Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Siswa di Toraja Utara Terima Susu Tak Layak Konsumsi, SPPG Limbong Toraja Utara Akui Ada Kesalahan Distribusi

Siswa di Toraja Utara Terima Susu Tak Layak Konsumsi, SPPG Limbong Toraja Utara Akui Ada Kesalahan Distribusi

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Beberapa orang tua siswa di Toraja Utara mengeluhkan kondisi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima dari salah satu dapur MBG di Toraja Utara.

Susu cair dalam paket makanan MBG yang diterima siswa untuk dua, hari yakni Senin dan Selasa 16 dan 17 Maret 2026 sudah dalam keadaan menggumpal dan beraroma asam/basi, meski belum lewat masa kadaluwarsa sesuai tulisan pada kotak produk.

Susu kotak jenis pasteurisasi yang diterima oleh siswa dan dibawa pulang ke rumah karena merupakan kuota makanan kering ini terlihat sudah dalam kondisi tak layak konsumsi.

Salah satu orang tua siswa yang anaknya sekolah di SMPN 1 Rantepao merekam kondisi susu tersebut sehari setelah susu tersebut diterima yakni pada 17 Maret 2026 menunjukkan kondisi susu sudah dalam keadaan rusak, beruntung susu tersebut belum dikonsumsi oleh sang anak.

Sementara itu salah satu orang tua siswa lainnya yang juga sekolah di SMPN 1 Toraja Utara juga melaporkan menerima susu dalam kondisi rusak.

Dalam video yang dikirim ke redaksi Kareba Toraja, 2 kotak susu yang diterima semuanya dalam kondisi rusak dimana susu terlihat menggumpal dan menyerupai bubur meski batas kadaluarsa tertulis 30 maret 2026.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Limbong, Toraja Utara, Ade Palino yang dikonfirmasi Kamis, 26 Maret 2026 membenarkan jika pihaknya selaku penyalur MBG di SMPN 1 Rantepao tempat dimana siswa menerima susu tersebut.

Ade Palino mengatakan pihaknya telah melakukan investigasi lapangan setelah menerima laporan adanya susu yang rusak. Berdasarkan hasil investigasi itu, diperoleh kesimpulan bahwa susu tersebut kemungkinan rusak saat sedang dalam proses distribusi dari pabrik ke SPPG.

“Susu pasteurisasi ini batas masa konsumsinya hanya 2 minggu. Kemungkinan saat distribusi dari pabrik ke SPPG melebihi batas waktu distribusinya,” jelas Ade Palino.

Ditanya soal proses pemeriksaan dan penyortiran sebelum distribusi, Ade Palino mengaku pihaknya susah untuk melakukan penyortiran terhadap susu karena jenis makanan kemasan yang tidak bisa dibuka satu-satu.

Meski begitu Ade Palino mengatakan pihaknya tetap memeriksa dengan mengambil sampel susu dan dari sampel tersebut kondisinya masih bagus dan mengecek batas tanggal kadaluarsa dan belum kadaluarsa.

Ditanya soal penggantian terhadap paket makanan yang rudak, Ade Palino mengatakan paket yang disalurkan ini bertepatan menjelang libur sekolah sehingga pihaknya tidak sempat melakukan penggantian paket makanan yang rusak dengan makanan yang baru.

Ade Palino mengatakan pihaknya menggunakan menu MBG jenis susu pasteurisasi yang dikenal rentan rusak dikarenakan kekurangan stok susu jenis UHT yang lebih tahan lama. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Safari Ramadhan 1443H; Setelah Kunjungi Beberapa Masjid, JRM Buka Puasa Bersama Wartawan

    Safari Ramadhan 1443H; Setelah Kunjungi Beberapa Masjid, JRM Buka Puasa Bersama Wartawan

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Selama bulan ramadhan 1443H/2022, anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi Sulsel, John Rende Mangontan rutin menggelar kegiatan Safari Ramadhan di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara. Selama Ramadhan, JRM sapaan akrab John Rende Mangontan, datangi sejumlah masjid untuk menyapa dan berbaur dengan masyarakat muslim yang sedang melaksanakan ibadah puasa. Kehadiran JRM di tengah- […]

  • PKBGT Jemaat Gandangbatu Bersama Warga Swadaya Talud Jalan Provinsi yang Amblas

    PKBGT Jemaat Gandangbatu Bersama Warga Swadaya Talud Jalan Provinsi yang Amblas

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Kondisi Pekerjaan Talud yang dikerja secara swadaya PKBGT dan Warga Lembang Gandangbatu. (Foto:Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, GANDANGBATU SILLANAN — Kesadaran masyarakat Lembang Gandangbatu tentang pentingnya perbaikan infrastruktur demi kelancaran dan keselamatan lalu lintas kembali ditunjukkan lewat kegiatan swadaya. Melalui Persekutuan Kaum Bapak Gereja Toraja (PKBGT) Jemaat Gandangbatu bersama warga Lembang Gandangbatu melakukan swadaya pekerjaan perbaikan salah […]

  • Rumah Pong Esi Rusak Parah Diterjang Pohon Tumbang di Gandasil

    Rumah Pong Esi Rusak Parah Diterjang Pohon Tumbang di Gandasil

    • calendar_month Kamis, 28 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Hujan lebat dan angin kencang yang melanda wilayah kecamatan Gandangbatu Sillanan (Gandasil), Kabupaten Tana Toraja, Kamis, 28 Januari 2020 petang, mengakibatkan sebuah pohon besar di Lembang Kaduaja, tumbang. Pohon tersebut menimpa rumah warga bernama Geri atau Pong Esi. Akibatnya, rumah panggung tersebut mengalami kerusakan parah, terutama di bagian atap. “Tidak ada korban […]

  • Waspadai Penyakit Demam Africa Pada Babi, Bupati Tana Toraja Keluarkan Surat Edaran

    Waspadai Penyakit Demam Africa Pada Babi, Bupati Tana Toraja Keluarkan Surat Edaran

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung mengeluarkan Surat Edaran kepada Camat, Lurah, Kepala Lembang, dan masyarakat untuk mewaspadai serta mengantisipasi penyakit pada babi yang disebabkan oleh virus African Swine Fever (ASF) atau Demam Africa. Surat Edaran bernomor itu terbit pada 8 Februari 2023. Theofilus mengeluarkan himbauan kepada masyarakat dalam bentuk surat edaran ini […]

  • Selain Upacara Adat, Karaoke dan Rumah Bernyanyi di Toraja Utara Juga Dilarang Buka Selama Februari

    Selain Upacara Adat, Karaoke dan Rumah Bernyanyi di Toraja Utara Juga Dilarang Buka Selama Februari

    • calendar_month Sabtu, 30 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara mengambil langkah tegas dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona yang semakin tak terkendali di daerah ini. Salah satunya adalah menghentikan sementara rekomendasi atau perizinan pelaksanaan upacara adat Rambu Solo’ dan Rambu Tuka. Selain itu, semua café karaoke dan rumah bernyanyi di Kabupaten Toraja Utara juga dilarang buka. […]

  • Viral di Medsos, Oknum Pelajar dari 3 Sekolah di Mengkendek dan Gandasil Terlibat Tawuran

    Viral di Medsos, Oknum Pelajar dari 3 Sekolah di Mengkendek dan Gandasil Terlibat Tawuran

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Tawuran sekelompok pelajar ini melibatkan pelajar dari SMK Andika Mebali, Kelurahan Rante Kalua’, Kecamatan Mengkendek, SMA 9 Tana Toraja Kelurahan Salubarani, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, dan SMK 2 Tana Toraja Kelurahan Benteng Ambeso Kecamatan Gandangbatu Sillanan. Tawuran tersebut pecah di depan sekolah SMK Andika Mebali, Kelurahan Rantekalua, Kecamatan Mengkendek, Senin, 4 September 2023. […]

expand_less