oleh

8.439 Penumpang Gunakan Jasa Penerbangan di Bandara Toraja

KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Kehadiran sarana transportasi udara, Bandara Toraja, yang diproyeksikan bisa mengatasi masalah waktu tempuh dari Makassar ke Toraja maupun sebaliknya, kini mulai terbukti. Sejak dibuka pada 4 September 2020 hingga akhir Desember 2020, Bandara kebanggaan masyarakat Toraja ini sudah melayani 8.439 penumpang.

“Hingga akhir Desember 2020, jumlah total penumpang berangkat dan datang sebanyak 8.439 orang. Sementara total bagasi berangkat dan datang seberat 31.750 kilogram,” ungkap Kepala Bandara Toraja, Rasidin, kepada kareba-toraja.com, Sabtu, 2 Januari 2021.

Rasidin menguraikan, total pergerakan pengguna jasa transportasi udara di Bandara Toraja, dari September sampai Desember 2020, diantaranya penumpang berangkat sebanyak 3.703 orang. Penumpang yang datang sebanyak 4.746 orang. Sedangkan berat bagasi penumpang yang berangkat 13.504 kilogram dan berat bagasi penumpang datang 18.246.

Baca Juga  Meski Diundur Jadwalnya, Persiapan Peresmian Bandara Toraja oleh Presiden Jokowi Terus Dikebut

Grafik penumpang tertinggi, lanjut Rasidin, terjadi pada bulan Desember bertepatan dengan hari raya Natal dan Tahun Baru. “Penumpang paling banyak di bulan Desember,” katanya.

Sebelumnya, kata Rasidin, pihak Bandara Toraja sudah mengantisipasi lonjakan penumpang pesawat menjelang Natal dan Tahun Baru dengan menambah jumlah penerbangan dua kali sehari untuk dua maskapai, Citilink dan Wings Air.

“Dalam rangka peak season Natal tahun 2020 dan tahun baru 2021 jumlah flight dari Makassar ke Toraja kita tambah menjadi dua kali sehari,” lanjut Rasidin.

Penambahan hari operasi rute UPG – TRT (Makassar-Toraja) ini, lanjut Rasidin, mulai berlaku sejak Jumat, 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021. Tetapi bisa diperpanjang atau dipatenkan kalau jumlah permintaan (demand) penumpang tetap stabil atau tinggi.

Baca Juga  Terbitkan Sertifikat Tanah di Hutan Mapongka, 2 Pejabat BPN Ditetapkan Tersangka

“Izin rute sudah dikantongi maskapai. Kalau demand tetap stabil pasca tahun baru, mungkin jumlah flight ini akan kita patenkan,” urai Rasidin.

Jika selama ini penerbangan dari Makassar ke Toraja biasanya antara pukul 09.30 Wita dan dari Toraja ke Makassar pukul 11.00 Wita, maka dengan penambahan flight ini jadwal penerbangan dari Makassar ke Toraja ada lagi pada pukul 13.30 Wita.

Rasidin mengatakan, ditambah dengan pesawat Susi Air yang melayani rute penerbangan Seko-Toraja dan sebaliknya 4 kali seminggu, maka jumlah flight di Bandara Toraja kini mencapai tiga kali sehari. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur  

Komentar

Berita Lainnya