Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Toraja Utara » Toraja Utara Bakal Dapat Hibah 5000 PJU Tenaga Surya dari BIFBWD

Toraja Utara Bakal Dapat Hibah 5000 PJU Tenaga Surya dari BIFBWD

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 26 Mei 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Kabupaten Toraja Utara bakal mendapatkan hibah 5000 lampu penerangan jalan umum (PJU) yang menggunakan tenaga surya dari Badan Kongres Internasional Forum Budaya dan Warisan Dunia (BIFBWD).

Selain Toraja Utara, ada tiga kabupaten lain di Sulawesi Selatan yang bakal mendapatkan bantuan hibah yang sama. Ketiganya, yakni Kabupaten Enrekang, Pangkep, dan Maros.

Konon, 5000 lampu PJU tenaga surya ini merupakan pilot plan BIFBWD di Sulawesi Selatan.

Penyerahan bantuan hibah ini dilakukan di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa. 25 Mei 2021. Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang menerima hibah tersebut.

Total biaya untuk satu paket proyek percontohan 5.000 unit PJU tenaga surya sebesar Rp119 miliar.

Program ini adalah tahun pertama penyaluran Hibah Proyek Percontohan Pilot Plan 5000 Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PP5000PJUTS). Sasaran pemasangan PJUTS dilakukan di desa-desa tertinggal dengan ribuan titik dalam kabupaten/daerah.

Usai menerima hibah tersebut, Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang mengapresiasi adanya bantuan tersebut. Namun dia tetap khawatir hibah PJU tenaga surya ini hanya formalitas belaka.

“Kita senang sekali dengan adanya bantuan seperti ini. Tapi jangan sampai seperti proyek hibah lain, hanya formalitas saja, realisasi di lapangan selalu terjadi masalah,” ujar Bassang.

Formalitas yang dimaksud Bassang adalah lampu PJU asal dipasang saja tanpa jaminan kualitas dan tanggung jawab dari vendor.

“Contoh ini, kalau dilakukan pemasangan jangan sampai pihak vendor nanti lepas tangan, kalau misalnya baru berapa hari lampu penerangannya sudah padam. Harus tetap ada pengawasan, supaya manfaatnya betul-betul dirasakan oleh masyarakat,” tegas Bassang. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maknai HardiknasHari 2026, Eva Stevany Rataba Tekankan Pemerataan dan Akses Pendidikan

    Maknai HardiknasHari 2026, Eva Stevany Rataba Tekankan Pemerataan dan Akses Pendidikan

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Desianti/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 dimaknai secara khusus oleh Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Eva Stevany Rataba, sebagai titik refleksi dan penguatan komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah, terutama di wilayah Toraja yang masih menghadapi berbagai tantangan akses dan pemerataan. Dalam keterangannya, Sabtu, 2 Mei […]

  • Gubernur: Jembatan “Kembar” Malango’ Bisa Dikerjakan Tahun Ini, Tapi dengan Syarat

    Gubernur: Jembatan “Kembar” Malango’ Bisa Dikerjakan Tahun Ini, Tapi dengan Syarat

    • calendar_month Kamis, 4 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, proyek jembatan “kembar” di Malango’, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara, bisa dibangun tahun ini. Syaratnya, proses pembebasan lahan segera dituntaskan. “Ini jembatan ini tidak ada pilihan, 2022 harus dibangun. Tadi saya langsung hubungi Kadis PUPR, saya bilang, Bu Kadis,  ini (pembangunan jembatan) kalau bisa dilanjut […]

  • Barana’ Expo 2024 Sukses Digelar, Konsisten Tampilkan Kekayaan Budaya Indonesia

    Barana’ Expo 2024 Sukses Digelar, Konsisten Tampilkan Kekayaan Budaya Indonesia

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Barana’ Expo 2024 digelar selama tiga hari, mulai Kamis s/d Sabtu, 3-5 Oktober 2024. (foto: Ind/kareba-toraja). KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — SMA Kristen Barana’ terus membuktikan kualitasnya sebagai sekolah unggulan dan sekolah terbaik di Toraja dan Indonesia. Event Barana’ Expo 2024 jadi ajang pembuktian bagi SMA Kristen Barana’ sebagai miniatur Indonesia. Keragaman Budaya yang dipentaskan anak-anak SMA […]

  • Besok Malam, Teater Keliling Jakarta Bakal Mentas di Buntu Pune Toraja Utara, Nonton Yuk!

    Besok Malam, Teater Keliling Jakarta Bakal Mentas di Buntu Pune Toraja Utara, Nonton Yuk!

    • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Teater Keliling didukung Bakti Budaya Djarum Foundation kembali mempersembahkan pertunjukan drama bertajuk Musikal Calon Arang, di objek wisata Buntu Pune, Kecamatan Kesu’, Toraja Utara, Minggu, 24 September 2023 malam. Musikal Calon Arang yang merupakan kolaborasi musik, bela diri, tari dan nyanyian itu dipentaskan bekerja sama dengan sejumlah seniman lokal Toraja. Toraja merupakan […]

  • Usai Diresmikan, ESR Comunity Sukamaju Raya Tancap Gas Realisasikan Program Kerja

    Usai Diresmikan, ESR Comunity Sukamaju Raya Tancap Gas Realisasikan Program Kerja

    • calendar_month Sabtu, 6 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, LUWU UTARA — ESR Community Sukamaju Raya, usai diresmikan oleh Eva Stevany Rataba, anggota DPR RI dari Dapil Sulsel III, langsung menjalankan program kerja. Salah satunya membantu anak sekolah yang kurang mampu dan menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan gotong-royong membersihkan lingkungan dipimpin langsung oleh Ketua ESR Community Sukamaju Raya, Arya Saputra bersama kepala dusun Malengko, Selvi […]

  • 15 Foto Tentang “Toraja Rumah Para Leluhur” Dipamerkan di IFI Wijaya Jakarta

    15 Foto Tentang “Toraja Rumah Para Leluhur” Dipamerkan di IFI Wijaya Jakarta

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Arsyad Parende/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Di sebuah ruang galeri Institut Français d’Indonésie (IFI) Wijaya, Jakarta Selatan yang hening, cahaya lampu jatuh lembut ke dinding-dinding putih. Deretan 15 foto karya 3 fotografer tergantung; bukan sekadar karya visual, melainkan pintu menuju sebuah dunia: Toraja. Dunia di mana hidup dan mati berpelukan, di mana leluhur bukan sekadar kenangan, melainkan bagian […]

expand_less