Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » OPINI: Benidiktus Papa, Sosok Anak Muda Renda Hati yang Menggetarkan Dunia Politik Toraja

OPINI: Benidiktus Papa, Sosok Anak Muda Renda Hati yang Menggetarkan Dunia Politik Toraja

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 27 Jul 2024
  • comment 0 komentar

Oleh: Fransiskus Allo

Beberapa minggu terakhir dunia politik Tana Toraja jelang Pilkada 2024 semakin panas. Perbincangan publik mengharu biru dengan kehadiran sosok anak muda bernama Benidiktus Papa yang masih berusia 31 tahun. Betapa tidak hampir semua platfrom media sosial yang terkait politik memperbincangkan BP. Perbincangan juga melebar diwarung kopi, kafe-kafe, bahkan di acara Rambu Solo’ dan Rambu Tuka’.

Dengan tageline Energi Muda Toraja, Benidiktus Papa yang lahir di Kondo Dewata, Kecamatan Mappak, 11 Juni 1993 mulai merintis karirnya dengan bergabung di organisasi kemahasiswaan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Indonesia (PMKRI). Bahkan ia berhasil menciptakan sejarah sebagai putera Toraja pertama yang mampu menduduki posisi puncak sebagai Ketua Umum PMKRI tahun 2020-2022. Disisi lain BP juga adalah Ketua Harian Pemuda Toraja Indonesia (PTI) yang merupakan bagian dari PMTI. BP juga adalah jebolan Fakultas Pertambangan Universitas Veteran Republik Indonesia 2018 dan sekarang sedang memperdalam  ilmunya di bidang ekonomi dengan menempuh Pendidikan Pasca Sarjana di Universitas Trisakti Jakarta.

Pasca purna tugas sebagai Ketua umum PMKRI, Benidiktus Papa kemudian merintis karirnya sebagai entrepreneur muda di Jakarta.

Berbekal pengalaman dan jejaringnya yang luas BP kemudian dilirik oleh Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangareb yang juga adalah putera Presiden Jokowi untuk bergabung dengan Partai solidaritas Indonesia.

Dari sanalah karir politiknya mulai dirintis. BP pasca bergabung bersama PSI  kemudian mendapatkan mandat Partai bertarung untuk Caleg DPR-RI di Dapil 1 Sulsel dengan pencapaian yang sungguh mengejutkan. Betapa tidak, sebagai pendatang baru dengan posisinya sebagai seorang minoritas di Dapil I Sulsel  yang bertaburan dengan figur yang tenar, seperti Fatmawati Rusdi,(Nasdem), Rudianto Lallo (Nasdem ), Amir Uskara (PPP), Alia Mustika Ilham (Demokrat), Hamka B Kady (Golkar), Azikin Sholtan (Gerindra), Ashabul Kahfi (PAN), Ridwan Andi Wittiri (PDIP), dan nama tenar lainnya, BP mampu meraup suara 36.000 lebih mengalahkan Ketua DPW PSI Sulsel, Muhamad Surya. Bahkan Benidiktus Papa tercatat masuk 8 besar pemilik suara terbanyak Caleg DPR RI PSI seluruh Indonesia tahun 2024. Tentu ini pencapaian yang sangat besar untuk kategori pendatang baru dan masih sangat muda.

Berbekal pencapaian tersebut, Ketum PSI, Kaesang Pangarep melihat ada potensi besar yang dimiliki Benidiktus Papa. Sikap BP yang total, loyal, dan rendah hati membuat Kaesang Pangareb kemudian memberikan tugas masuk dalam Tim Desk Pilkada DPP PSI untuk menentukan Calon Kepala Daerah usungan Partai Solidaritas Indonesia menghadapi pilkada serentak 2024.

Tidak hanya itu, Kaesang kemudian memberikan mandat baru kepada Benidiktus Papa untuk maju bertarung di Pilkada Tana Toraja 2024. Sebagai seorang kader loyal, Benidiktus Papa kemudian memantapkan diri maju sebagai calon Wakil Bupati Tana Toraja. Hadirnya Benidiktus Papa dengan tagline Energi Muda Tana Toraja rupanya mendapatkan respon yang besar, khususnya dikalangan anak-anak muda Toraja. BP menjadi harapan baru bagi anak-anak muda Toraja yang selama ini bisa dikatakan sekedar menjadi penonton dalam perhelatan politik Pilkada Tana Toraja sebelumnya.

Namun di pihak lain, kehadiran BP juga menjadi pesaing berat dan ancaman nyata bagi para kandidat lain yang sudah lama mempersiapkan diri menghadapi perhelatan Pilkada Tana Toraja.

Keinginan Kaesang  dan DPP Gerindra untuk memasangkan BP dengan kader terbaiknya, dr Zadrak Tombeq rupanya mendapat perlawanan dari beberapa pihak yang belum menerima kehadirannya. Apalagi jauh sebelumnya Zadrak Tombeq telah digadang-gadang berpasangan dengan Erianto Laso’ Paundanan yang kini masih menduduki sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja. Disinilah dinamika politik menjadi panas bahkan cenderung sangat tajam. Militan masing-masing pendukung saling adu argumentasi di media Sosial. Disisi yang lain, manufer politik kontra Benidiktus Papa terus juga bergerak untuk menghadang langkah Benidiktus Papa ikut  bertarung di Pilkada Tana Toraja. Bahkan sempat beredar isu liar, Zadrak Tombeq didorong pihak lain meninggalkan Gerindra. Namun sejauh ini isu tersebut terbantahkan dengan keluarnya rekomendaai Partai Gerindra untuk Zadrak Tombeq.

Pada sisi lain, Beni Papa merespon dingin polemik yang terjadi dengan tetap bergerak melakukan kerja-kerja politik turun ke akar rumput dengan program BP Menyapa dan Mendengar. Benidiktus Papa bergerak dari kecamatan- kecamatan, dari lembang ke lembang menyapa masyarakat, dengan tujuan untuk semakin dikenal dan dekat dengan masyarakat Tana Toraja. Posisi BP yang dekat dengan lingkaran istana tidak dapat dipungkiri sebagai kekuatan politik untuk memastikan dia berlayar dalam perhelatan Pilkada Tana Toraja 2024. Hal tersebut terkonfirmasi melalui sebuah video singkat Kaesang Pangareb yang viral beberapa waktu yang lalu dengan narasi yang sangat jelas untuk meminta ijzn masyarakat Toraja untuk menitipkan kader terbaik PSI, Benidiktus Papa maju sebagai Calon Wakil Bupati Tana Toraja tahun 2024-2029.

Akankah Benidiktus Papa mampu dan terus berlayar dalam perhelatan Pilkada? Waktu juala yang akan menjawabnya. Namun dari sejumlah pengamat politik lokal di Tana Toraja, Benidiktus Papa hampir mereka pastikan akan ikut bertanding berpasangan dengan Zadrak Tombeq di Pilkada yang akan datang,

Bahkan menurut mereka, perpaduan ZT-BP akan saling melengkapi untuk mempercepat proses pembangunan  Tana Toraja yang Akan datang. Kekuatan jejaring Beni Papa di level nasional menjadi pintu strategis untuk membawa anggaran dan program strategis dari pemerintah pusat untuk pembangunan di Tana Toraja.

Namun dari semua dinamika politik yang sedang terjadi, kita berharap Pilkada Tana Toraja yang akan datang berlangsung damai dan riang gembira; siapapun yang terpilih nantinya adalah pilihan rakyat yang harus dihormati.

  • Fransiskus Allo —- Pemerhati Politik Toraja
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Aplikasi untuk Semua Kebutuhan, BRImo Permudah Transaksi Nasabah

    Satu Aplikasi untuk Semua Kebutuhan, BRImo Permudah Transaksi Nasabah

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Desianti/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan digital yang mudah, cepat, dan aman bagi masyarakat. Melalui super apps BRImo, BRI menyediakan berbagai kemudahan transaksi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan finansial nasabah secara praktis dalam satu aplikasi. BRImo hadir sebagai solusi layanan perbankan modern yang selaras dengan gaya hidup digital […]

  • BERITA FOTO: Meriahnya Ibadah Raya I Memperingati 110 Tahun Injil Masuk Toraja di Makale

    BERITA FOTO: Meriahnya Ibadah Raya I Memperingati 110 Tahun Injil Masuk Toraja di Makale

    • calendar_month Kam, 9 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Ibadah Raya I memperingati 110 Tahun Injil Masuk Toraja (IMT) yang berlangsung di Plaza Kolam Makale, Kamis, 9 Maret 2023 berlangsung khikmat dan meriah. Ribuan anggota jemaat dari berbagai penjuru Toraja menghadiri Ibadah Raya tersebut. Hadir pula Direktur Perhimpunan Pekabaran Injil Gereformeerd atau De Gereformeerde Zendingsbond (GZB), Martin Boogaart beserta empat misionaris dari […]

  • Maknai Penderitaan Yesus, PPGT Klasis Rantepao Gelar Jalan Salib ke Bukit Singki’

    Maknai Penderitaan Yesus, PPGT Klasis Rantepao Gelar Jalan Salib ke Bukit Singki’

    • calendar_month Jum, 7 Apr 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Setelah Ibadah Kamis Putih, sekitar 140 Pemuda dari PPGT se Klasis Rantepao, yang terdiri  dari 9 Jemaat berkumpul di pelataran Gereja Toraja Jemaat Rantepao, untuk selanjutnya melaksanakan jalan salib ke Bukit Singki’. Untuk mencapai Bukit Singki’ dimana terdapat monumen Salib berukuran besar, membutuhkan pengorbanan dan fisik yang kuat. Sebab, selain perjalanannya mendaki, […]

  • Ini Kronologi dan Identitas Korban Laka Lantas Maut di Jalan Poros Makale-Mengkendek

    Ini Kronologi dan Identitas Korban Laka Lantas Maut di Jalan Poros Makale-Mengkendek

    • calendar_month Sen, 6 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kecelakaan maut terjadi di jalan poros Makale-Mengkendek, tepatnya di Kilometer 3 Botang, Kelurahan Botang, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Minggu, 5 Juni 2022 malam. Dua unit sepeda motor yang bergerak dari arah berlawanan bertabrakan. Akibat tabrakan tersebut, dua pengemudi sepeda motor meninggal dunia di tempat. Sedangkan dua orang penumpang yang dibonceng oleh pengendara, […]

  • BRI Cabang Rantepao Kembali Gelar Undian Grand Price “Dagang Murah Belanja Murah”

    BRI Cabang Rantepao Kembali Gelar Undian Grand Price “Dagang Murah Belanja Murah”

    • calendar_month Jum, 12 Jan 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bank BRI Branch Officer Rantepao Regional Office Makassar, yang merupakan salah satu bank plat merah kembali hadir dengan Program “Dagang Mudah Belanja Murah” periode September, Oktober dan November 2023. Kegiatan yang dilaksanakan oleh BRI Unit Bombongan ini dipusatkan pada Pasar Makale, Kabupaten Tana Toraja. Untuk diketahui, BRI Cabang Rantepao juga mensupervisi Kabupaten […]

  • Wilayah Adat Gandangbatu Sillanan Jadi Polemik Saat Konsultasi Publik Ranperda Masyarakat Adat

    Wilayah Adat Gandangbatu Sillanan Jadi Polemik Saat Konsultasi Publik Ranperda Masyarakat Adat

    • calendar_month Kam, 23 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengakuan Masyarakat Adat terus bergulir dan saat ini memasuki tahap konsultasi publik. Konsultasi publik digelar di Aula Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tana Toraja, Senin, 20 November 2023 kemarin. Sejumlah masukan perbaikan terhadap Ranperda Masyarakat Adat ini muncul dalam konsultasi publik tersebut. Yang paling menonjol adalah protes dari […]

expand_less