasiswa Toraja ( Format ) Makassar mendesak Kapolda Sulsel yang baru untuk segera mengusut tuntas segala kasus dugaan  korupsi di Toraja yang sudah lama mengendap alias mandek di Polda SulSel serta meminta Kapolda Baru segera mengevaluasi kinerja Polres Tana Toraja dalam penanganan beberapa kasus dugaan korupsi di Toraja.

“Kami mewakili masyarakat Toraja  mengungkapkan kekecewaan dan menganggap bahwa Polda Sulsel sebagai institusi penengak hukum tidak serius  dalam penanganan kasus dugaan korupsi di Toraja, karena banyak kasus sudah berlarut-larut bahkan bertahun-tahun hanya berjalan di tempat. Ini tentunya menjadi preseden buruk terhadap insititusi penegak hukum seperti kepolisian,” tegas Wahyu Pratama, Koordinator Lapangan Aksi.

Wahyu mengatakan kedatangan mereka di Polda Sulsel sebagai bentuk konsistensi FORMAT dalam mengawal kasus korupsi di Toraja sekaligus ingin menyampaikan kepada Kapolda Baru bahwa banyak pekerjaan rumah yang harus menjadi skala prioritas untuk dituntaskan.

“Untuk itu, kami berharap Kapolda Sulsel yang baru Bapak Irjen Pol. Nana Sujana bisa menjadi energi dan semangat baru dalam pemeberantasan korupsi di Sulsel, terkhusus di Toraja,” lanjut Wahyu.

Setelah menyampaikan orasi, perwakilan FORMAT diterima untuk berdialog dengan pihak Direktur Kriminal Khusus. Dalam dialog tersebut Format diterima langsung oleh Kanit III Tipikor, Hatta didampingi beberapa penyidik Tipikor Krimsus Polda Sulsel.

Dalam pertemuan tersebut Kanit III Tipikor menjelaskan  bahwa  beberapa dugaan kasus korupsi tersebut, antara lain dugaan kasus pembebasan lahan Bandara Buntu Kunyi Mengkendek sudah P-21. Sementara kasus dugaan korupsi pengadaan baju olahraga untuk lingkup SKPD Tana Toraja masih dalam tahap penyidikan dan sudah ada hasil audit kerugian negara. Kemudian kasus dugaan korupsi penataan kawasan wisata religi Patung di Buntu Buraka Tana Toraja pembangunan TPA Naggala Kabupaten Toraja Utara dan kasus dugaan Korupsi Peningkatan jalan Bittuang – Bolokan pihak tipikor tidak mengetahui secara mendetail posisi dan kelanjutan kasus tersebut dan akan dicek ulang.

Setelah melakukan dialog, FORMAT langsung memasukkan laporan kasus dugaan korupsi penyalagunaan anggaran dana covid-19 Tahun 2020 di Ruangan Pengaduan/SekretariatUmum. Laporan dibuat berdasakan investigasi dan laporan masyarakat serta analisas laporan hasil pemeriksaan keuangan daerah (LHP) oleh Badan Pemeriksa Keuagan Republik Indonesia ( BPK RI ) dan hasil Pansus DPRD Tana Toraja.

“Dan kami berharap laporan  ini segera dintindak lanjuti oleh Polda Sulsel sebagai bentuk keseriusan memberantas korupsi di Toraja,” tegas Taufik, salah satu pengurus FORMAT. (*)

Penulis: Desianti/Rls
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mulai Juli, Upah Tenaga Honorer di Toraja Utara Dinaikkan Menjadi Rp 1 Juta

    Mulai Juli, Upah Tenaga Honorer di Toraja Utara Dinaikkan Menjadi Rp 1 Juta

    • calendar_month Rab, 19 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Upah tenaga honorer atau kontrak daerah di Kabupaten Toraja Utara akan dinaikkan menjadi Rp 1 juta per bulan dari sebelumnya Rp 650 ribu. Kenaikan upah tenaga honorer ini diungkapkan Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang pada Sidang Paripurna DPRD Toraja Utara dengan agenda Laporan Hasil Reses Masa Sidang I tahun 2020/2021, Selasa, 18 […]

  • BREAKING NEWS: Tiga Warga Meninggal Tersengat Listrik di Madandan, Tana Toraja

    BREAKING NEWS: Tiga Warga Meninggal Tersengat Listrik di Madandan, Tana Toraja

    • calendar_month Ming, 21 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Tiga warga meninggal dunia tersengat listrik di Madandan, Kecamatan Rantetayo, Tana Toraja, Minggu, 21 Februari 2021 petang. Ketiga warga itu terdiri dari satu anggota Polri, satu ASN Pemkab Tana Toraja, dan satu warga lainnya. Ketiganya, masing-masing Hamri (anggota Polri), Anwar Lagha (ASN Tana Toraja), dan Saruke alias Syahrul. Informasi yang diperoleh kareba-toraja.com […]

  • Sejumlah Produk Dipamerkan dalam Gelar Karya PKBM Toraja Utara di Rantepao

    Sejumlah Produk Dipamerkan dalam Gelar Karya PKBM Toraja Utara di Rantepao

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Desianti/Art
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sejumlah produk kerajinan hasil karya para siswa dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-Toraja Utara dipamerkan di Aula SMP Negeri 1 Rantepao, Rabu, 17 Desember 2025. Pameran ini merupakan bagian dari Gelar Karya PKBM yang diselenggarakan oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Pendidikan Toraja Utara, Unicef, dan LPP Bone. Adapun hasil-hasil karya […]

  • Ini Identitas Dua Warga yang Meninggal Tertimpa Pohon di Bittuang, Tana Toraja

    Ini Identitas Dua Warga yang Meninggal Tertimpa Pohon di Bittuang, Tana Toraja

    • calendar_month Rab, 17 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Identitas dua orang warga yang ditemukan meninggal dunia di sebuah pondok di tengah hutan pinus Lembang Sandana, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, Selasa, 16 November 2021, akhirnya terungkap. Kedua warga yang meninggal dunia karena ditimpa pohon di pondok hutan itu, diketahui bernama Yohanis Tanggaran alias Papa Ela, 45 Tahun, karyawan penyadap getah […]

  • Perindo Tana Toraja Mulai Lakukan Proses PAW Almarhum Yan Anggong Kala’lembang

    Perindo Tana Toraja Mulai Lakukan Proses PAW Almarhum Yan Anggong Kala’lembang

    • calendar_month Kam, 26 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Tana Toraja mulai melakukan proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPRD Tana Toraja, Yan Anggong Kala’lembang yang meninggal dunia Juli 2021 lalu. Tahapan Proses PAW ini disampaikan Ketua DPD Perindo Tana Toraja, Martinus Bua didampingi Sekretaris DPD Perindo Tana Toraja Yesaya Famay di hadapan awak […]

  • Distribusi Logistik Pemilu di Tana Toraja Akan Dikawal Ketat

    Distribusi Logistik Pemilu di Tana Toraja Akan Dikawal Ketat

    • calendar_month Kam, 28 Des 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Toraja harus memastikan ketercukupan logistik Pemilu sebelum didistribusikan ke PPK, PPS, dan KPPS. Selain itu, distribusi logistik akan dikawal ketat aparat keamanan dan Bawaslu.  Sehingga pendistribusian logistik itu bisa tepat waktu dan tidak mengalami kerusakan atau kekurangan. Hal itu ditegaskan Ketua KPU Kabupaten Tana Toraja, Berthy […]

expand_less